- Sosok Ustaz SAM terungkap sebagai Syekh Ahmad Al Misry dalam kasus dugaan pelecehan terhadap santri laki-laki.
- Kasus tersebut telah dilaporkan ke Bareskrim Polri dan kini diproses hukum.
- Hingga kini, Syekh Ahmad Al Misry belum muncul atau memberikan keterangan resmi terkait tuduhan tersebut.
Pelaku juga disebut menyalahgunakan narasi agama dengan mencatut nama tokoh agama untuk meyakinkan para korban.
"(Syekh Ahmad Al Misry berkata pada korban) 'Rasulullah saja melakukan hal ini dengan Ali bin Abi Thalib'," kata Ustaz Abi Makki sambil menahan tangis.
Kini, laporan tersebut telah dibawa ke ranah hukum, meski para korban disebut sempat mendapat ancaman dan tekanan agar tidak melanjutkan kasus.
Lalu, Syekh Ahmad Al Misry Sekarang di Mana?
Hingga saat ini, keberadaan Syekh Ahmad Al Misry masih menjadi tanda tanya di tengah publik. Hal ini lantaran yang bersangkutan belum juga muncul memberikan klarifikasi langsung sejak kasusnya kembali mencuat.
Berdasarkan informasi yang beredar, Syekh Ahmad Al Misry diduga berada di luar negeri, tepatnya di Mesir.
Dugaan ini diperkuat oleh pernyataan kuasa hukum korban yang menyebut pelaku belum bisa diperiksa karena berada di luar Indonesia.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Ustaz Abi Makki saat jumpa pers di kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis, 16 April 2026.
"Ustaz, mungkin kalau boleh tahu. Sekarang pelakunya sendiri ada di mana sih?" tanya salah satu wartawan saat sesi jumpa pers kemarin dilansir dari video TikTok Suara.com.
"Wallahu'alam. Tapi yang kami tahu, (pelaku) masih di Mesir dan sudah dilayangkan panggilan. Itu yang saya tahu," kata Ustaz Abi Makki.
Kasus yang menjeratnya sendiri sebenarnya sudah naik ke tahap penyidikan sejak awal 2026.
Namun, proses hukum dinilai terhambat karena pihak terlapor belum hadir untuk dimintai keterangan oleh penyidik.
Pihak korban bahkan mendorong aparat penegak hukum untuk bekerja sama dengan Interpol agar dapat menghadirkan Syekh Ahmad Al Misry ke Indonesia.
Langkah ini dianggap penting agar proses hukum berjalan lebih transparan dan memberikan kepastian bagi para korban.
Di sisi lain, kasus ini terus berkembang setelah pengakuan para korban kembali mencuat ke publik.
Hingga kini, publik masih menunggu kejelasan terkait keberadaan dan tanggapan resmi dari Syekh Ahmad Al Misry atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya.