- Malam 1 Suro identik dengan tradisi, kepercayaan, dan mitos Jawa, termasuk larangan bagi pemilik weton Tulang Wangi keluar rumah.
- Menjelang 1 Muharram 1448 H pada 16 Juni 2026, banyak orang mencari tahu apakah Jumat Kliwon termasuk weton Tulang Wangi.
- Om Hao menjelaskan mengenai weton Tulang Wangi dan mitos larangan keluar rumah pada malam 1 Suro.
Suara.com - Malam 1 Suro selalu menjadi momen yang menarik perhatian masyarakat Jawa karena lekat dengan berbagai tradisi, kepercayaan, dan mitos.
Salah satu yang kerap dibicarakan adalah larangan bagi pemilik weton Tulang Wangi untuk keluar rumah pada malam tersebut.
Kepercayaan ini kemudian memicu rasa penasaran banyak orang, terutama mereka yang ingin mengetahui apakah wetonnya termasuk dalam kategori tersebut.
Pertanyaan mengenai weton Tulang Wangi semakin ramai diperbincangkan menjelang datangnya 1 Suro atau 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.
Tak sedikit yang mencari tahu apakah Jumat Kliwon termasuk weton Tulang Wangi dan apakah benar ada pantangan khusus yang harus diperhatikan.
Berikut penjelasan Hari A Kurniawan alias Om Hao, ahli metafisik sekaligus sejarawan, mengenai weton Tulang Wangi serta mitos terkait larangan keluar rumah pada malam 1 Suro (Senin, 15 Juni 2026 malam).
Jumat Kliwon Weton Tulang Wangi atau Bukan? Ini Kata Om Hao

Weton Tulang Wangi merupakan istilah dalam tradisi Jawa yang merujuk pada orang-orang yang lahir pada kombinasi hari dan pasaran tertentu.
Pemilik weton ini diyakini memiliki daya tarik alami, intuisi kuat, serta kepekaan terhadap hal-hal spiritual yang lebih tinggi dibanding kebanyakan orang.
Menurut penjelasan Om Hao yang disampaikan melalui kanal YouTube Mas Kur Channel, terdapat 11 weton yang masuk kategori Tulang Wangi. Weton tersebut adalah:
- Senin Pon
- Senin Wage
- Senin Pahing
- Selasa Legi
- Rabu Kliwon
- Rabu Pahing
- Kamis Wage
- Sabtu Wage
- Sabtu Legi
- Minggu Pon
- Minggu Kliwon
Jika merujuk pada daftar yang disampaikan Om Hao, maka Jumat Kliwon tidak termasuk weton Tulang Wangi.
Dengan kata lain, orang yang lahir pada Jumat Kliwon tidak masuk ke dalam 11 weton yang secara khusus dikategorikan sebagai Tulang Wangi dalam penjelasan tersebut.
Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton Tulang Wangi juga dipercaya mempunyai aura positif yang membuat pemiliknya lebih mudah disukai dan dihormati.
Sebagian orang bahkan meyakini bahwa mereka memiliki hubungan yang lebih dekat dengan dunia spiritual dibandingkan weton lainnya.
"(Tulang Wangi) Ini satu weton yang khusus secara spiritual atau metafisik. Di mana orang dengan weton ini, punya kepekaan tersendiri terhadap dimensi astral," kata Om Hao menjelaskan.
Nama weton Tulang Wangi belakangan semakin sering diperbincangkan karena dikaitkan dengan mitos malam 1 Suro.
Salah satu kepercayaan yang berkembang menyebutkan bahwa pemilik weton ini sebaiknya lebih berhati-hati dan tidak keluar rumah tanpa keperluan penting pada malam tersebut.
Kepercayaan tersebut muncul karena pemilik weton Tulang Wangi diyakini punya aroma wangi khusus yang menarik perhatian makhluk astral.
"Mereka (weton Tulang Wangi) yang dicari oleh entitas-entitas itu untuk berinteraksi. Kenapa? Karena tubuhnya keluar aroma harum yang menarik entitas itu untuk masuk," imbuhnya.
Ajakan interaksi dan bentrokan energi ini dipercaya menjadi faktor pemilik weton Tulang Wangi sering merasa energinya berkurang dan mudah capek selama bulan Suro atau Muharram.
"Ketika bulan Suro, banyak orang yang ada di weton ini sedang drop-drop-nya, habis. Karena sering dipakai atau diajak interaksi. Bahkan, mereka datang menghisap," jelas Om Hao lagi.
Lalu, kenapa ini terjadi di bulan Suro atau Muharram, tepatnya saat malam 1 Suro?
Hal ini diyakini karena malam tersebut merupakan momen Tahun Baru Islam dan Tahun Baru Jawa, di mana gerbang semua dunia terbuka, termasuk gerbang dunia gaib.
"Malam 1 Suro atau 1 Muharram itu kan tahun baru, Tahun Baru Islam juga Tahun Baru Jawa. Tetapi kalau saya menyampaikan, (ini momen) terbukanya gerbang antar dimensi selebar-lebarnya," tutur Om Hao.
Dengan demikian, jawaban atas pertanyaan apakah Jumat Kliwon termasuk weton Tulang Wangi adalah tidak.
Berdasarkan daftar yang disampaikan Om Hao, weton Jumat Kliwon tidak tercantum sebagai salah satu weton Tulang Wangi yang kerap dikaitkan dengan mitos malam 1 Suro.