Suara.com - Menjadi bulan penuh berkah, bulan Ramadan juga termasuk salah satu bulan yang membawa sisi positif di berbagai aspek. Bahkan untuk mereka yang menutup usia di bulan ini, dikatakan akan memiliki banyak keutamaan. Untuk tahu apa keistimewaan meninggal di bulan Ramadan, Anda bisa cek penjelasannya di artikel singkat berikut ini.
Keutamaan ini sebenarnya tidak disebutkan secara tertulis pada dalil dalam Al-Quran atau hadits yang ada. Tidak ada pula kepastian dan jaminan bahwa orang yang meninggal di bulan Ramadan akan husnul khotimah.
Namun demikian beberapa pahala yang mungkin didapatkan ketika seseorang meninggal di bulan Ramadan, antara lain adalah sebagai berikut.
1. Pengampunan Dosa
Ketika berada di bulan Ramadan dan menjalankan ibadah puasa, kemudian seseorang meninggal, maka iman yang dibawanya dapat membawa pengampunan dosa di masa lalu. Rasulullah SAW pernah bersabda, barangsiapa berpuasa Rmadan dengan iman dan mengharap pahala kepada Allah, maka diampuni dosanya yang telah lampau.
Hal ini tercantum dalam H. R. Bukhari. Meski demikian tidak disebutkan kata ‘meninggal’ dalam riwayat tersebut, sehingga tidak secara langsung menjadi penjelasan keistimewaan di bulan Ramadan.
2. Bisa Masuk Surga
Seorang muslim yang meninggal di bulan Ramadan juga dijanjikan masuk surga. Hal ini seperti dalam hadis riwayat Ahmad Hudzaifah Radhiyallahu Anhu. Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa yang berpuasa suatu hari dengan hanya mengharapkan ridho Allah lalu meninggal dalam keadaan seperti itu maka dia masuk surga.
Hadis ini banyak dijadikan pegangan oleh masyarakat, sehingga dianggap sebagai salah satu acuan yang menyebutkan bahwa meninggal di bulan Ramadan akan dijanjikan masuk surga.
3. Mendapat Bimbingan dari Allah SWT
Allah SWT memberikan bimbingan bagi hamba-Nya untuk beramal saleh sebelum kematian. Hal ini bisa ditemukan penjelasnnya dalam hadis riwayat Ahmad dan Tirmidzi, Rasulullah bersabda, apabilan Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah akan membuatnya beramal.
Para sahabatnya kemudian bertanya, bagaimana membuatnya beramal?
Rasulullah menjawab, Allah akan memberikan taufiq padanya untuk melaksanakan amal shalih sebelum dia meninggal.
4. Termasuk Mati Syahid
Ketika seseorang meninggal dunia di bulan Ramadan, maka orang tersebut dianggap mati di jalan Allah, sama seperti dengan mati syahid.
Hal ini tercantum dalam hadis riwayat Bukhari, saat Rasulullah bersabda, orang yang mati syahid itu ada lima: orang yang meinggal karena penyakit tha’un, sakit perut, tenggelam, orang yang kejatuhan (bangunan atau tebing), dan meninggal di jalan Allah.
Hal ini kemungkinan karena berpuasa adalah perjuangan yang dilakukan atas nama Allah SWT, sehingga jika meninggal dunia dapat dikatakan meninggal di jalan Allah.
5. Mati Sesuai Perintah Allah SWT
Saat seseorang meninggal di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, dapat diartikan dirinya meninggal dalam keadaan Islam sesuai dengan perintah Allah.
Hal ini disebutkan dalam surat Ali Imran Ayat 102, yang berbunyi, hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya: dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.
6. Terbebas dari Azab Kubur
Ada pula acuan yang menyampaikan bahwa seorang yang meninggal di bulan Ramadan dilindungi dari azab kubur.
Hadis yang menjadi acuan adalah hadis riwayat Imam Ahmad dan Turmudzi dari Ibnu Abbas ra, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, siapa saja yang meninggal di bulan Ramadan dalam keadaan beriman dan mengharapkan pahala dari Allah maka ia akan terbebas dari azab kubur.
Itu tadi sedikit penjelasan tentang apa keistimewaan meninggal di bulan Ramadan, semoga bermanfaat.
Kontributor : I Made Rendika Ardian