Air Bersih Berkelanjutan Jadi Kunci Hidup Sehat: Lebih Aman untuk Masa Depan

Vania Rossa

Selasa, 07 April 2026 | 16:01 WIB
Air Bersih Berkelanjutan Jadi Kunci Hidup Sehat: Lebih Aman untuk Masa Depan
Ilustrasi air bersih. (pixabay.com)
baca 10 detik
  • Di tengah meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan lingkungan, pengelolaan air tidak lagi sekadar urusan distribusi.
  • Kini, pendekatannya mulai bergeser ke arah yang lebih berkelanjutan lewat prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
  • Dan tanpa disadari, ini pelan-pelan jadi bagian dari gaya hidup modern.

Suara.com - Air bersih mungkin terdengar seperti kebutuhan dasar yang selalu ada. Tinggal buka keran, selesai. Tapi di balik kemudahan itu, ada proses panjang yang kini mulai berubah—bukan hanya soal teknis, tapi juga soal cara pandang.

Di tengah meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan lingkungan, pengelolaan air tidak lagi sekadar urusan distribusi. Kini, pendekatannya mulai bergeser ke arah yang lebih berkelanjutan lewat prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Dan tanpa disadari, ini pelan-pelan jadi bagian dari gaya hidup modern.

Pendekatan ini mendorong perusahaan untuk berpikir lebih jauh: bagaimana air yang disalurkan tidak hanya cukup, tapi juga aman, efisien, dan tidak membebani lingkungan dalam jangka panjang.

Salah satu contoh implementasinya terlihat dalam pengelolaan sistem penyediaan air minum skala besar seperti yang dilakukan PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ). Di sini, ESG tidak lagi ditempatkan sebagai formalitas, melainkan fondasi utama dalam menjalankan bisnis.

“ESG bukan hanya tentang kepatuhan, tetapi bagaimana perusahaan bisa beradaptasi dan tumbuh. Ini adalah strategi diferensiasi kami, sekaligus financing gateway untuk membuka akses pendanaan yang lebih luas,” ujar Direktur Utama WTJJ, Rendy Ardiansyah.

Perubahan ini dimulai dari dalam, mulai dari penyelarasan visi hingga pola pikir seluruh tim. Karena tanpa kesamaan cara pandang, konsep keberlanjutan sulit diterjemahkan menjadi aksi nyata.

“Kami mulai dari mental modeling. Ketika seluruh organisasi memiliki visi yang sama, barulah ESG bisa diterjemahkan menjadi nilai yang kredibel bagi investor,” jelasnya.

Di level operasional, ESG hadir dalam bentuk yang lebih konkret. Salah satunya lewat efisiensi energi, yang menjadi komponen biaya terbesar dalam pengelolaan air.

Untuk mengatasinya, teknologi seperti variable speed drive diterapkan pada hampir seluruh pompa. Sistem ini memungkinkan penggunaan listrik disesuaikan secara real-time dengan kebutuhan, sehingga lebih hemat energi sekaligus lebih ramah lingkungan.

baca juga

Selain itu, pemanfaatan energi terbarukan dan sistem manajemen energi juga mulai diintegrasikan. Langkah ini bukan hanya menekan emisi, tapi juga membuat biaya operasional lebih fleksibel dan tahan terhadap fluktuasi.

Pendekatan berkelanjutan ini ternyata juga berdampak pada sisi finansial. Pada 2025, perusahaan berhasil melakukan refinancing menjadi pendanaan hijau senilai Rp1,29 triliun—menunjukkan bahwa praktik ESG kini menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan investor.

KESGI Forum 2026 (dok. ist)
KESGI Forum 2026 (dok. ist)

Pengakuan juga datang dari level global. Berdasarkan penilaian S&P Global pada Februari 2026, perusahaan mencatat skor ESG sebesar 55, menempatkannya di peringkat pertama di Indonesia dan masuk lima besar dunia untuk kategori water.

Namun, dampak paling terasa justru ada di kehidupan sehari-hari. Infrastruktur seperti SPAM Regional Jatiluhur I, misalnya, kini melayani sekitar 2 juta jiwa di wilayah Jakarta, Bekasi, hingga Karawang.

Dengan kapasitas 4.750 liter per detik, sistem ini membantu mengurangi ketergantungan pada air tanah—yang selama ini jadi salah satu penyebab penurunan kualitas lingkungan di kota-kota besar.

Menggunakan air permukaan dari Waduk Jatiluhur, layanan ini memastikan pasokan air bersih yang lebih aman, stabil, dan berkelanjutan. Sesuatu yang mungkin tidak terlihat langsung, tapi sangat berpengaruh pada kesehatan masyarakat.

“Investment is not just about funding schemes, but a long-term commitment to sustainable water,” kata Rendy.

Pada akhirnya, pengelolaan air berbasis ESG menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan lagi isu yang jauh dari keseharian. Justru sebaliknya, ia hadir dalam hal-hal paling dekat—air yang kita minum, gunakan, dan andalkan setiap hari.

Dan di situlah letak perubahannya: ketika air bersih tidak lagi hanya soal akses, tapi juga soal bagaimana kita menjadikannya bagian dari gaya hidup yang lebih sadar, sehat, dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jakarta Bidik Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan di 2029, Rano Karno: Itu Kebutuhan Dasar

Jakarta Bidik Target 100 Persen Layanan Air Perpipaan di 2029, Rano Karno: Itu Kebutuhan Dasar

News | Senin, 06 April 2026 | 13:39 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:50 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Terkini

10 Arti Mimpi Kematian, Benarkah Pertanda Buruk atau Justru Sebaliknya?

10 Arti Mimpi Kematian, Benarkah Pertanda Buruk atau Justru Sebaliknya?

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Agensi Konfirmasi Sophia KATSEYE Bakal Comeback Januari 2027 Usai Hiatus

Agensi Konfirmasi Sophia KATSEYE Bakal Comeback Januari 2027 Usai Hiatus

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Minyak Dunia Melonjak 4 Persen Akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah dan Gangguan Pasokan

Minyak Dunia Melonjak 4 Persen Akibat Eskalasi Konflik Timur Tengah dan Gangguan Pasokan

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Sumber Kekayaan Celine Evangelista, Siap Hijrah dan Incar Vila Rp7 M di Madinah

Sumber Kekayaan Celine Evangelista, Siap Hijrah dan Incar Vila Rp7 M di Madinah

Entertainment | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Viral Mobil MBG vs Motor Kopdes Tabrakan, Netizen: Duit Pajakku Jangan Beratem

Viral Mobil MBG vs Motor Kopdes Tabrakan, Netizen: Duit Pajakku Jangan Beratem

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:09 WIB

5 Parfum Aroma White Floral yang Awet untuk Kondangan, Wangi Segar dan Elegan

5 Parfum Aroma White Floral yang Awet untuk Kondangan, Wangi Segar dan Elegan

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung

Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Gunakan Teknologi IoT, Petani Semarang Pantau Tanaman dari Smartphone

Gunakan Teknologi IoT, Petani Semarang Pantau Tanaman dari Smartphone

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPRD Kota Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan

Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPRD Kota Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan

Bogor | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Selamatkan Putrinya dari Gulungan Ombak, Sang Ayah Gugur Tenggelam di Pantai Tanggamus

Selamatkan Putrinya dari Gulungan Ombak, Sang Ayah Gugur Tenggelam di Pantai Tanggamus

Lampung | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:58 WIB

×