Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 08 April 2026 | 17:31 WIB
Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!
Wisata di Kabupaten Lombok Timur. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
baca 10 detik
  • Wahan Visi Indonesia dan pemerintah desa merevitalisasi ekowisata di Lombok Timur yang sempat rusak akibat bencana 2022.
  • Program MARVEL sejak Mei 2024 telah menanam 14.700 bibit mangrove guna mencegah banjir rob serta mengembangkan potensi ekonomi warga.
  • Kawasan wisata yang dilengkapi berbagai fasilitas edukasi ini akan dikelola oleh sekitar 200 warga lokal untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Suara.com - Tempat Wisata di Kabupaten Lombok Timur, kini sudah kembali dibuka untuk umum.

Wisata yang sebelumnya telah ada namun rusak karena banjir rob dan banjir bandang pada sekitar 2022 baru saja selesai direvitalisasi oleh Wahan Visi Indonesia (WVI) bersama Pemerintah Desa setempat.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi pada Senin (8/4/2026), banyak spot foto yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung untuk foto-foto, di antaranya miniatur menara evel hingga jembatan.

Di sini, juga ada tempat makan yang nyaman bagi pengunjung dan tambak ikan.

Maria Natalia Pratiwi, Project Coordinator MARVEL East Lombok saat menyampaikan pemaparan saat launching Wisata Denda Seruni di Kabupaten Lombok Timur. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Maria Natalia Pratiwi, Project Coordinator MARVEL East Lombok saat menyampaikan pemaparan saat launching wisata di Kabupaten Lombok Timur. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Project Coordinator MARVEL East Lombok, Maria Natalia Pratiwi, mengatakan program dari Mangrove Adaptive and Resilient Village for Enhanced Livelihoods (MARVEL) sudah berlangsung hampir sekitar 2 tahun, atau dari Mei 2024.

Di sini, pengunjung juga nantinya bisa melanjutkan wisata ke Mangrove Seruni menggunakan perahu kayak atau sampan yang waktu tempuhnya kurang dari 10 menit.

"Kita berkerja bersama-sama untuk rehabilitasi mangrove dan ekonomi. Kita sudah menanam sekitar 14.700 mangrove di sini dengan luasan 1,24 hektar," jelas dia.

Maria berharap dengan adanya ekowisata ini masyarakat setempat mendapatkan pemasukan lebih dan lebih sadar pentingnya menjaga lingkungan.

"Harapannya adanya nilai tambah berupa edukasi mangrove untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan," jelasnya.

baca juga

Terlebih dengan adanya rehabilitasi mangrove diharapkan bisa mencegah dampak yang tidak diinginkan dari banjir rob yang kerap menimpa desa tersebut.

"Harapannya kita bisa bersama-sama mengembangkan ini. Walaupun WVI enggak bisa mendampingi masyarakat sini lagi nantinya, tapi kami telah meninggalkan yang baik berupa ekowisata," ucap Maria.

Sementara itu Sekretaris Desa, Bambang Nurdiansyah,berharap program yang sudah dibawa oleh WVI bisa dilanjutkan oleh kelompok-kelompok di desa seperti Pokmaswas, Siaga Bencana Desa, Karang Taruna, Pokdarwis, hingga forum Ibu Aska.

"Ekowisata itu dibentuk agar restorasi mangrove tetap berjalan," kata Bambang.

Ia juga menuturkan program dari WVI tidak berdiri sendiri, melainkan berdampingan dengan pemerintah desa.

Nantinya, ekowisata ini akan dikelola oleh masyarakat sekitar. Ada sekitar 200 warga dari berbagai kelompok yang akan dilibatkan dalam mengelola tempat wisata ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55 WIB

Telkom Galakkan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang Lewat Program Ayo Beraksi

Telkom Galakkan Penanaman Mangrove di Pesisir Semarang Lewat Program Ayo Beraksi

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 14:27 WIB

Ada Mangrove si Benteng Alami: Kenapa Suka Solusi Instan Jangka Pendek?

Ada Mangrove si Benteng Alami: Kenapa Suka Solusi Instan Jangka Pendek?

Your Say | Senin, 23 Februari 2026 | 07:20 WIB

Menanam Mangrove, Menjaga Pesisir: Aksi Nyata Keberlanjutan di Tengah Ancaman Iklim

Menanam Mangrove, Menjaga Pesisir: Aksi Nyata Keberlanjutan di Tengah Ancaman Iklim

Lifestyle | Minggu, 01 Februari 2026 | 08:07 WIB

Menikmati Jakarta Setelah Senja: Lights Wonderland Hadirkan Wisata Malam di Tengah Mangrove PIK

Menikmati Jakarta Setelah Senja: Lights Wonderland Hadirkan Wisata Malam di Tengah Mangrove PIK

Lifestyle | Sabtu, 31 Januari 2026 | 08:15 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×