Kronologi Penggelapan Uang Gereja Rp28 M, Eks Kepala Kas Bank BUMN Jadi Tersangka

Nur Khotimah

Minggu, 19 April 2026 | 10:53 WIB
Kronologi Penggelapan Uang Gereja Rp28 M, Eks Kepala Kas Bank BUMN Jadi Tersangka
Kronologi Kasus Penggelapan Uang Gereja Rp28 M oleh Eks Kepala Kas BNI

Suara.com - Kasus dugaan penggelapan dana jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, menjadi perhatian luas publik.

Perkara ini mencuat setelah aparat kepolisian menetapkan seorang mantan Kepala Kas bank BUMN berinisial AHF sebagai tersangka.

Nilai kerugian yang ditaksir mencapai Rp28 miliar tidak hanya menimbulkan persoalan hukum, tetapi juga berdampak besar terhadap kehidupan sosial dan ekonomi ribuan anggota koperasi gereja yang selama ini bergantung pada dana tersebut.

Lantas, bagaimana kronologi kasus penggelapan uang gereja senilai Rp28 miliar ini? Berikut ulasan lengkap duduk perkara kasus tersebut.

Kronologi Penggelapan Uang Gereja Rp28 M

Ilustrasi penangkapan mahasiswi ITB oleh polisi karena dugaan membuat meme jokowi prabowo ciuman. [Suara.com/Eko Faizin]
Ilustrasi penangkapan. [Suara.com/Eko Faizin]

Peristiwa ini bermula pada tahun 2019, ketika AHF menawarkan sebuah produk investasi kepada jemaat gereja yang disebut "Deposito Investment".

Dalam penawarannya, AHF menjanjikan keuntungan berupa bunga deposito yang cukup tinggi, yakni sekitar 7 hingga 8 persen, sesuai dengan harapan pihak gereja yang saat itu tengah mencari instrumen investasi untuk mengembangkan dana umat.

Sebagai Kepala Kas, AHF memang memiliki tugas untuk mencari nasabah yang bersedia menempatkan dananya di bank.

Dalam prosesnya, ia berhasil menjalin komunikasi dengan pengurus gereja, termasuk pihak Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara.

Kepercayaan pun terbangun, mengingat statusnya sebagai pegawai bank BUMN yang dianggap kredibel dan profesional.

Namun, di balik kepercayaan tersebut, diduga terjadi praktik manipulasi. Untuk meyakinkan pihak gereja, AHF disebut membuat dokumen palsu, seperti bilyet deposito dan surat pemberitahuan yang seolah-olah berasal dari pihak bank resmi.

Dokumen tersebut digunakan untuk melegitimasi investasi yang sebenarnya tidak pernah tercatat secara sah dalam sistem perbankan.

Dana yang dihimpun dari jemaat tidak dikumpulkan dalam satu waktu sekaligus. Berdasarkan hasil penyelidikan, jumlah tersebut bertambah secara bertahap dari tahun ke tahun.

Awalnya, dana yang diinvestasikan hanya sekitar Rp2 miliar, namun terus meningkat hingga mencapai total Rp28 miliar. Seluruh dana tersebut merupakan hasil tabungan jemaat selama puluhan tahun.

Bendahara Credit Union Paroki Aek Nabara, Suster Natalia Situmorang, mengungkapkan bahwa dana tersebut dikumpulkan selama kurang lebih 45 tahun.

Dana itu memiliki peran vital dalam mendukung berbagai kebutuhan anggota, mulai dari biaya pendidikan, layanan kesehatan, hingga bantuan kesejahteraan. Kehilangan dana tersebut tentu menjadi pukulan besar bagi komunitas gereja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fuji Jadi Korban Transfer Silang, Modus Penipuan Baru Admin Endorse

Fuji Jadi Korban Transfer Silang, Modus Penipuan Baru Admin Endorse

Your Say | Senin, 03 November 2025 | 18:22 WIB

Terungkap! Ini Modus 'Gali Lobang Tutup Lobang' yang Dipakai Admin untuk Tipu Fuji

Terungkap! Ini Modus 'Gali Lobang Tutup Lobang' yang Dipakai Admin untuk Tipu Fuji

Entertainment | Minggu, 02 November 2025 | 21:00 WIB

5 Fakta Penahanan Direktur Mecimapro, Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Dana Konser TWICE

5 Fakta Penahanan Direktur Mecimapro, Jadi Tersangka Kasus Penggelapan Dana Konser TWICE

Lifestyle | Jum'at, 31 Oktober 2025 | 17:38 WIB

Terkini

Berapa Lama Menumbuhkan Rambut Pakai Minyak Kemiri? Ini Penjelasan dan Faktanya

Berapa Lama Menumbuhkan Rambut Pakai Minyak Kemiri? Ini Penjelasan dan Faktanya

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:05 WIB

4 Sepatu Lokal Aerostreet Paling Laris di Shopee, Cek Review dan Harganya

4 Sepatu Lokal Aerostreet Paling Laris di Shopee, Cek Review dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:49 WIB

Nanik S Deyang Lulusan Mana? Ini Pendidikan Kepala BGN yang Baru

Nanik S Deyang Lulusan Mana? Ini Pendidikan Kepala BGN yang Baru

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:20 WIB

Cuma Pakai Skincare, Ini Cara Mudah Punya Glass Skin Tanpa Perlu Antre di Klinik

Cuma Pakai Skincare, Ini Cara Mudah Punya Glass Skin Tanpa Perlu Antre di Klinik

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:37 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Juni 2026, Ini Alasan dan Tipsnya

4 Zodiak yang Diprediksi Kurang Beruntung pada Juni 2026, Ini Alasan dan Tipsnya

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB

Sepatu On Running Lagi Diskon 30 Persen di Planet Sports, Ini 4 Model yang Layak Dilirik

Sepatu On Running Lagi Diskon 30 Persen di Planet Sports, Ini 4 Model yang Layak Dilirik

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:21 WIB

95 Persen Mahasiswa Pakai AI, Kampus Dituntut Jaga Daya Analitis Mahasiswa

95 Persen Mahasiswa Pakai AI, Kampus Dituntut Jaga Daya Analitis Mahasiswa

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:00 WIB

Rahasia Wajah Awet Muda Tanpa Perubahan Drastis, Biostimulator Kolagen Jadi Tren Kecantikan Baru

Rahasia Wajah Awet Muda Tanpa Perubahan Drastis, Biostimulator Kolagen Jadi Tren Kecantikan Baru

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:36 WIB

6 Rekomendasi Facial Wash untuk Mencerahkan Wajah, Tidak Bikin Kulit Kering dan Ketarik

6 Rekomendasi Facial Wash untuk Mencerahkan Wajah, Tidak Bikin Kulit Kering dan Ketarik

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:35 WIB

5 Parfum Saff & Co yang Wanginya Mewah ala Brand Kelas Dunia dan Lebih Terjangkau

5 Parfum Saff & Co yang Wanginya Mewah ala Brand Kelas Dunia dan Lebih Terjangkau

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:28 WIB