Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya

Bangun Santoso

Selasa, 15 September 2026 | 14:08 WIB
Asap Karhutla Disebut Meluas hingga ke Vietnam, Kemenhut Cek Asal Sumbernya
Personel Manggala Agni Daops Sumatera XIV-Banyuasin dibantu helikopter Black Hawk VH-UHG milik BNPB melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/tom]
baca 10 detik
  • Kementerian Kehutanan belum memastikan kebenaran informasi asap kebakaran hutan Indonesia yang disebut meluas sampai ke Vietnam.
  • Pemerintah bersama berbagai instansi tetap memprioritaskan penanganan kebakaran di dalam negeri melalui operasi modifikasi cuaca.
  • Kementerian Kehutanan akan mengevaluasi kejadian tersebut dan menyiapkan penegakan hukum bagi pihak yang sengaja melakukan pembakaran.

Suara.com - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) belum memastikan kebenaran informasi asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Indonesia yang disebut meluas hingga Vietnam. Pemerintah akan mengecek kembali data tersebut untuk memastikan apakah asap itu berasal dari Indonesia atau negara lain.

Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan Kemenhut Dyah Murtiningsih menyatakan perlu pendalaman sebelum memastikan asal asap yang dilaporkan mencapai negara tetangga itu.

"Kita akan cek kembali apakah data itu (asap karhutla sampai Vietnam) benar dari Indonesia atau tidak, nanti akan kita cek. Karena tidak hanya Indonesia yang mengalami kebakaran sebenarnya, terjadi di negara-negara yang lain juga," kata Dyah ditemui di UGM, Selasa (15/9/2026).

Dyah menilai informasi tersebut perlu didalami agar tidak langsung menjadi isu yang dibesar-besarkan tanpa kepastian sumber. Di sisi lain pemerintah, tetap memprioritaskan penanganan kebakaran yang terjadi di dalam negeri.

Menurut Dyah, Kemenhut bersama Kepolisian, BNPB, TNI, dan Polri masih melakukan penanganan karhutla. Upaya pengendalian juga dilakukan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC).

"Sebenarnya pengendalian sudah dilakukan melalui OMC, tetapi OMC ini kalau kita bicara melalui hujan buatan, tetapi OMC ini juga tergantung dari kondisi iklimnya," tandasnya.

Kemenhut menyatakan penanganan karhutla tidak dapat dibebankan hanya kepada satu institusi. Pemerintah daerah, pemerintah pusat, masyarakat, dan institusi terkait diminta terlibat dalam mencegah kebakaran meluas.

Selain penanganan kebakaran, Kemenhut juga akan mengevaluasi kejadian karhutla dan menyiapkan penegakan hukum terhadap pihak yang sengaja melakukan pembakaran. Langkah tersebut menyasar masyarakat maupun perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan.

"Nah, tentu saja kami juga akan melakukan evaluasi dan juga akan melakukan penegakan hukum bagi mereka-mereka baik itu masyarakat, baik itu perusahaan yang memang sengaja melakukan, terutama yang sengaja melakukan kebakaran hutan itu terjadi," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

Habitat Terdampak Karhutla, Gajah Sumatra Makin Menderita dan Terancam Punah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:38 WIB

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB

Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap

Hendak Bantu Tangani Karhutla, 3 Chinook Jepang Justru Terkendala Kabut Asap

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:37 WIB

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

Asap Karhutla Kalimantan Terbawa Angin, Kualitas Udara Seluruh Singapura Tak Sehat

News | Selasa, 15 September 2026 | 08:48 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla

Usai Gibran Tengok Orangutan, Aktivis Minta Langkah Konkret Lindungi Habitat Satwa dari Karhutla

News | Senin, 14 September 2026 | 16:22 WIB

Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?

Karhutla Jadi Sorotan Dunia, Mengapa Respons Pemerintah Masih Santai?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:10 WIB

Terkini

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

Karier di Indonesia Berujung Pidana, Influencer Malaysia Aisar Khaled Terancam 15 Tahun Penjara

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Tren Mobil Ramah Lingkungan Meningkat Innova Zenix Hybrid Cari Favorit Warga Jateng DIY

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 14:05 WIB

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Konser BTS Geser Jadwal Timnas Indonesia ke Laga Tandang November 2026

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 14:04 WIB

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

Golkar dan PKS Sepakat Dorong Ambang Batas Parlemen Jadi 5 Persen

News | Selasa, 15 September 2026 | 14:02 WIB

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 14:00 WIB

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

'Silakan Proses Hukum', Respons Golkar Usai Fahd A Rafiq Terjaring OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Kabur Usai Ditangkap, Polisi Tembak Pelaku Begal Sadis di Medan

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:58 WIB

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Keuangan INKA Jebol, Ekuitas Negatif Hingga Rugi Capai Rp670 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

Apakah Anak Kecil Wajib Pakai? Ini Rekomendasi Helm Anak SNI Motif Lucu Mulai Rp100 Ribuan

Apakah Anak Kecil Wajib Pakai? Ini Rekomendasi Helm Anak SNI Motif Lucu Mulai Rp100 Ribuan

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:55 WIB

Kasus HGB Bogor: KPK Amankan 17 Orang dalam OTT, Ada Pejabat hingga Politisi

Kasus HGB Bogor: KPK Amankan 17 Orang dalam OTT, Ada Pejabat hingga Politisi

Video | Selasa, 15 September 2026 | 13:54 WIB

×