Rin Culinary Art, Fine Dining dengan Sentuhan Jepang dan Bahan Lokal Indonesia

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 27 Mei 2026 | 13:38 WIB
Rin Culinary Art, Fine Dining dengan Sentuhan Jepang dan Bahan Lokal Indonesia
Bersantap di Rin Cullinary Art. (Dok. ist)
  • Chef Yohhei Sasaki dan Ken Kuwako membuka Rin Culinary Art di Kebayoran Baru, Jakarta, dengan konsep fine dining.
  • Restoran ini menyajikan perpaduan teknik memasak Jepang dan Italia yang diintegrasikan dengan kekayaan bahan lokal Indonesia.
  • Rin Culinary Art menawarkan pengalaman bersantap artistik melalui metode omakase serta penyajian unik berupa konsep tea pairing.

Suara.com - Jakarta kembali kedatangan destinasi kuliner baru untuk pencinta fine dining. Berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rin Culinary Art hadir membawa pengalaman bersantap yang memadukan presisi kuliner Jepang, teknik Italia, dan kekayaan bahan lokal Indonesia dalam konsep yang intimate dan artistik.

Restoran ini didirikan oleh Chef Yohhei Sasaki bersama General Manager Ken Kuwako. Keduanya menghadirkan konsep culinary art studio yang tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga pengalaman multisensori lewat presentasi hidangan, atmosfer ruang, hingga interaksi personal dengan tamu.

Nama “Rin” sendiri terinspirasi dari filosofi estetika Jepang. Salah satu kanji “Rin” merepresentasikan keanggunan, ketenangan, dan karakter refined. Filosofi tersebut menjadi dasar pendekatan Rin Culinary Art dalam menyajikan pengalaman dining yang elegan sekaligus hangat.

Chef Yohhei Sasaki dan General Manager Ken Kuwako (Suara.com/Vania)
Chef Yohhei Sasaki dan General Manager Ken Kuwako (Suara.com/Vania)

Chef Yohhei Sasaki bukan nama baru di dunia kuliner internasional. Ia memiliki pengalaman bekerja di sejumlah restoran Michelin-Starred di Italia seperti Arnolfo dan Da Vittorio, serta restoran Michelin-Selected di Singapura seperti Il Cielo dan La D’Oro.

Melalui Rin Culinary Art, Sasaki membawa pendekatan Itameshi, gaya memasak yang memadukan harmoni teknik Jepang dan Italia, namun kali ini diperkaya dengan karakter bahan-bahan Indonesia.

Menurut Sasaki, Indonesia memiliki kekayaan bahan pangan dengan rasa dan karakter yang kuat untuk diangkat ke level gastronomi modern.

Ia menjelaskan bahwa bahan lokal Indonesia tidak hanya menarik dari sisi rasa, tetapi juga memiliki cerita dan identitas yang khas. Karena itu, Rin mencoba menghadirkannya dalam ekspresi yang lebih refined tanpa menghilangkan akar asal-usulnya.

Artistic plating makanan pembuka ala Rin Culinary Art. (Suara.com/Vania)
Artistic plating makanan pembuka ala Rin Culinary Art. (Suara.com/Vania)

Beragam bahan lokal digunakan dalam menu di Rin Culinary Art, mulai dari hasil laut Indonesia, rempah-rempah aromatik, hingga sayuran musiman. Beberapa bahan yang diolah di antaranya jantung pisang, sweet potato, breadfruit, serai, hingga kluwek.

Semua elemen tersebut dikurasi secara detail untuk menghasilkan sajian yang elegan, ekspresif, sekaligus meninggalkan kesan emosional bagi tamu.

Tak hanya makanan, pengalaman bersantap di Rin juga diperkuat lewat konsep tea pairing yang menjadi salah satu daya tarik utama mereka.

Berbeda dari pairing pada umumnya yang identik dengan wine, Rin menghadirkan racikan teh spesial yang dirancang khusus untuk menemani setiap sajian omakase. Tea pairing ini dibuat untuk memperkuat karakter rasa hidangan sekaligus menciptakan pengalaman bersantap yang lebih immersive.

General Manager Rin Culinary Art, Ken Kuwako, menjelaskan bahwa teh yang digunakan bukan sekadar teh biasa, melainkan special blend dengan karakter rasa berbeda di setiap sajian.

Tea pairing untuk menemani hidangan. (Suara.com/Vania)
Tea pairing untuk menemani hidangan. (Suara.com/Vania)

Mulai dari teh dengan aroma floral ringan untuk menu pembuka, hingga racikan dengan earthy notes dan rasa lebih kompleks untuk mendampingi hidangan utama, seluruh pairing dirancang agar mampu menonjolkan detail rasa dari tiap menu yang disajikan Chef Sasaki.

Menurut Ken, konsep tersebut juga menjadi bagian dari upaya Rin menghadirkan fine dining yang lebih personal, hangat, dan relevan untuk penikmat kuliner modern.

Konsep itu turut tercermin dari gaya omakase-style interaction, artistic plating, hingga desain interior restoran yang dibuat intimate agar tamu dapat menikmati pengalaman bersantap secara lebih dekat dan emosional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!

Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!

Entertainment | Senin, 18 Mei 2026 | 15:15 WIB

CCTV Terlanjur Disebar, Turis Malaysia Bongkar Kronologi Usai Dituding Tak Bayar Makan di Pagi Sore

CCTV Terlanjur Disebar, Turis Malaysia Bongkar Kronologi Usai Dituding Tak Bayar Makan di Pagi Sore

Entertainment | Senin, 18 Mei 2026 | 14:41 WIB

Chef Arnold Keluhkan Harga Daging Impor Naik Imbas Dollar, Disindir Buat Protes ke Gibran

Chef Arnold Keluhkan Harga Daging Impor Naik Imbas Dollar, Disindir Buat Protes ke Gibran

Entertainment | Senin, 18 Mei 2026 | 08:38 WIB

Terkini

Daging Kurban Jangan Langsung Masuk Kulkas, Ini Cara Simpan yang Benar Agar Tak Alot

Daging Kurban Jangan Langsung Masuk Kulkas, Ini Cara Simpan yang Benar Agar Tak Alot

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:43 WIB

6 Resep Olahan Daging Kurban Selain Sate, Cocok Dimakan Saat Cuaca Panas

6 Resep Olahan Daging Kurban Selain Sate, Cocok Dimakan Saat Cuaca Panas

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:40 WIB

7 Minuman Sehat dan Segar untuk Pendamping Sate Olahan Daging Kurban

7 Minuman Sehat dan Segar untuk Pendamping Sate Olahan Daging Kurban

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:35 WIB

Berapa Harga Sapi Jumbo yang Dibeli Raffi Ahmad dari Irfan Hakim?

Berapa Harga Sapi Jumbo yang Dibeli Raffi Ahmad dari Irfan Hakim?

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:15 WIB

Bibir Terlihat Hitam dan Pecah-Pecah? Ini 5 Kesalahan Pakai Lipstik yang Perlu Dihindari

Bibir Terlihat Hitam dan Pecah-Pecah? Ini 5 Kesalahan Pakai Lipstik yang Perlu Dihindari

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:43 WIB

Bukan Sekadar Nongkrong, Networking Santai Kini Jadi Cara Baru Anak Muda Upgrade Diri

Bukan Sekadar Nongkrong, Networking Santai Kini Jadi Cara Baru Anak Muda Upgrade Diri

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:51 WIB

Masakan Jadi Sedap, Ini 5 Tips Mengolah Daging Kambing agar Tidak Bau Prengus

Masakan Jadi Sedap, Ini 5 Tips Mengolah Daging Kambing agar Tidak Bau Prengus

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:27 WIB

Apa Efek Banyak Makan Daging Kurban? Ini Risiko yang Bisa Dihindari

Apa Efek Banyak Makan Daging Kurban? Ini Risiko yang Bisa Dihindari

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Aman Dikonsumsi

5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas, Tetap Awet dan Aman Dikonsumsi

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:55 WIB

Hitung-hitungan Anggaran Sapi Kurban Prabowo Rp100 M dari APBN, Per Ekor Tembus Rp91 Juta?

Hitung-hitungan Anggaran Sapi Kurban Prabowo Rp100 M dari APBN, Per Ekor Tembus Rp91 Juta?

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:55 WIB