- Menurut Feng Sui, cara menata rumah dapat mengurangi cemas dan stres.
- Ada lima cara mudah untuk dekorasi rumah agar aliran energi positif mengalir.
- Selain penataan barang, bisa juga dengan pemilihan warna tembok dan pembatasan cermin.
Suara.com - Sering merasa cemas dan stres saat berada di rumah sendiri? Bisa jadi itu karena aliran energi positif tersumbat. Menurut ilmu Feng Shui, penataan rumah yang buruk dapat menjadi biang keladi kecemasan.
Rumah seharusnya menjadi tempat paling aman untuk melepas lelah. Namun jika justru membuat penghuninya gelisah, maka perlu melakukan penataan ulang dekorasi hunian agar nyaman.
Anda bisa mengubah suasana rumah menjadi menenangkan dengan menerapkan tips-tips Feng Shui berikut ini yang ampuh mengurangi cemas dan stres serta menjaga kesehatan mental pribadi dan anggota keluarga.
1. Singkirkan Barang Berserakan di Jalur Utama
Barang-barang yang menumpuk dan berserakan bukan cuma merusak pandangan, tapi juga menyumbat aliran energi positif (Chi).

Menurut Feng Shui, rumah yang berantakan mencerminkan pikiran yang semrawut. Mulailah dengan membersihkan area pintu masuk utama dan jalur berjalan di dalam rumah.
Ketika jalur utama bersih dan lapang, energi ketenangan akan mengalir lancar, membuat Anda merasa lebih ringan dan bebas dari beban pikiran begitu melangkah ke dalam rumah.
2. Gunakan Warna Terang tapi Tetap Lembut
Ahli Feng Shui menyarankan warna-warna terang dan lembut dalam dekorasi rumah untuk mendapatkan perasaan rileks.
Seperti warna biru muda yang dipercaya membantu mengatasi stres, kecemasan, dan depresi. Warna ini dapat diaplikasikan pada satu dinding atau di seluruh rumah.
Tak hanya biru, warna pastel atau bumi (earthone) juga dapat digunakan untuk menghias rumah karena efektif merelaksasi pikiran, dibading warna-warna intens yang memicu perasaan tidak stabil.
3. Jendela Bebas dari Penghalang
Penataan area sekita jendela juga perlu diperhatikan. Pemandangan yang jelas ke kejauhan, baik lanskap maupun potret taman dapat membantu menjernihkan dan menenangkan pikiran.

Feng Shui merekomendasikan untuk selalu menjaga jendela tetap bersih dan tidak terhalang, dengan tirai berwarna terang yang dibuka lebar.
Dengan begitu, pantulan cahaya alami dari jendela dapat memenuhi rumah dan memberi perasaan tenang sekaligus membebaskan kita dari pemicu yang menyebabkan kecemasan.
4. Batasi Penggunaan Cermin
Cermin sering kali dimasukkan dalam berbagai desain rumah. Tapi, praktisi Feng Shui memperingatkan untuk menggunakan cermin seperlunya.
Terlalu banyak cermin dapat menyebabkan pemborosan energi yang tidak perlu, serta menimbulkan obsesi yang tidak sehat ketika kita terus-menerus melihat pantulan diri sendiri.
Jumlah cermin di rumah sebaiknya dibatasi dan ditempatkan di are yang benar-benar membutuhkan seperti kamar tidur atau kamar mandi agar energi positif tetap mengalir.
5. Hadirkan Unsur Alam ke Dalam Ruangan
Untuk meredakan stres akibat rutinitas yang padat, bawalah elemen alam ke dalam rumah atau tempat istirahat.
Caranya dengan melibatkan unsur alam seperti meletakkan tanaman hias berdaun bulat atau memanfaatkan material alami seperti kayu dan batu alam.
Elemen bumi dan kayu dipercaya membawa energi pertumbuhan, stabilitas, dan penyembuhan. Selain menyegarkan mata, kehadirannya dapat menurunkan hormon stres dan memberikan efek menenangkan.