- Mudik Lebaran merupakan tradisi pekerja Indonesia yang memerlukan surat izin resmi kepada perusahaan untuk cuti sementara.
- Surat izin mudik berfungsi meminta persetujuan atasan atau HRD mengenai ketidakhadiran selama periode perayaan Idul Fitri.
- Pembuatan surat izin harus menggunakan bahasa formal, mencantumkan tanggal izin jelas, dan memastikan koordinasi pekerjaan.
Suara.com - Mudik menjadi tradisi yang tidak terpisahkan dari perayaan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia. Banyak pekerja yang ingin pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga. Karena itu, sebagian karyawan perlu mengajukan surat izin mudik kepada perusahaan, terutama jika ingin mengambil cuti di luar jadwal libur resmi.
Surat izin mudik Lebaran biasanya digunakan untuk meminta persetujuan atasan atau bagian HRD agar karyawan dapat meninggalkan pekerjaan sementara waktu selama periode mudik. Formatnya mirip dengan surat izin kerja pada umumnya, namun disesuaikan dengan alasan pulang kampung saat Lebaran.
Berikut contoh surat izin mudik Lebaran yang bisa dijadikan referensi.
Contoh Surat Izin Mudik Lebaran
1. Contoh Surat Izin Mudik Lebaran Singkat
Yth.
Bapak/Ibu Pimpinan
PT Maju Sejahtera
di Tempat
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Ahmad Pratama
Jabatan: Staff Administrasi
Divisi: Operasional
Dengan ini mengajukan izin tidak masuk kerja selama 3 hari, mulai tanggal 5 April 2026 hingga 7 April 2026. Izin tersebut saya ajukan untuk melakukan perjalanan mudik dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
Demikian surat izin ini saya sampaikan. Besar harapan saya agar Bapak/Ibu dapat memberikan izin. Atas perhatian dan pengertiannya, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
Ahmad Pratama
2. Contoh Surat Izin Mudik Lebaran Resmi
Kepada Yth.
HRD PT Sinar Abadi
di Tempat
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Siti Rahmawati
NIK: 123456789
Jabatan: Customer Service
Dengan ini mengajukan permohonan izin cuti selama 4 hari, terhitung mulai tanggal 4 April 2026 sampai dengan 7 April 2026. Permohonan izin ini saya ajukan untuk melakukan perjalanan mudik dan merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
Saya akan memastikan seluruh pekerjaan telah diselesaikan sebelum masa cuti berlangsung serta berkoordinasi dengan rekan kerja terkait tugas yang perlu ditindaklanjuti.
Demikian surat permohonan izin ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
Hormat saya,
Siti Rahmawati
Tips Membuat Surat Izin Mudik Lebaran
Agar surat izin mudah disetujui perusahaan, perhatikan beberapa hal berikut:
- Gunakan bahasa formal
- Surat izin untuk perusahaan sebaiknya menggunakan bahasa yang sopan dan resmi.
- Cantumkan tanggal izin dengan jelas
- Tuliskan secara rinci mulai dan berakhirnya masa izin mudik.
- Sampaikan alasan secara singkat
- Cukup jelaskan bahwa izin diajukan untuk mudik atau merayakan Idul Fitri bersama keluarga.
- Pastikan pekerjaan tetap terkoordinasi
- Jika memungkinkan, sampaikan bahwa tugas sudah diselesaikan atau dialihkan sementara kepada rekan kerja.
Dengan format yang tepat, surat izin mudik Lebaran akan terlihat profesional dan memudahkan perusahaan dalam mengatur jadwal kerja selama libur panjang.
Jika diperlukan, karyawan juga bisa menyesuaikan contoh di atas dengan kebijakan cuti yang berlaku di tempat kerja masing-masing.