5 Tanaman yang Tidak Boleh Ditanam di Depan Rumah Menurut Fengshui

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 25 Mei 2026 | 17:41 WIB
5 Tanaman yang Tidak Boleh Ditanam di Depan Rumah Menurut Fengshui
Ilustrasi tanaman kaktus (Freepik)
baca 10 detik
  • Prinsip Fengshui menyatakan bahwa tanaman tertentu di pintu depan rumah memengaruhi aliran energi.
  • Tanaman seperti kaktus, bonsai, pohon kamboja, kapas, serta pohon buah tertentu dianggap dapat menghambat aliran energi positif.
  • Penempatan tanaman yang tidak tepat berisiko mendatangkan energi negatif, kesialan, hingga menghambat rezeki.

Suara.com - Fengshui menekankan pentingnya aliran Chi positif di sekitar rumah. Pintu depan sebagai "mulut Chi" menjadi titik krusial; tanaman di sana harus mendukung harmoni, bukan menghambat.

Tanaman yang salah bisa menciptakan energi tajam (Sha Chi) atau simbol kesialan, sehingga rezeki dan kesehatan keluarga terganggu.

Memilih tanaman untuk ditanam di depan rumah bukan sekadar estetika, melainkan investasi energi. Beberapa jenis justru dihindari karena duri, bentuk, atau makna budaya yang membawa pengaruh negatif.

Berikut lima tanaman yang sebaiknya tidak ditanam tepat di depan rumah menurut prinsip Fengshui.

1. Kaktus dan Tanaman Berduri Lain

Tanaman berduri, seperti kaktus dan mawar liar atau bougainvillea dianggap memancarkan Sha Chi karena ujung tajamnya.

Energi ini seperti "panah beracun" yang dapat memicu konflik, stres, dan menghalangi peluang masuk ke rumah. Lebih baik letakkan di sisi belakang atau area proteksi, bukan gerbang utama.

2. Pohon Kapas atau Tanaman yang Mudah Layu

Pohon kapas menghasilkan serat yang beterbangan, melambangkan kekacauan dan kemiskinan menurut beberapa pandangan Vastu dan Feng Shui.

baca juga

Sementara itu, tanaman yang sering layu atau mati membawa energi kematian dan depresi. Selalu prioritaskan tanaman sehat dengan daun bulat dan lembut untuk mendukung Chi positif.

3. Bonsai

Meski indah, bonsai melambangkan pertumbuhan yang terhambat. Feng Shui memandangnya sebagai simbol pembatasan rezeki dan potensi keluarga.

Meletakkan tanaman bonsai di depan rumah dikhawatirkan membawa pengaruh serupa, yaitu kehidupan yang tidak berkembang maksimal dan peluang yang terbatas

4. Pohon Kamboja (Frangipani)

Di Indonesia, pohon kamboja sering dikaitkan dengan suasana pemakaman dan kematian. Menurut Feng Shui, kehadirannya di depan rumah membawa energi Yin berlebih yang melambangkan kesedihan dan stagnasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Warna Dompet Penarik Rezeki Menurut Fengshui dan Maknanya

7 Warna Dompet Penarik Rezeki Menurut Fengshui dan Maknanya

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2026 | 14:05 WIB

6 Warna Cat Tembok yang Harus Dihindari Menurut Fengshui, Bisa Bawa Energi Negatif?

6 Warna Cat Tembok yang Harus Dihindari Menurut Fengshui, Bisa Bawa Energi Negatif?

Lifestyle | Jum'at, 22 Mei 2026 | 08:01 WIB

Rezeki Anti Seret, Ini Ciri-ciri Tangga Rumah Pembawa Hoki Menurut Fengshui

Rezeki Anti Seret, Ini Ciri-ciri Tangga Rumah Pembawa Hoki Menurut Fengshui

Lifestyle | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Siswa di Asahan Diduga Keracunan MBG dari SPPG Polres Asahan, Kapolda Didesak Turun Tangan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

×