- Tren belanja produk lokal fashion dan skincare Tanah Air mengalami peningkatan.
- Fenomena ini menunjukkan bahwa brand lokal berkualitas setara internasional.
- Turis global secara spesifik mencari dan meminta produk lokal Indonesia di pusat perbelanjaan.
Suara.com - Pusat perbelanjaan membagikan data yang menunjukkan tren belanja produk lokal fashion hingga skincare alami kenaikan. Kondisi ini terjadi karena brand lokal Tanah Air yang kian berkualitas.
Fakta ini diungkap General Manager Kota Kasablanka, Agung Gunawan yang mengatakan kini brand lokal tidak kalah dengan brand internasional. Ini dibuktikan saat para brand lokal ini membuka toko yang digarap ‘serius’ di mal.
“Kalau buka toko nggak kalah dari brand internasional sudah terstandar. Ini terlihat dari mal kita mulai bermunculan desainer brand lokal saat membuka tokonya khususnya di Jakarta,” papar Agung saat pembukaan Ramadan Runway 2026 di Kota Kasablanka, Jumat (6/3/2026).
Agung menambahkan hal ini juga berlaku saat brand lokal membuka toko di mal untuk produk skincare. Selain tampilan toko selayaknya produk internasional, dari sisi ingredient hingga kemasan produk juga semakin berkualitas.
Bahkan menurut Agung yang baru-baru ini rapat dengan Kementerian Pariwisata, ia mendapat informasi jika turis global yang hadir ke Indonesia secara khusus memang mencari produk lokal saat datang ke pusat perbelanjaan.
![Pembukaan Ramadan Runway 2026 di Kota Kasablanka, Jumat (6/3/2026). [Suara.com/Dini Afrianti]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/09/57161-pembukaan-ramadan-runway-2026-di-kota-kasablanka.jpg)
“Pasar itu benar-benar dari turis global, seperti turis Malaysia kalau ke Indonesia itu cari brand parfum lokal dari A ke C, makan di Pagi Sore atau Rembulan. Bahkan ada beberapa brand Indonesia diminta secara khusus membuka toko di mal luar negeri,” papar Agung.
Ini juga jadi salah satu alasan mal Kota Kasablanka secara khusus menyediakan ruang untuk ajang Ramadan Runway selama 5 hingga 29 Maret 2026. Menurut Agung dengan cara ini, maka brand fashion lokal akan semakin dicintai di dalam negeri.
Apalagi menurut Agung tidak sedikit masyarakat yang bingung mencari baju rancangan desainer sebagai koleksi Lebaran. Agung mengatakan dengan kehadiran Ramadan Runway yang melibatkan lebih dari 105 desainer, pengunjung akan bisa langsung melihat dan memegang baju rancangan desainer lokal.
Adapun koleksi Lebaran karya desainer yang bisa dilihat langsung seperti Abeey by Ariy Arka, Bella Hasura, Clue, Defrico Audy, Dimas Mahendra, Erdan, Jeny Tjahyawati, Koyko, Kunce Manduapessy, Leny Rafael, Malik Moestaram, Musa Widyatmodjo, Nanie Rachmat, Nieta Hidayani, Poppy Dharsono, Rryn House, Tutyadib, Wina Sadikin, Yoyo Prasetyo, Yuni Pohan, dan sebagainya.
Baca Juga: 8 Rekomendasi Baju Lebaran Wanita Brand Lokal, dari Elegan Hingga Minimalis
Penyelenggara Ramadan Runway 2026, Ariy Arka mengatakan ajang ini digelar 14 kali sebagai ajang tahunan dan berkolaborasi dengan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Namun penyelenggaraan kali ini mengambil unsur blooming atau bunga bermekaran. Hal ini terlihat dari tampilan tenant hingga banyaknya desainer menampilkan koleksi dengan motif floral.
“Maret itu mendekati spring summer sebentar lagi, di Indonesia banyak bunga bermekaran. Jadi kami mau ini berkelanjutan dari bulan ke bulannya, nanti kompak ke Juni-Juli berbunga-bunga, jadi akhirnya pendekatan nuansa bunga-bunga di Ramadan Runway tahun ini,” ungkap Ariy.