- Restoran Jepang Hikiniku to Come membuka gerai internasional pertamanya di Pondok Indah Mall 5, Jakarta Selatan.
- Restoran ini fokus menyajikan Hamburg Rice Set, dengan konsep memanggang wagyu langsung di depan pelanggan.
- Konsep utama didasari prinsip Just Ground, Just Grilled, dan Just Cooked untuk daging dan nasi segar.
Sementara itu, pendiri Hikiniku to Come, Shohei Yamamoto, menceritakan bagaimana restoran tersebut pertama kali didirikan.
Restoran Hikiniku to Come pertama kali berdiri di kawasan Kichijoji, Tokyo pada tahun 2020 dengan konsep “just made”, yakni menyajikan hidangan yang dimasak segar tepat sebelum disajikan kepada pelanggan.
“Saya suka hamburg, selalu suka. Tidak sama dengan hamburger, hamburg adalah ground beef steak yang populer di Jepang,” jelas Yamamoto.
Ia menjelaskan bahwa hamburg yang paling lezat adalah yang disantap segera setelah selesai dipanggang. Kualitas daging segar juga menjadi faktor penting dalam menghasilkan rasa yang maksimal.
“Hamburg terlezat adalah yang disantap langsung setelah dipanggang, yang dibuat dari ground beef berkualitas yang segar,” katanya.
Sebelum mendirikan restoran tersebut, Yamamoto mengaku sulit menemukan restoran yang menyajikan hamburg segar yang dimasak langsung di depan pelanggan.
“Sebelum Hikiniku to Come, saya tidak dapat menemukan freshly grilled hamburg di restoran. Saya hanya bisa menikmatinya di rumah. Jadi saya berpikir, orang-orang seharusnya dapat menikmati freshly grilled hamburg yang lezat di mana saja. Inilah awal mula Hikiniku to Come,” ujarnya.
![Restoran asal Jepang, Hikiniku to Come, resmi membuka gerai pertamanya di Indonesia. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/16/17894-restoran-asal-jepang-hikiniku-to-come-resmi-membuka-gerai-pertamanya-di-indonesia.jpg)
Berdasarkan pemikiran tersebut, ia kemudian menciptakan konsep restoran yang menghadirkan pengalaman memasak dan menyantap hidangan secara langsung di tempat.
“Saya menciptakan restoran yang menghadirkan just made moments, untuk menyajikan rasa dan pengalaman hamburg terbaik. Misi kami adalah untuk berbagi cita rasa hamburg steak terbaik dan membawa kebahagiaan kepada orang-orang di seluruh dunia,” kata Yamamoto.
Baca Juga: 6 Fakta Restoran Baru Ahmad Dhani, Dilabeli Bintang Lima hingga Sejarah Bangunannya
Dalam mengembangkan restoran ini, Yamamoto menegaskan bahwa terdapat beberapa prinsip utama yang menjadi fondasi konsep Hikiniku to Come.
Prinsip pertama adalah Just Ground. Dalam tahap ini, pihak restoran sangat selektif dalam memilih bahan baku daging wagyu yang digunakan.
“Kami dengan ketat memilih kualitas daging wagyu yang tender dan juicy, yang digiling secara fresh setiap pagi dalam suhu yang terkontrol. Kami ingin memastikan semua orang dapat menikmati flavor natural terbaik dari hamburg kami,” jelasnya.
Setelah bahan baku dipilih dengan cermat, prinsip berikutnya adalah Just Grilled. Konsep ini berkaitan dengan cara penyajian makanan yang dipanggang langsung di depan pengunjung.
Untuk mendukung konsep tersebut, area bersantap restoran dirancang seperti sebuah “grilling theatre”. Meja duduk pelanggan dibuat mengelilingi area panggangan sehingga setiap tamu dapat menyaksikan langsung proses memasak.
“Area bersantap kami desain dengan konsep grilling theatre, dengan seating counter mengelilingi area panggangan. Kami ingin setiap tamu dapat menyaksikan langsung hamburg segar dipanggang di atas arang di setiap meja, menikmati aroma panggangnya dan menyantapnya dalam keadaan hangat dari awal sampai akhir,” ungkap Yamamoto.