- Alokasikan maksimal 20 Persen pendapatan THR untuk anggaran berbagi ke keponakan.
- Sesuaikan nominal uang THR berdasarkan jenjang usia dan kebutuhan edukasi anak.
- Gunakan amplop bernama dan permainan seru agar pembagian THR lebih terkontrol.
Suara.com - Momen Hari Raya Idulfitri rasanya kurang afdal kalau tidak ada tradisi bagi-bagi Tunjangan Hari Raya (THR) buat keponakan.
Melihat wajah mereka semringah dapat amplop THR memang bikin hati senang, tapi tradisi ini bisa bikin dompet boncos kalau tidak diatur dengan benar.
Apalagi, kalau Anda memberi THR dengan tujuan mengedepankan gengsi sehingga berusaha memberi dengan nominal besar tanpa mengukur kemampuaan.
Supaya silahturahmi ketika Lebaran 2026 nanti tak bikin boncos, berikut ini ada trik khusus mengatur THR untuk keponakan.
1. Patok Anggaran untuk THR
Aturan pertama yang paling penting sebelum bagi-bagi THR adalah menyadari kemampuan diri sendiri.
Ada baiknya, Anda mengalokasikan maksimal 10-20% dari total pendapatan THR untuk pos berbagi.

Kalau THR dari kantor dirasa kurang, Anda bisa pakai budget 5-15% dari gaji bulanan.
Ingat ya, berbagi itu sukarela jadi jangan sampai memaksakan diri cuma karena tekanan sosial.
Baca Juga: Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Simak Hukum dan Waktu Pelaksanaannya
2. Bedakan Nominal THR untuk Tiap Usia
Ingat, adil itu tidak harus nominal THR setiap anak dari semua kalangan usia itu sama.
Anda bisa beri pengertian pada anak-anak, jika jatah THR yang diterima mereka sudah disesuaikan usianya.
Berikut, panduan estimasi THR yang bisa Anda jadikan acuan untuk memberi ke keponakan pada Lebaran 2026 nanti.
- Balita/Prasekolah (Rp 5.000 - Rp 10.000): Tujuannya cuma buat pengenalan warna dan bentuk uang.
- Anak SD (Rp 20.000 - Rp 50.000): Untuk mengedukasi mereka soal transaksi sederhana seperti jajan.
- Remaja SMP/SMA (Rp 50.000 - Rp 100.000): Belajar manajemen keuangan antara keinginan vs kebutuhan. Prioritaskan juga keponakan yang memang belum bekerja.
3. Tulis Nama di Amplop Biar Tidak Ada yang "Double"
Anda juga bisa menuliskan nama setiap keponakan di amplop THR, agar tidak ada yang minta 2 kali.