Suara.com - Pendaftaran Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) melalui Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk memperebutkan kursi perguruan tinggi dibuka mulai 25 Maret hingga 7 April 2026 nanti. Beragan persiapan dilakukan calon mahasiswa. Tak cuma bikin akun pendaftaran, namun juga menyiapkan biayanya. Lantas, SNBT 2026 bayar berapa? Benarkah bisa gratis?
Melansir situs snpmb.id, biaya UTBK-SNBT adalah Rp200.000. Bagi siswa tidak mampu, SNBT bisa diikuti secara gratis dengan mendaftar melalui jalur KIP Kuliah. Pendaftaran KIP Kuliah sudah dibuka lebih awal sejak 3 Februari 2026.
KIP-Kuliah memberikan akses kepada seluruh siswa di Indonesia untuk menggapai cita-cita melalui pendidikan tinggi. Ayo segera cari kampus idamanmu. KIP-Kuliah berlaku untuk jalur seleksi masuk perguruan tinggi SNBP, UTBK-SNBT, Seleksi mandiri PTN dan seleksi mandiri PTS.
Sementara itu, bagi peserta SNBT-UTBK yang dikenai biaya, pembayaran bisa ditransfer melalui sejumlah bank pelat merah seperti Mandiri, BNI, BTN, BRI, dan BSI.
Persyaratan Peserta SNBT-UTBK
1. Peserta harus memiliki Akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Siswa. Registrasi Akun SNPMB Siswa dapat dilakukan di Portal SNPMB.
2. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
3. Siswa SMA/SMK/MA atau yang sederajat pada kelas terakhir tahun 2026, atau Peserta didik Paket C tahun 2026 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026).
Siswa yang belum mempunyai ijazah harus membawa surat keterangan siswa kelas 12 sekurang-kurangnya disertai dengan:
- identitas, meliputi nama, kelas, NISN dan NPSN;
- pas foto terbaru (berwarna);
- tanda tangan Kepala Sekolah/Madrasah; dan
- stempel/cap sekolah.
4. Siswa lulusan SMA/SMK/MA atau yang sederajat tahun 2024 dan 2025 atau Lulusan Paket C tahun 2024 dan 2025 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2026)
5. Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.
6. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan/atau Olahraga wajib mengunggah portofolio.
7. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.
8. Bagi peserta berkebutuhan khusus tunanetra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra.
9. Membayar biaya UTBK.
Ketentuan Umum
1. Peserta SNBT hanya diperbolehkan mengikuti UTBK 2026 sebanyak satu kali.
2. Hasil UTBK 2026 hanya berlaku untuk mengikuti SNBT dan penerimaan di PTN tahun 2026.
3. Seleksi Jalur SNBT 2026 berdasarkan hasil UTBK 2026, dan ditambah portofolio bagi peserta yang memilih program studi seni dan/atau olahraga.
4. Siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi jalur SNBP 2026, SNBP 2025, dan SNBP 2024 tidak dapat mengikuti SNBT 2026.
Tata Cara Pendaftaran UTBK-SNBT
1. Melengkapi Biodata
Mengisi dan melengkapi biodata, unggah pas foto berwarna terbaru, dan verifikasi biodata serta unduh dan unggah pernyataan tunanetra dan/atau hambatan visual
2. Memilih Program Studi
Peserta diperbolehkan memilih maksimal empat program studi yang terdiri dari dua program sarjana dan dua program vokasi di mana salah satunya dari program studi diploma tiga, sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada bagian Ketentuan Pilihan Program Studi.
3. Mengunggah Portofolio
Jika peserta memilih program studi bidang seni dan/atau olahraga, wajib menggunggah portofolio.
4. Memilih Kota/Wilayah UTBK dan melakukan Pembayaran Biaya UTBK
Peserta memilih kota/wilayah untuk pelaksanaan UTBK. Kemudian melakukan pembayaran biaya UTBK pada mitra bank yang ditunjuk. Tata cara pembayaran dapat dilihat pada bagian Biaya UTBK dan Tata Cara Pembayaran
5. Unduh Kartu Peserta UTBK-SNBT
Kartu Peserta UTBK-SNBT dapat diunduh setelah masa pendaftaran UTBK-SNBT selesai. Periode untuk unduh Kartu Peserta UTBK-SNBT pada 11-15 April 2026.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni