4 Ciri-Ciri Siomay yang Pakai Ikan Sapu-Sapu, dari Aroma hingga Harga

Yasinta Rahmawati

Selasa, 21 April 2026 | 11:08 WIB
4 Ciri-Ciri Siomay yang Pakai Ikan Sapu-Sapu, dari Aroma hingga Harga
Ilustrasi - Ciri-ciri siomay yang pakai ikan sapu-sapu. (Pexels)

Suara.com - Kabar mengenai penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan untuk siomay yang beredar di masyarakat bukanlah hal baru.

Bagi sebagian orang, hal tersebut tidak menjadi masalah. Namun ada baiknya kita mengenali ciri siomay yang pakai ikan sapu-sapu, dan menyadari apa dampaknya pada konsumsi jangka panjang.

Isu mengenai penggunaan ikan sapu-sapu ini kembali mengemuka setelah gencarnya seorang TikToker dalam membasmi ikan invasif tersebut.

Hal ini menginspirasi banyak orang dan bahkan pemerintah untuk menggalakkan pembasmian ikan ini, demi mempertahankan ekosistem air yang lebih sehat dan seimbang.

Ciri-Ciri Siomay yang Pakai Ikan Sapu-Sapu

Ada beberapa ciri utama yang bisa dicermati ketika siomay yang disajikan menggunakan bahan utama daging ikan sapu-sapu. Beberapa ciri yang bisa diperhatikan adalah sebagai berikut.

1. Aroma yang Menyengat

Siomay yang menggunakan ikan segar memiliki aroma yang ringan dan gurih. Ikan yang biasa dijadikan bahan baku adalah ikan tenggiri.

Sementara itu ketika penggunaan daging ikan sapu-sapu, aromanya akan menjadi amis, tajam, tidak sedap, dan terasa mengganggu.

2. Warna Siomay Kusam

baca juga

Ciri berikutnya adalah warna dari siomay yang kusam dan gelap. Daging ikan sapu-sapu sering tampak lebih gelap, kusam, dan tidak segar. Sementara siomay dengan bahan baku berkualitas memiliki warna putih bersih atau abu-abu muda.

3. Teksturnya Keras

Jika siomay yang dimakan memiliki tekstur yang keras atau terasa aneh, bisa jadi hal ini tanda bahwa siomay tersebut menggunakan bahan baku daging ikan sapu-sapu.

Pada siomay yang berkualitas, teksturnya akan terasa kenyal dan lembut ketika digigit.

4. Harga yang Terlalu Murah

Pada dasarnya siomay memang adalah makanan ringan yang bisa ditemukan di berbagai tempat, mulai dari pedagang kaki lima hingga ke restoran. Namun ketika harganya terlalu murah, bisa jadi itu adalah indikasi bahwa siomay dibuat tidak dengan bahan yang berkualitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penguburan Sapu-sapu di Jakarta Dikritik MUI, Ini Kata Gubernur Pramono

Penguburan Sapu-sapu di Jakarta Dikritik MUI, Ini Kata Gubernur Pramono

Video | Senin, 20 April 2026 | 20:25 WIB

Marak Isu Siomay Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Begini Langkah Tegas Pemprov DKI!

Marak Isu Siomay Ikan Sapu-Sapu di Jakarta, Begini Langkah Tegas Pemprov DKI!

News | Senin, 20 April 2026 | 18:49 WIB

Viral Pemusnahan Ikan Sapu-sapu di Jakarta, Bolehkah Mengubur Hewan Hidup-hidup Menurut Islam?

Viral Pemusnahan Ikan Sapu-sapu di Jakarta, Bolehkah Mengubur Hewan Hidup-hidup Menurut Islam?

News | Senin, 20 April 2026 | 15:40 WIB

Dimusnahkan Pemprov Jakarta, Memangnya Apa Dampak Buruk Ikan Sapu-Sapu Bagi Lingkungan?

Dimusnahkan Pemprov Jakarta, Memangnya Apa Dampak Buruk Ikan Sapu-Sapu Bagi Lingkungan?

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 13:04 WIB

Terkini

Kerugian Karhutla Bisa Capai Ratusan Triliun, Pakar Ingatkan Dampaknya Berlangsung Puluhan Tahun

Kerugian Karhutla Bisa Capai Ratusan Triliun, Pakar Ingatkan Dampaknya Berlangsung Puluhan Tahun

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Kapolri dan Menkomdigi Bahas Kejahatan Digital, dari Judi Online hingga Pencurian Data

Kapolri dan Menkomdigi Bahas Kejahatan Digital, dari Judi Online hingga Pencurian Data

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Bagaimana Cara Reapply Sunscreen di Atas Makeup?

Bagaimana Cara Reapply Sunscreen di Atas Makeup?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Singapura Bikin Undang-Undang Asap Kebakaran Hutan Lintas Batas, Mau Sikat Perusahaan Perusak Alam

Singapura Bikin Undang-Undang Asap Kebakaran Hutan Lintas Batas, Mau Sikat Perusahaan Perusak Alam

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Kabar Terbaru Kevin Diks Usai Absen karena Masalah Pribadi, Pelatih Gladbach Buka Suara

Kabar Terbaru Kevin Diks Usai Absen karena Masalah Pribadi, Pelatih Gladbach Buka Suara

Bola | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:13 WIB

Lewat ASCOPE ke-51, Pertamina Tekankan Pentingnya Kolaborasi Energi di ASEAN

Lewat ASCOPE ke-51, Pertamina Tekankan Pentingnya Kolaborasi Energi di ASEAN

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:13 WIB

Meutya Hafid Gandeng Polri Perangi Judi Online hingga Penipuan Digital

Meutya Hafid Gandeng Polri Perangi Judi Online hingga Penipuan Digital

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Dari Cegil hingga Rizz: Fenomena Algoritma Medsos Mengubah Gaya Bahasa Gen Z

Dari Cegil hingga Rizz: Fenomena Algoritma Medsos Mengubah Gaya Bahasa Gen Z

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Pilar Penting Bangsa, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pemerintah Perkuat Kelembagaan Pesantren

Pilar Penting Bangsa, Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pemerintah Perkuat Kelembagaan Pesantren

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:04 WIB

Mugiyanto Ungkap Data HAM yang Bakal Dibuka ke Publik, dari Desa Sadar HAM hingga Pengaduan Warga

Mugiyanto Ungkap Data HAM yang Bakal Dibuka ke Publik, dari Desa Sadar HAM hingga Pengaduan Warga

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01 WIB

×