-
- Alternatif retinol efektif mengatasi penuaan dini pada kulit sensitif tanpa iritasi.
- Bakuchiol dan niacinamide terbukti klinis aman untuk menjaga kelembapan kulit.
- Penggunaan tabir surya tetap wajib demi mencegah munculnya tanda penuaan.
Suara.com - Retinol menjadi kandungan anti-aging populer dalam perawatan kulit karena kemampuannya menyamarkan kerutan.
Namun, bagi pemilik kulit sensitif, retinol bisa menimbulkan berbagai efek samping seperti kemerahan, pengelupasan, hingga iritasi hebat.
Kabar baiknya, Anda tidak harus menggunakan retinol untuk mendapatkan kulit awet muda.
Berikut adalah daftar alternatif retinol yang jauh lebih lembut namun tetap efektif.
1. Bakuchiol: Alternatif Nabati Paling Populer
Bakuchiol adalah ekstrak dari tanaman Psoralea corylifolia. Bahan ini adalah alternatif retinol yang paling banyak diteliti dan memiliki hasil yang sangat mirip dengan retinol.
Menurut laporan di Healthline, sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam British Journal of Dermatology menemukan bahwa bakuchiol sama efektifnya dengan retinol tapi tingkat iritasi jauh lebih rendah.
Berbeda dengan retinol, bakuchiol tidak membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, sehingga aman digunakan pada pagi hari.

2. Rosehip Oil (Minyak Biji Bunga Mawar)
Jika Anda mencari sesuatu yang sepenuhnya alami, rosehip oil adalah jawabannya.
Mengutip Medical News Today, minyak rosehip mengandung konsentrasi kecil asam retinoat (turunan vitamin A) yang terbentuk secara alami.
Ini membantu mempercepat regenerasi sel tanpa efek samping "purging" yang keras.
Roship Oil juga kaya akan asam lemak esensial dan antioksidan yang membantu menghidrasi sekaligus memperbaiki tekstur kulit.
3. Niacinamide (Vitamin B3)
Meskipun tidak bekerja dengan cara yang persis sama dengan retinol, Niacinamide adalah bahan multifungsi yang sangat disukai oleh para ahli dermatologi untuk kulit sensitif.