Meledaknya bom di radio yang digunakannya tahun 1981 ini adalah salah satu upaya pembunuhan yang dilakukan padanya sejak ia mulai dikenal karena pandangan dan pengaruhnya di masyarakat. Tidak hanya itu, ia juga pernah mendapatkan serangan bom saat memberikan khotbah di Universitas Teheran pada tahun 1985 lalu.
Beberapa upaya tersebut berhasil digagalkan dan tidak memberikan dampak signifikan pada perjuangannya. Justru dirinya menjadi semakin kuat dan dipercaya lebih banyak orang.
Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia saat berada di kantornya, di kompleks kediaman resmi pemimpin tertinggi di Teheran. Serangan udara terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026 lalu dini hari waktu setempat, menewaskan Ali Khamenei, putri, menantu dan cucunya. Operasi ini berasal dari gabungan Amerika Serikat dan Israel, yang memang menargetkan jajaran tertinggi kepemimpinan Iran.
Itu tadi sedikit penjelasan kenapa Ayatollah Ali Khamenei sering pakai tangan kiri dan kisah tragis di baliknya. Semoga konflik dan pertikaian yang terjadi lekas mengalami penurunan intensitas, agar tidak meluas dan semakin besar. Rest in peace, pemimpin besar Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Kontributor : I Made Rendika Ardian