Raffi Ahmad Dorong Generasi Muda Ubah Kreativitas Jadi Bisnis di Era Ekonomi Kreatif

Dinda Rachmawati

Senin, 09 Maret 2026 | 07:19 WIB
Raffi Ahmad Dorong Generasi Muda Ubah Kreativitas Jadi Bisnis di Era Ekonomi Kreatif
Raffi Ahmad Dorong Generasi Muda Ubah Kreativitas Jadi Bisnis di Era Ekonomi Kreatif (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Rakernas Gekrafs 2026 menekankan perlunya generasi muda menggabungkan kreativitas dengan pola pikir bisnis untuk ekonomi nyata.
  • Pentingnya perlindungan kekayaan intelektual disorot, didukung skema pembiayaan IP Finance pemerintah senilai sekitar Rp10 triliun.
  • Forum tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi antar pelaku kreatif Indonesia untuk meningkatkan daya saing di pasar global.

“Artinya sertifikat kekayaan intelektual itu bisa menjadi modal usaha dan dapat dijadikan jaminan ke lembaga keuangan termasuk perbankan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN Aminuddin Ma'ruf menyoroti pentingnya memperluas akses pembiayaan agar peluang usaha tidak hanya dinikmati oleh perusahaan besar. Ia menilai pelaku usaha kecil dan kreatif juga perlu mendapatkan akses permodalan agar dapat berkembang.

Menurutnya, sektor perbankan memang harus menjalankan prinsip kehati-hatian sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan, namun pemerintah terus mencari berbagai solusi agar pembiayaan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

Di sisi lain, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai keberhasilan dalam industri kreatif tidak selalu ditentukan oleh besarnya modal atau luasnya jaringan. Kemauan, kreativitas, serta keberanian untuk menunjukkan karya kepada publik justru menjadi faktor yang paling penting.

Ia mencontohkan industri pengembang gim Indonesia yang banyak memperoleh pendapatan dari pasar luar negeri dengan nilai hingga jutaan dolar untuk setiap gim.

“Dengan satu mobile phone saja kita sudah bisa berkarya, apalagi di era AI sekarang. Pertanyaannya hanya satu: seberapa besar kemauan kita,” ujar Irene.

Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian, mengatakan bahwa Rakernas 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar pelaku ekonomi kreatif sekaligus memperluas jaringan hingga tingkat global. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan pengurus dari 38 provinsi serta perwakilan dari 12 negara.

“Kita ingin program-program Gekrafs semakin berdampak bagi masyarakat dan menjadi jembatan bagi pejuang ekonomi kreatif Indonesia agar karya dan jasanya bisa dimanfaatkan oleh pasar global,” kata Kawendra.

Hal senada juga disampaikan Ketua Panitia Rakernas, Tommy Tampubolon, yang menilai forum ini menjadi kesempatan penting untuk menyelaraskan program serta memperkuat koordinasi antar pengurus.

baca juga

“Rakernas ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan program dan memperkuat kolaborasi agar gerakan ekonomi kreatif dapat memberikan dampak yang lebih luas,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku industri, ekonomi kreatif diharapkan semakin kuat sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional. 

Bagi generasi muda, momentum ini menjadi pengingat bahwa kreativitas perlu dibarengi dengan pola pikir bisnis, keberanian mencoba, serta kemauan untuk terus berinovasi agar karya yang lahir tidak hanya menginspirasi, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 20:36 WIB

Semarak Berbagi, Paket Pangan dan Ribuan Takjil Disalurkan untuk Anak Panti Asuhan

Semarak Berbagi, Paket Pangan dan Ribuan Takjil Disalurkan untuk Anak Panti Asuhan

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2026 | 17:26 WIB

Belajar Sains Secara Menyenangkan Bersama Ibuku Seorang Saintis

Belajar Sains Secara Menyenangkan Bersama Ibuku Seorang Saintis

Your Say | Minggu, 08 Maret 2026 | 18:50 WIB

Terkini

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:13 WIB

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:57 WIB

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau

Riau | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:56 WIB

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:43 WIB

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:41 WIB

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:40 WIB

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun

Banten | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:37 WIB

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:31 WIB

Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer

Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer

Jabar | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:30 WIB

Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli

Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli

Bali | Kamis, 23 Juli 2026 | 21:30 WIB

×