Bukan Cuma Faktor Usia, Kombinasi Kolagen Turun dan Teknik Salah Picu Wajah Kempot

Dinda Rachmawati

Minggu, 19 April 2026 | 09:07 WIB
Bukan Cuma Faktor Usia, Kombinasi Kolagen Turun dan Teknik Salah Picu Wajah Kempot
Bukan Cuma Faktor Usia, Kombinasi Kolagen Turun dan Teknik Salah Picu Wajah Kempot (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Fenomena wajah kempot akibat prosedur ultrasound terjadi karena distribusi energi yang tidak presisi pada lapisan kulit pasien.
  • Dr. Aldisa menyarankan kombinasi teknologi energi terkontrol dan biostimulator untuk menstimulasi regenerasi kolagen secara aman dan efektif.
  • Altruva Aesthetic Clinic menggunakan teknik A.R.T Lift by Sofwave untuk menjaga volume serta keseimbangan struktur wajah pasien.

Suara.com - Meningkatnya tren perawatan wajah berbasis energi seperti ultrasound memang membawa harapan baru bagi banyak orang yang ingin mendapatkan efek lifting tanpa operasi. 

Namun di balik popularitas tersebut, muncul fenomena yang mulai menjadi perhatian di kalangan praktisi estetika, yaitu “wajah kempot”, kondisi ketika wajah justru tampak lebih cekung setelah menjalani prosedur pengencangan.

Menurut dr. Aldisa, Medical Director dan Founder Altruva Aesthetic Clinic, kondisi ini bukan sekadar efek samping biasa, melainkan hasil dari pendekatan yang kurang tepat dalam penggunaan energi. 

Ia menjelaskan bahwa distribusi energi ultrasound yang tidak presisi menjadi faktor utama munculnya tampilan wajah yang hollow.

“Fenomena ‘wajah kempot’ ini terjadi ketika energi ultrasound tidak terdistribusi secara presisi pada lapisan kulit yang tepat. Di usia 40+, kolagen memang mulai drop. Namun bila energi ultrasound tidak tepat sasaran, bukan hanya mengencangkan tetapi juga dapat memengaruhi volume wajah,” jelasnya.

Bukan Cuma Faktor Usia, Kombinasi Kolagen Turun dan Teknik Salah Picu Wajah Kempot (Dok. Istimewa)
Bukan Cuma Faktor Usia, Kombinasi Kolagen Turun dan Teknik Salah Picu Wajah Kempot (Dok. Istimewa)

Seiring bertambahnya usia, terutama setelah memasuki 40 tahun, tubuh secara alami mengalami penurunan produksi kolagen. Padahal, kolagen merupakan komponen penting yang menjaga kekenyalan, struktur, dan volume kulit. 

Ketika jumlahnya berkurang, kulit tidak hanya mengendur tetapi juga kehilangan “isi”, sehingga wajah terlihat lebih cekung. Menariknya, dr. Aldisa menggambarkan kolagen sebagai sesuatu yang “malas” untuk beregenerasi. Tanpa adanya stimulasi, kolagen tidak akan aktif memperbarui diri.

“Kolagen itu kalau enggak ada ‘luka’, dia enggak akan memperbarui diri. Bahkan dalam kondisi alami, bisa sampai belasan tahun tanpa regenerasi signifikan,” ujarnya.

Inilah mengapa stimulasi kolagen menjadi kunci dalam perawatan anti-aging. Namun, stimulasi tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan. 

baca juga

Ia menekankan adanya dua pendekatan utama yang perlu dikombinasikan, yaitu pemberian controlled injury melalui teknologi berbasis energi, serta penggunaan biostimulator untuk mendorong regenerasi dari dalam.

“Jadi, kita butuh dua cara untuk menstimulasi kolagen: satu dengan mesin yang memberikan injury terkontrol, dan satu lagi dengan biostimulator. Istilahnya hit and biostim,” jelasnya.

Selain faktor usia dan prosedur, gaya hidup juga berperan besar dalam mempercepat penurunan kualitas kolagen. Konsumsi gula berlebih, paparan sinar UV, polusi, hingga kurangnya asupan protein dapat memperburuk kondisi kulit.

“Kolagen itu butuh bahan bakar, yaitu protein. Tanpa itu, proses regenerasi tidak optimal. Kita bukan cuma bangun otot, tapi juga bangun kolagen,” tambahnya.

Bahkan, ia menyoroti pentingnya latihan kekuatan bagi wanita usia 40+, terutama menjelang menopause. Menurutnya, aktivitas seperti squat atau deadlift dapat membantu menjaga keseimbangan hormon yang berkontribusi pada kualitas kulit.

“Saya sering bilang ke pasien, skincare paling ‘canggih’ itu bukan cuma krim—tapi squat dan deadlift. Karena hormon yang mendukung kualitas kulit juga dipengaruhi oleh massa otot,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing

7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 12:20 WIB

Skincare Mahal tapi Kemasannya Bening? Hati-Hati Kandungannya Rusak Sebelum Dipakai

Skincare Mahal tapi Kemasannya Bening? Hati-Hati Kandungannya Rusak Sebelum Dipakai

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 14:38 WIB

5 Krim Kolagen untuk Atasi Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas, Bikin Kulit Kencang

5 Krim Kolagen untuk Atasi Penuaan Usia 40 Tahun ke Atas, Bikin Kulit Kencang

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 09:49 WIB

Terkini

Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Pulau Balaloho

Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Pulau Balaloho

Sulsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:14 WIB

Ratu Dewa Ungkap Alasan Pemkot Palembang Siapkan Perda dan Perwali Terkait LGBT

Ratu Dewa Ungkap Alasan Pemkot Palembang Siapkan Perda dan Perwali Terkait LGBT

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:12 WIB

'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans

'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:10 WIB

Baru 1 Tahun Ada 15 Kepala Daerah Kena OTT KPK, Ini Daftarnya!

Baru 1 Tahun Ada 15 Kepala Daerah Kena OTT KPK, Ini Daftarnya!

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:10 WIB

Rusuh Berakhir Pendukung Baku Hantam, Dua Anggota DPRD Riau Bakal Disanksi

Rusuh Berakhir Pendukung Baku Hantam, Dua Anggota DPRD Riau Bakal Disanksi

Riau | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:57 WIB

Penantang Vario 125 dari Yamaha Usung Fitur Canggih bak Moge

Penantang Vario 125 dari Yamaha Usung Fitur Canggih bak Moge

Otomotif | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:54 WIB

Lonjakan Eksplorasi Migas Jadi Momentum, Pospera Sumsel Ingatkan SKK Migas Soal Keadilan Energi

Lonjakan Eksplorasi Migas Jadi Momentum, Pospera Sumsel Ingatkan SKK Migas Soal Keadilan Energi

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:54 WIB

Nobar Piala Dunia Bareng BRI Sambil Buka Peluang Kolaborasi Bisnis

Nobar Piala Dunia Bareng BRI Sambil Buka Peluang Kolaborasi Bisnis

Bri | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:48 WIB

Bukan Sekadar CFD, Jembatan Ampera Disulap Jadi Panggung Kebaya dan Songket Palembang

Bukan Sekadar CFD, Jembatan Ampera Disulap Jadi Panggung Kebaya dan Songket Palembang

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:45 WIB

Rugi Rp1,5 Miliar! Tiga Kapal di Muara Angke Ludes Terbakar Akibat Korsleting

Rugi Rp1,5 Miliar! Tiga Kapal di Muara Angke Ludes Terbakar Akibat Korsleting

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 16:44 WIB

×