Di Papua, Perempuan Mengelola Laut Lewat Tradisi Sasi agar Tetap Lestari

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 10 April 2026 | 15:55 WIB
Di Papua, Perempuan Mengelola Laut Lewat Tradisi Sasi agar Tetap Lestari
Sasi Kapatcol. (Dok. Awaludinnoer)
  • Masyarakat di Misool, Raja Ampat menerapkan sistem sasi untuk menjaga kelestarian ekosistem laut melalui pengaturan waktu panen.
  • Sejak tahun 2008, perempuan di Misool mulai terlibat aktif mengelola wilayah sasi untuk memperkuat peran dalam pengambilan keputusan.
  • Keterlibatan perempuan dalam pengelolaan sasi berhasil memulihkan populasi biota laut serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat secara berkelanjutan.

Teripang kembali muncul. Lola dan lobster lebih stabil. Hasil tangkapan tidak lagi habis dalam sekali panen. Laut pulih, dan kepercayaan ikut tumbuh.

Pada 2019, wilayah kelola Waifuna diperluas menjadi 213 hektare. Angka itu bukan sekadar luasan, tetapi penanda pengakuan: perempuan mampu memimpin.

Dari Lokal ke Pola Bersama

Apa yang dimulai di satu kampung tidak berhenti di sana. Praktik serupa muncul di Kampung Aduwei dan Salafen. Pada 2022, kelompok perempuan pengelola sasi—Joom Jak dan Zakan Day—dibentuk.

Di Aduwei, dampaknya terasa langsung di kehidupan sehari-hari.

“Biasanya sebelum buka sasi, kami berdiskusi hasil sasi akan digunakan untuk apa. Bisa untuk keperluan gereja, sampai untuk kebutuhan pendidikan maupun kesehatan masyarakat,” kata Mama Ribka.

Sasi kini menjadi cara komunitas mengambil keputusan dan mengelola hasil bersama. Perempuan yang sebelumnya jarang hadir dalam forum kampung mulai duduk di ruang-ruang itu. Mereka tidak hanya mendengar, tetapi juga berbicara dan menentukan arah.

Menurut Manajer Program Kelautan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Hilda Lionata, perubahan ini menunjukkan bahwa sasi terus berkembang.

“Mereka tidak lagi malu atau takut menyampaikan pendapat maupun terlibat dalam pengambilan keputusan di kampung,” ujarnya.

Lebih dari Sekadar Sistem

Pendampingan yang dimulai sejak 2008 mencakup banyak hal, pemahaman siklus hidup biota laut seperti teripang, lola, dan lobster, hingga keterampilan teknis seperti pemantauan dan menyelam. Namun, perubahan paling mendasar tidak selalu terlihat di laporan.

Ia tumbuh dalam cara perempuan memandang diri mereka sendiri—sebagai pihak yang punya pengetahuan, pengalaman, dan hak untuk menentukan.

Pertemuan tiga kelompok perempuan dari Misool, Waifuna, Joom Jak, dan Zakan Day, di Gianyar, Bali, pada April 2026 menjadi ruang untuk merawat proses itu. Mereka berbagi cerita, menyusun ulang pengalaman, dan menguatkan satu sama lain.

Di sana, sasi tidak lagi dibicarakan hanya sebagai tradisi. Ia menjadi jalan untuk mengubah relasi kuasa, tanpa harus meninggalkan akar yang sudah ada.

Dari Misool, pelajarannya sederhana: perubahan tidak selalu datang dengan mengganti sistem, tetapi dengan menggeser siapa yang memegang kendali di dalamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

TNI AL Latih UMKM Pesisir Olah Hasil Laut dan Kedelai, Dorong Kemandirian Ekonomi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 07:54 WIB

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:52 WIB

Prabowo: 70 Kebutuhan Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia

Prabowo: 70 Kebutuhan Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia

News | Rabu, 08 April 2026 | 17:49 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Sepatu New Balance Termurah, Mulai Rp800 Ribuan

7 Rekomendasi Sepatu New Balance Termurah, Mulai Rp800 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 15:52 WIB

4 Sabun Cuci Muka Glad2Glow untuk Mencerahkan Kulit Wajah Kusam

4 Sabun Cuci Muka Glad2Glow untuk Mencerahkan Kulit Wajah Kusam

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 15:03 WIB

7 Sunscreen Wardah SPF 50 untuk Lindungi Kulit Wajah dari Matahari dan Lebih Glowing

7 Sunscreen Wardah SPF 50 untuk Lindungi Kulit Wajah dari Matahari dan Lebih Glowing

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 14:43 WIB

5 Moisturizer Lokal Terbaik untuk Kulit Kering dan Kusam, Mulai Rp20 Ribuan

5 Moisturizer Lokal Terbaik untuk Kulit Kering dan Kusam, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 14:28 WIB

9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah

9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 14:19 WIB

Bedak Tabur Dulu atau Cushion Dulu? Ini Panduan untuk Makeup Flawless

Bedak Tabur Dulu atau Cushion Dulu? Ini Panduan untuk Makeup Flawless

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 14:14 WIB

5 Parfum Lokal Terbaik dan Wangi Tahan Lama, Ada yang Aromanya Nasi Baru Matang

5 Parfum Lokal Terbaik dan Wangi Tahan Lama, Ada yang Aromanya Nasi Baru Matang

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 14:06 WIB

Kenapa Ida Hamidah Dicopot Dedi Mulyadi? Ini Kronologi Kasus Samsat Soekarno-Hatta

Kenapa Ida Hamidah Dicopot Dedi Mulyadi? Ini Kronologi Kasus Samsat Soekarno-Hatta

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 13:16 WIB

Serum Vitamin C Boleh Dipakai Setiap Hari? Ini Panduan dan 5 Rekomendasi yang Bagus

Serum Vitamin C Boleh Dipakai Setiap Hari? Ini Panduan dan 5 Rekomendasi yang Bagus

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 13:14 WIB

Syarat dan Cara Daftar SPPI Koperasi Desa Merah Putih 2026, Gajinya Tembus Rp8 Juta!

Syarat dan Cara Daftar SPPI Koperasi Desa Merah Putih 2026, Gajinya Tembus Rp8 Juta!

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 13:09 WIB