5 Tips agar Anak Cepat Gemuk dalam 1 Minggu, Efektif tapi Tetap Aman

Farah Nabilla, Dita Alvinasari

Kamis, 16 April 2026 | 11:43 WIB
5 Tips agar Anak Cepat Gemuk dalam 1 Minggu, Efektif tapi Tetap Aman
Ilustrasi anak sehat tanpa stunting (Foto oleh Naomi Shi dari Pexels)
baca 10 detik
  • Banyak orang tua khawatir saat berat badan anak sulit naik karena terlihat lemas dan kurang aktif.
  • Kuncinya ada pada pola makan seimbang, kalori cukup, dan nutrisi harian yang tepat.
  • Berikut beberapa tips sederhana untuk membantu anak naik berat badan secara sehat dan aman.

Suara.com - Banyak orang tua merasa khawatir ketika berat badan anak sulit naik. Pasalnya, saat anak yang terlalu kurus, mereka sering terlihat lebih lemas, mudah sakit, dan kurang aktif saat beraktivitas.

Hal tersebut sebenarnya berkaitan erat dengan kebutuhan dasar tubuh anak yang belum terpenuhi secara optimal.

Sebagaimana diketahui, pertumbuhan yang baik membutuhkan asupan kalori dan nutrisi yang cukup setiap hari, terutama pada masa balita hingga usia sekolah.

Menurut panduan Kementerian Kesehatan RI, anak dengan berat badan kurang dapat dibantu dengan peningkatan asupan kalori harian secara bertahap, sekitar 500 kkal tambahan per hari, tanpa mengabaikan kualitas makanan yang dikonsumsi.

Perubahan dalam satu minggu memang belum terlihat signifikan, tetapi pola makan yang tepat dan dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak awal yang positif bagi pertumbuhan anak.

Berikut beberapa tips praktis yang bisa diterapkan di rumah untuk membantu menaikkan berat badan anak secara sehat dan tetap aman.

Namun, setiap anak memiliki kondisi yang berbeda, sehingga konsultasi dengan dokter anak tetap diperlukan agar tidak ada masalah kesehatan yang terlewat.

Ilustrasi anak kurus. (Shutterstock)
Ilustrasi anak kurus (Shutterstock)

1. Tingkatkan frekuensi makan menjadi 3 kali utama plus 2-3 camilan bergizi

Anak yang kurus biasanya cepat kenyang atau nafsu makannya rendah. Berikan makan utama tiga kali sehari dan sisipkan camilan tinggi kalori di sela-sela, seperti dua jam setelah sarapan atau sebelum tidur siang.

baca juga

Contoh camilan bisa berupa pisang dengan selai kacang, yogurt full fat, atau roti tawar oles mentega dan keju.

Cara ini membantu total kalori harian naik tanpa memaksa porsi besar dalam satu kali makan. Menurut Kemenkes, pola ini efektif untuk anak usia 2-8 tahun yang butuh ekstra energi.

2. Tambah lemak sehat ke setiap makanan

Lemak sehat menjadi cara paling mudah menaikkan kalori.

Tambahkan minyak zaitun, minyak kelapa, atau mentega ke nasi, sayur, atau sup. Bisa juga campur alpukat ke smoothie atau oatmeal dengan susu full cream bukan air.

Satu sendok makan minyak zaitun saja sudah tambah sekitar 120 kkal. Lemak ini juga membantu penyerapan vitamin dan jaga kulit anak tetap sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rekomendasi Skin Tint untuk Anak Sekolah, Ringan dan Tetap Natural Seharian

4 Rekomendasi Skin Tint untuk Anak Sekolah, Ringan dan Tetap Natural Seharian

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 09:55 WIB

6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet

6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 11:56 WIB

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×