Idulfitri 2026 Berapa Hijriah? Ini Perkiraan Tanggal Lebaran dan Jadwal Sidang Isbat

Nur Khotimah

Jum'at, 06 Maret 2026 | 14:16 WIB
Idulfitri 2026 Berapa Hijriah? Ini Perkiraan Tanggal Lebaran dan Jadwal Sidang Isbat
Idulfitri 2026 Berapa Hijriah? Ini Perkiraan Tanggal Lebaran dan Informasi Sidang Isbat (freepik)

Suara.com - Hari Raya Idulfitri selalu menjadi momen yang paling dinantikan umat Islam di seluruh dunia.

Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan, umat Muslim merayakan hari kemenangan yang penuh kebahagiaan, silaturahmi, dan tradisi khas seperti mudik dan berkumpul bersama keluarga.

Menjelang bulan Ramadan, banyak orang mulai mencari informasi penting seperti Idulfitri 2026 berapa Hijriah, kapan tanggal Lebaran, hingga bagaimana proses penetapan resminya di Indonesia.

Hal ini wajar karena tanggal Idulfitri tidak selalu sama setiap tahun dalam kalender Masehi. Lalu, Idulfitri 2026 berapa Hijriah dan jatuh pada tanggal berapa?

Berikut penjelasan lengkapnya, termasuk perkiraan tanggal Lebaran serta informasi mengenai sidang isbat yang menentukan keputusan resmi pemerintah.

Idulfitri 2026 Berapa Hijriah?

Suasana hangat keluarga berkumpul dan bersalaman saat perayaan Idulfitri di ruang tamu rumah. [Gemini AI]
Ilustrasi Idulfitri 2026 [Gemini AI]

Idulfitri pada tahun 2026 diperkirakan jatuh pada 1 Syawal 1447 Hijriah. Penentuan ini didasarkan pada perhitungan kalender Hijriah yang digunakan untuk menentukan berbagai hari besar dalam Islam, termasuk Ramadan dan Idulfitri.

Kalender Hijriah sendiri menggunakan sistem perputaran bulan (lunar calendar), sehingga jumlah hari dalam satu tahun sekitar 354 hari, lebih pendek dibandingkan kalender Masehi yang berjumlah 365 hari.

Akibatnya, tanggal hari besar Islam seperti Ramadan dan Idulfitri selalu maju sekitar 10–11 hari setiap tahun dalam kalender Masehi.

Soal pertanyaan, Idulfitri 2026 berapa Hijriah? Jawabannya adalah 1447 Hijriah.

baca juga

Idulfitri 2026 Jatuh Pada Tanggal Berapa?

Berdasarkan kalender Hijriah Indonesia dan berbagai perhitungan astronomi, Idulfitri 1447 H diperkirakan jatuh pada Maret 2026. Berikut beberapa perkiraan tanggal Lebaran 2026:

  • Versi Muhammadiyah: Jumat, 20 Maret 2026
  • Perkiraan pemerintah (kalender Kemenag): Belum ditetapkan secara resmi, namun diperkirakan akan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Perbedaan satu hari ini bisa terjadi karena metode penentuan awal bulan Syawal yang berbeda, yaitu metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal).

Namun perlu diketahui bahwa tanggal Lebaran resmi di Indonesia baru akan dipastikan melalui sidang isbat pemerintah menjelang akhir Ramadan.

Apa Itu Sidang Isbat Penentuan Lebaran?

Di Indonesia, penentuan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah dilakukan melalui sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Sidang ini merupakan forum resmi yang melibatkan berbagai pihak, seperti:

  • Kementerian Agama RI
  • Majelis Ulama Indonesia (MUI)
  • Organisasi Islam (NU, Muhammadiyah, dan lainnya)
  • Ahli astronomi dan pakar falak
  • Perwakilan DPR serta instansi terkait

Tujuan sidang isbat adalah menentukan secara resmi kapan awal bulan Hijriah dimulai, termasuk 1 Syawal yang menandai Hari Raya Idulfitri.

Biasanya sidang isbat dilakukan pada tanggal 29 Ramadan, setelah pengamatan hilal dilakukan di berbagai titik di Indonesia.

Untuk tahun ini, Kementerian Agama RI akan menggelar sidang Isbat penetapan Lebaran 2026 pada 19 Maret 2026.

Bagaimana Proses Sidang Isbat?

Sidang isbat memiliki beberapa tahapan sebelum keputusan diumumkan kepada masyarakat. Prosesnya biasanya meliputi:

1. Pemaparan Data Astronomi: Para ahli mempresentasikan hasil perhitungan posisi bulan (hilal) berdasarkan data astronomi.

2. Verifikasi Hasil Rukyatul Hilal: Tim pemantau hilal di berbagai wilayah Indonesia melaporkan apakah bulan sabit pertama terlihat atau tidak.

3. Musyawarah dan Pengambilan Keputusan: Semua pihak yang hadir dalam sidang melakukan musyawarah untuk menentukan awal bulan Syawal.

4. Pengumuman Resmi: Hasil sidang isbat kemudian diumumkan oleh Menteri Agama melalui konferensi pers dan disiarkan ke publik.

Metode ini dilakukan untuk menjaga keseragaman dan kebersamaan umat Islam di Indonesia dalam menjalankan ibadah.

Mengapa Tanggal Lebaran Bisa Berbeda?

Sebagian masyarakat sering bertanya mengapa tanggal Lebaran kadang berbeda antara organisasi Islam dan pemerintah. Hal ini terjadi karena adanya dua metode utama dalam menentukan awal bulan Hijriah:

  1. Metode Hisab: Metode ini menggunakan perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan secara matematis. Muhammadiyah biasanya menggunakan metode ini sehingga tanggal hari raya dapat diketahui jauh hari sebelumnya.
  2. Metode Rukyat: Metode ini mengandalkan pengamatan langsung terhadap hilal di akhir bulan Ramadan. Pemerintah Indonesia menggunakan metode gabungan hisab dan rukyat yang kemudian dibahas dalam sidang isbat.

Perbedaan metode inilah yang kadang membuat Lebaran bisa berbeda satu hari.

Jadwal Perkiraan Libur Lebaran 2026

Selain tanggal Lebaran, masyarakat juga biasanya menantikan jadwal libur nasional dan cuti bersama. Berdasarkan kalender nasional dan SKB tiga menteri, berikut perkiraan jadwal libur Idulfitri 2026:

  • 20 Maret 2026: Cuti bersama
  • 21–22 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri 1447 H
  • 23–24 Maret 2026: Cuti bersama tambahan

Dengan jadwal tersebut, masyarakat berpotensi menikmati libur panjang untuk mudik dan berkumpul bersama keluarga.

Dengan mengetahui perkiraan tanggal Lebaran sejak awal, masyarakat dapat mempersiapkan berbagai hal lebih matang, mulai dari ibadah, mudik, hingga rencana berkumpul bersama keluarga di hari yang penuh kemenangan.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Saja Kriteria Penerima Zakat Fitrah? Kenali 8 Golongan yang Berhak Menerima

Apa Saja Kriteria Penerima Zakat Fitrah? Kenali 8 Golongan yang Berhak Menerima

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 20:10 WIB

5 Brand Lokal Baju Lebaran 2026 untuk Seragam Keluarga, Modis dan Elegan saat Hari Raya

5 Brand Lokal Baju Lebaran 2026 untuk Seragam Keluarga, Modis dan Elegan saat Hari Raya

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 19:10 WIB

20 Link Kartu Ucapan Lebaran Kreatif untuk Semua Kalangan, Gratis dan Siap Pakai

20 Link Kartu Ucapan Lebaran Kreatif untuk Semua Kalangan, Gratis dan Siap Pakai

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 14:14 WIB

Terkini

Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei

Dari Pengalaman PMI ke Bisnis Kuliner, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Taipei

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 20:05 WIB

Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei

Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei

Surakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:00 WIB

Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI

Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI

Sulsel | Sabtu, 12 September 2026 | 19:58 WIB

Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei

Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei

Kaltim | Sabtu, 12 September 2026 | 19:56 WIB

Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Tumbangkan Banda Aceh, SKO Riau Wakili Northern Sumatra di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Sumut | Sabtu, 12 September 2026 | 19:55 WIB

Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei

Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei

Kalbar | Sabtu, 12 September 2026 | 19:53 WIB

Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Ini Cerita 4 Kreator di Gen Z Impact Fest 2026

Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Ini Cerita 4 Kreator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:53 WIB

Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI

Bubur Cirebon Tembus Taipei, Kisah Tati Purwanti Bertumbuh Bersama BRI

Sumut | Sabtu, 12 September 2026 | 19:51 WIB

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Sengketa Tower di Bali Memanas, Komdigi: Asasnya Tidak Boleh Monopoli

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 19:50 WIB

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei, Kisah Mantan PMI Tati Purwanti yang Bertumbuh Bersama BRI

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 19:46 WIB

×