- Sinar UVA mampu menembus kaca jendela dan menyebabkan penuaan dini serta flek hitam pada kulit di dalam ruangan.
- Paparan sinar biru dari layar perangkat elektronik dapat memicu stres oksidatif yang merusak elastisitas serta pigmentasi kulit wajah.
- Penggunaan sunscreen secara konsisten di dalam ruangan berfungsi melindungi skin barrier dan mencegah munculnya noda hitam permanen.
Suara.com - Banyak orang beranggapan bahwa sunscreen cukup digunakan saat berada di luar ruangan.
Akibatnya, saat sedang bekerja dari rumah (Work From Home), bersantai di hari libur, atau sepanjang hari berada di dalam kantor, kita sering kali mengabaikan penggunaan sunscreen.
Namun, pernahkah Anda merasa kulit tetap kusam atau muncul flek hitam baru padahal jarang terkena matahari?
Jika iya, jawabannya mungkin terletak pada kebiasaan Anda yang melewatkan sunscreen di dalam ruangan.
Lantas, secara medis dan praktis, apakah di dalam ruangan benar-benar perlu pakai sunscreen? Mari kita bedah alasannya berdasarkan penjelasan para ahli dermatologi.
1. Sinar UVA Bisa Menembus Kaca Jendela
Banyak yang belum menyadari bahwa sinar matahari terdiri dari dua jenis sinar ultraviolet utama yang merusak kulit: UVB dan UVA.
Sinar UVB yang menyebabkan kulit terbakar atau sunburn memang biasanya terhalang oleh kaca jendela.
Namun, sinar UVA (Ultraviolet A) adalah cerita yang berbeda. Sinar UVA memiliki gelombang yang lebih panjang sehingga mampu menembus awan dan kaca jendela rumah atau kantor Anda.
Berbeda dengan UVB yang efeknya langsung terlihat (gosong), UVA bekerja secara perlahan namun merusak lapisan dermis kulit.
Inilah penyebab utama penuaan dini (photoaging), kerutan, dan flek hitam.
Jadi, selama ruangan Anda memiliki jendela atau akses cahaya alami, kulit Anda tetap terpapar risiko UVA.
2. Bahaya Blue Light dari Gadget dan Laptop
Memasuki pertengahan tahun 2026, penggunaan gadget dengan layar resolusi tinggi semakin masif.
Tahukah Anda bahwa layar smartphone, laptop, dan lampu LED memancarkan Blue Light atau High Energy Visible (HEV) Light?
Penelitian menunjukkan bahwa paparan blue light dalam jangka panjang dapat memicu stres oksidatif pada kulit.
Hal ini menyebabkan kulit kehilangan elastisitas dan memperparah hiperpigmentasi, terutama bagi mereka yang memiliki jenis kulit rentan flek hitam.
Menggunakan sunscreen yang mengandung antioksidan atau bahan seperti zinc oxide dapat memberikan lapisan proteksi tambahan dari paparan layar gadget Anda.
3. Menjaga Konsistensi "Skin Barrier"
Skincare bukanlah tentang hasil instan, melainkan investasi dan konsistensi.
Melewatkan sunscreen hanya karena merasa "aman" di dalam rumah dapat memutus rantai perlindungan kulit.
Dengan tetap memakai sunscreen, Anda menjaga skin barrier tetap kuat dan memastikan produk skincare lain (seperti serum vitamin C
atau retinol) bekerja maksimal tanpa diganggu oleh kerusakan akibat UV laten.
4. Pencegahan Munculnya Flek Hitam di Usia Matang
Bagi individu di usia 40 tahun ke atas, produksi kolagen alami mulai menurun.
Paparan sinar matahari sekecil apa pun, termasuk yang masuk melalui celah jendela, akan mempercepat munculnya lentigo atau noda hitam yang sulit dihilangkan.
Menggunakan sunscreen di dalam ruangan adalah langkah pencegahan termurah dan paling efektif dibandingkan melakukan perawatan laser di kemudian hari.
Meski di dalam ruangan, ahli dermatologi tetap menyarankan untuk melakukan re-apply, terutama jika Anda duduk di dekat jendela atau bekerja di depan layar komputer dalam waktu lama.
Jika Anda menggunakan makeup, Anda bisa menggunakan setting spray yang mengandung SPF atau powder sunscreen agar riasan tidak rusak.