Berhenti Menunggu Sempurna! Ini Alasan Mengapa 'Overthinking' Adalah Musuh Terbesar Karier Gen Z

M. Reza Sulaiman

Selasa, 28 April 2026 | 12:15 WIB
Berhenti Menunggu Sempurna! Ini Alasan Mengapa 'Overthinking' Adalah Musuh Terbesar Karier Gen Z
Ilustrasi Overthinking (Unsplash/Vitaly Gariev)
baca 10 detik
  • Penelitian Asana 2026 mengungkapkan 78 persen Gen Z di Indonesia mengalami imposter syndrome yang menghambat produktivitas mereka.
  • Sebanyak 176 ribu mahasiswa bergabung dalam Novo Club Batch 4 pada 25 April 2026 untuk melawan keraguan.
  • Ekosistem kolaboratif dari ParagonCorp ini berhasil mendorong mahasiswa menciptakan lebih dari 260 proyek inovatif di berbagai daerah.

Suara.com - Di era di mana informasi mengalir deras melalui media sosial, Generasi Z (Gen Z) sering kali terperangkap dalam ekspektasi yang tidak realistis. Fenomena imposter syndrome atau keraguan akut terhadap kemampuan diri sendiri kian menjamur. Berdasarkan laporan penelitian Anatomy of Work dari Asana pada awal 2026, lebih dari tiga perempat atau sekitar 78 persen Gen Z melaporkan pernah bergulat dengan perasaan imposter syndrome. Perasaan takut gagal inilah yang sering kali membuat anak muda lumpuh dalam bertindak, memilih menunggu segalanya terasa "sempurna" sebelum berani mengambil langkah pertama.

Namun, sebuah gebrakan masif yang terjadi pada hari Sabtu (25/4/2026) membuktikan bahwa narasi keraguan tersebut perlahan mulai dipatahkan. Lebih dari 176 ribu mahasiswa dari berbagai kawasan di Indonesia Barat hingga Timur memutuskan untuk menembus batasan keraguan mereka dengan bergabung dalam Novo Club.

Memasuki angkatan keempatnya pada April 2026, ekosistem nasional yang diinisiasi oleh ParagonCorp sejak 2023 ini hadir bukan sekadar sebagai program pelatihan. Novo Club menjadi ruang kolaboratif yang menantang para pemuda untuk menjadi changemakers atau pembawa perubahan di daerahnya masing-masing.

Mendobrak Budaya Overthinking

Narasi mengenai pentingnya mendobrak budaya overthinking ini ditekankan dengan tajam oleh Salman Subakat, CEO Paragon Nurhayati Subakat Entrepreneurship Institute (NSEI). Dalam acara Welcoming Novo Club Batch 4 yang mengusung semangat “Berani Berinovasi, Berdampak Tanpa Batas”, Salman memberikan refleksi yang menampar kebiasaan kaum muda yang kerap menunda aksi.

"Masa muda bukan masa untuk menunggu. Masa muda adalah masa untuk mulai. Mulai mencoba. Mulai belajar. Mulai menentukan arah hidup," pesan Salman.

Ia mengingatkan para mahasiswa bahwa kesempurnaan hanyalah ilusi yang menghambat kemajuan. "Banyak perubahan besar di dunia ini tidak dimulai dari orang yang paling siap, tetapi dari mereka yang cukup berani untuk melangkah. Jangan tunggu sempurna untuk memulai. Karena semua orang hebat hari ini pernah berada di titik yang sama: belum siap, tapi tetap melangkah," tambahnya dengan tegas.

Keberanian di Tengah Ketidakpastian

Tentu saja, melangkah di tengah ketidakpastian bukanlah hal yang mudah. Namun, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., yang turut hadir dan mengapresiasi ekosistem ini, menegaskan bahwa keberanian adalah kunci.

baca juga

“Yang kita siapkan hari ini bagaimana cara berpikirnya, nilai yang dipegang, keberanian yang dimiliki untuk menghadapi masa depan yang penuh dengan ketidakpastian," ujar Prof. Brian. Menurutnya, acara hibrida tersebut merupakan titik temu yang sangat krusial. "Di sinilah ilmu pengetahuan, kepemimpinan, pengalaman dan keberanian itu bertemu. Di sinilah gagasan diuji, nilai dibentuk, dan generasi masa depan Indonesia akan menemukan arah perannya.”

Dampak Nyata yang Berkelanjutan

Mengubah keraguan menjadi dampak nyata tentu tidak bisa dilakukan secara instan. Menyadari hal tersebut, Novo Club dirancang sebagai perjalanan pengembangan komprehensif selama 1,5 tahun. Mahasiswa tidak hanya dicekoki teori, tetapi didorong untuk membangun inisiatif dan menjalankan proyek kolaboratif di komunitasnya.

Pendekatan ini terbukti sukses dengan lahirnya lebih dari 260 program dan kegiatan yang diinisiasi langsung oleh mahasiswa di berbagai daerah. Dilengkapi dengan fase alumni empowerment untuk membuka jejaring profesional dan peluang karier, inisiatif ini memastikan bahwa keberanian yang dimulai hari ini akan terus hidup. ParagonCorp berharap, ke depannya semakin banyak anak muda yang sadar bahwa ide sehebat apa pun tidak akan mengubah Indonesia jika tidak dibarengi dengan keberanian untuk mengeksekusinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:58 WIB

Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti

Di Balik Stabilitas Metropolitan Land: Strategi Cerdas Diversifikasi Bisnis Properti

Video | Senin, 27 April 2026 | 21:45 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Dari Cemas Jadi Percaya Diri, Perjalanan Ibu di Era Gen Z Berubah

Dari Cemas Jadi Percaya Diri, Perjalanan Ibu di Era Gen Z Berubah

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 09:06 WIB

Generasi Z dan Ilusi Kesuksesan Modern: Jabatan Masih Relevan Nggak Sih?

Generasi Z dan Ilusi Kesuksesan Modern: Jabatan Masih Relevan Nggak Sih?

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 08:05 WIB

Gen Z Ternyata Penyelamat Literasi? Membongkar Paradoks di Balik Tren Membaca Saat Ini

Gen Z Ternyata Penyelamat Literasi? Membongkar Paradoks di Balik Tren Membaca Saat Ini

Your Say | Kamis, 23 April 2026 | 16:37 WIB

Terkini

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

×