- Wamenpar Ni Luh Puspa mendukung event lari MS GLOW for Men Malang Half Marathon yang berbasis Kekayaan Intelektual lokal.
- Event yang direncanakan pada 26 April 2026 ini menargetkan 7.000 peserta, berpotensi meningkatkan kunjungan wisata Malang sekitar 3 persen.
- Penyelenggara berharap ajang ini memperkuat kolaborasi pemangku kepentingan serta menggerakkan ekonomi lokal melalui ekosistem gaya hidup sehat.
Menurut Gilang, Malang dipilih karena memiliki udara sejuk, elevasi yang menantang bagi pelari, akses transportasi yang mudah, serta kekuatan wisata dan kuliner.
Sport Tourism Bukan Tren Musiman
Menanggapi meningkatnya popularitas lari dalam beberapa tahun terakhir, Gilang menilai olahraga ini bukan sekadar tren sesaat.
“Ini bukan musiman. Ada perubahan perilaku masyarakat yang kini semakin peduli pada kesehatan. Lari menjadi sarana untuk menjaga kebugaran sekaligus melepas penat,” katanya.
Raffi Ahmad juga menyampaikan dukungannya terhadap penguatan sport tourism berbasis lokal.
“Biasanya brand internasional yang bikin event besar. Sekarang justru lokal hero yang mengangkat kotanya sendiri. Harapannya bisa berkelanjutan dan menjadi agenda nasional,” ujarnya.
Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi strategis, event ini diharapkan memperkuat posisi Malang sebagai destinasi sport tourism berbasis komunitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.