Cara ini sangat sederhana namun memiliki dampak signifikan jika dilakukan secara rutin selama masa pemulihan tubuh usai makan makanan berat.
Mengonsumsi teh hijau tanpa gula

Teh hijau kaya akan antioksidan jenis katekin yang mampu mengurangi penyerapan kolesterol di usus.
Mengganti minuman manis atau bersoda dengan segelas teh hijau hangat setelah makan besar dapat membantu menetralisir rasa neg di tenggorokan sekaligus mempercepat pembakaran lemak.
Antioksidan di teh hijau juga berfungsi melindungi pembuluh darah dari peradangan yang dipicu oleh lonjakan kadar lemak dalam darah.
Pastikan untuk menikmatinya tanpa tambahan gula agar manfaat alaminya tetap optimal bagi kesehatan tubuh.
Rutin mengonsumsi air rebusan kayu manis

Kayu manis bukan sekadar rempah penambah aroma, tetapi juga agen alami yang ampuh untuk memperbaiki profil lipid dalam darah.
Beberapa studi menunjukkan bahwa kayu manis dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida.
Cara pemanfaatannya cukup dengan merebus satu batang kayu manis dalam air mendidih, lalu meminum airnya saat sudah hangat.
Aroma yang menenangkan juga membantu mengurangi keinginan untuk kembali menyantap camilan manis khas lebaran yang biasanya masih tersedia di meja tamu.
Memilih sumber lemak sehat dari biji-bijian
![4 Resep Olahan Kacang Mede untuk Sajian Lebaran - Kacang mete atau kacang mede [shutterstock]](https://media.arkadia.me/v2/articles/souparmand/qVv4NPRPB48PRg1cHANde1DrisqebLzE.png)
Meskipun baru saja mengonsumsi banyak lemak, tubuh tetap membutuhkan lemak sehat untuk berfungsi dengan baik.
Biji-bijian seperti chia seeds atau kacang almond mengandung asam lemak omega-3 yang dapat meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik).
HDL berfungsi sebagai "pembersih" yang membawa kolesterol jahat kembali ke hati untuk diproses dan dibuang.
Menaburkan biji-bijian ini ke dalam porsi makan harian merupakan langkah kecil yang secara alami akan menyeimbangkan kembali kondisi tubuh setelah beberapa hari dipenuhi dengan hidangan berlemak tinggi.
Kontributor : Armand Ilham