BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 02 April 2026 | 13:50 WIB
BRIN Kembangkan Teknologi Nuklir untuk Bersihkan Air dari Logam Berat
Ilustrasi air bersih dari logam berat. [Ist]
baca 10 detik
  • Poltek Nuklir BRIN mengembangkan teknologi pembersih air berbasis karbon aktif termodifikasi iradiasi gamma untuk mengatasi pencemaran logam berat tembaga.
  • Metode penggunaan surfaktan ramah lingkungan dan iradiasi gamma terbukti meningkatkan efektivitas serta kecepatan penyerapan logam dalam limbah industri.
  • Inovasi ini diharapkan menjadi solusi pengolahan limbah yang efisien untuk menjaga ketersediaan air bersih dan kesehatan masyarakat luas.

Suara.com - Air bersih semakin terancam di tengah meningkatnya pencemaran limbah industri. Logam berat seperti tembaga terus mencemari sumber air dan berisiko menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang.

Sementara itu, teknologi pengolahan limbah yang ada masih kerap mahal dan belum cukup efisien untuk menjawab skala masalah.

Di tengah situasi tersebut, Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia (Poltek Nuklir) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan teknologi pembersih air berbasis karbon aktif yang dimodifikasi menggunakan iradiasi gamma dan bahan ramah lingkungan.

Inovasi ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan penyerapan logam berat, khususnya tembaga (Cu²), dalam air limbah.

Ketua tim riset, Dhita Ariyanti, menyebut pendekatan ini sebagai upaya menghadirkan solusi yang lebih praktis dan efisien.

Ilustrasi air bersih di IKN. [Ist]
Ilustrasi air bersih di IKN. [Ist]

“Kami mengembangkan metode untuk meningkatkan kemampuan karbon aktif dalam menyerap logam berat. Hasilnya menunjukkan potensi yang baik untuk diterapkan dalam pengolahan air limbah, terutama karena prosesnya relatif cepat dan efisien,” ujarnya.

Teknologi ini bekerja dengan memodifikasi karbon aktif menggunakan surfaktan Methyl Ester Sulfonate (MES), bahan yang lebih mudah terurai dan dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan kimia konvensional.

Setelah itu, material diproses melalui iradiasi gamma untuk memperbaiki struktur permukaan dan meningkatkan daya serapnya.

Hasil uji menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan. Karbon aktif hasil modifikasi mampu menyerap logam tembaga lebih cepat dan lebih efektif dibandingkan karbon aktif biasa, dengan kondisi optimal pada waktu kontak 15 menit dan dosis iradiasi 10 kiloGray (kGy).

baca juga

Dosen Poltek Nuklir BRIN, Deny Swantomo, menjelaskan bahwa proses iradiasi berperan penting dalam perubahan struktur material.

“Iradiasi gamma memungkinkan perubahan struktur material hingga tingkat mikro, sehingga karbon aktif memiliki lebih banyak ruang dan situs aktif untuk menangkap logam berat. Ini menunjukkan bahwa teknologi nuklir dapat dimanfaatkan untuk mendukung solusi lingkungan,” katanya.

Selain meningkatkan efektivitas penyerapan, metode ini juga berpotensi menghemat waktu dalam proses pengolahan air limbah—sebuah keunggulan penting bagi sektor industri yang membutuhkan efisiensi tinggi.

Meski demikian, penelitian ini masih terus dikembangkan. Para peneliti menilai masih ada ruang untuk meningkatkan kinerja material dan memperluas aplikasinya.

Ke depan, inovasi ini diharapkan dapat digunakan secara lebih luas, baik untuk pengolahan limbah industri maupun penyediaan air bersih, sebagai bagian dari upaya menekan dampak pencemaran dan menjaga kesehatan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imparsial: Kasus Andrie Yunus Tak Lepas dari Peran TNI, Aktor Intelektual Harus Dibongkar

Imparsial: Kasus Andrie Yunus Tak Lepas dari Peran TNI, Aktor Intelektual Harus Dibongkar

News | Kamis, 02 April 2026 | 10:21 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus, Komnas HAM Desak TNI Buka Identitas Pelaku

News | Rabu, 01 April 2026 | 20:08 WIB

7 HP Samsung Galaxy Seri A Sudah Tahan Air dan Harga Mulai dari Rp3 Jutaan

7 HP Samsung Galaxy Seri A Sudah Tahan Air dan Harga Mulai dari Rp3 Jutaan

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 20:05 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×