-
Penerima zakat fitrah dianjurkan mendoakan muzakki sesuai perintah Surah At-Taubah.
-
Tersedia dua versi doa populer dari Habib Hasan dan Syekh Nawawi.
-
Zakat fitrah wajib disalurkan kepada delapan golongan asnaf yang berhak.
Suara.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, umat Muslim disibukkan dengan kewajiban menunaikan zakat fitrah.
Namun, ibadah ini bukan hanya soal memberi. Bagi Anda yang bertindak sebagai petugas (amil) atau orang yang berhak menerima zakat fitrah (mustahik), ada adab penting yang tidak boleh dilupakan, yaitu mendoakan orang yang memberi zakat.
Mendoakan muzakki atau pemberi zakat bukan sekadar formalitas, melainkan perintah Allah SWT dalam Surah At-Taubah ayat 103.
Doa tersebut dipercaya dapat memberikan ketenteraman jiwa bagi mereka yang telah menyisihkan sebagian hartanya.
Lantas, bagaimana bacaan doa menerima zakat fitrah yang benar? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Bacaan Doa Menerima Zakat Fitrah
Ada beberapa versi doa yang bisa dibacakan oleh penerima zakat. Berikut adalah dua di antaranya yang paling masyhur:
1. Doa dari Habib Hasan Ahmad Muhammad al-Kaf
Ini adalah doa yang paling sering dibacakan di masjid-masjid saat prosesi serah terima zakat fitrah:
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَهرْﻭًﺍ
Baca Juga: 5 Rekomendasi Smartband dengan Fitur Sleep Tracker Terbaik 2026, Pantau Kualitas Tidur Lebih Mudah
Latin: Âjarakallâhu fî mâ a’thaita wa bâraka fî mâ abqaita wa ja’alahu laka thahûran.
Artinya: "Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, memberkahi harta yang kau simpan, dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu."
2. Doa Menurut Syekh Nawawi Banten
Doa ini mengandung harapan agar amal pemberi zakat disucikan setara dengan amal orang-orang pilihan:
طَهَّرَ اللهُ قَلْبَكَ فِي قُلُوْبِ الأَبْرَارِ وَزَكَّى عَمَلَكَ فِي عَمَلِ الأَخْيَارِ وَصَلَّى عَلَى رُوْحِكَ فِي أَرْوَاحِ الشُّهَدَاءِ
Latin: Thahharallāhu qalbaka fī qulūbil abrār, wa zakkā ‘amalaka fī ‘amalil akhyār, wa shallā ‘alā rūhika fī arwāhis syuhadā’.