Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 20 Juli 2026 | 18:32 WIB
Tak Lagi Jadi Sampah, Bagaimana Peneliti BRIN Sulap Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Ramah Lingkungan?
Limbah ampas kopi Gayo ternyata punya nilai keberlanjutan. (dok.Unsplash/

Suara.com - Ampas kopi sering kali berakhir hanya menjadi limbah setelah habis dinikmati. Padahal, sebenarnya ampas tersebut menyimpan potensi besar yang belum sepenuhnya dioptimalkan.

Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan bahwa limbah ampas kopi punya nilai tambah yang bisa dijadikan sebagai bahan baku kemasan pangan yang ramah lingkungan.

Melalui penelitian dengan judul Kajian Fisiokimia Film Komposit Kitosan Berbasis Limbah Ampas Kopi Gayo dan Aplikasinya, Postdoctoral Pusat Riset Kimia Molekuler BRIN, Haya Fathana menguak fakta bahwa industri pangan masih didominasi oleh plastik konvensional yang sulit terurai.

“Oleh sebab itu, diperlukan material alternatif yang ramah lingkungan dan berkinerja baik,” ujarnya dalam Webinar Jejak Kimia Molekuler Edisi Ke-10.

Haya memanfaatkan ampas kopi Gayo untuk meningkatkan kekuatan mekanik, stabilitas termal, sifat hidrofobik, dan aktivitas antioksidan material komposit.

Ampas kopi Gayo sendiri kaya akan lignoselulosa—meliputi selulosa, hemiselulosa, ligni, dan polifenol—yang bisa diolah menjadi bahan baku ramah lingkungan.

Tak hanya menggunakan ampas kopi Gayo, Haya juga menambahkan nanopartikel ZnO untuk meningkatkan sifat antimikroba, perlindungan ultraviolet (UV), termasuk kinerja mekanik film.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa film komposit yang dikembangkan berhasil terbentuk secara utuh dan fleksibel. Penambahan ampas kopi Gayo menghasilkan perubahan warna kecokelatan sebagai indikasi keberadaan partikel lignoselulosa. Sedangkan penambahan ZnO tetap menghasilkan film yang homogen tanpa retakan, sehingga layak untuk karakterisasi lebih lanjut,” papar Haya.

Karakterisasi material ini menunjukkan adanya interaksi antarmolekul antara kitosan, komponen lignoselulosa dari ampas kopi, dan nanopartikel ZnO.

baca juga

Dari kombinasi tersebut bisa meningkatkan kekuatan mekanik, memperbaiki sifat hidrofobik, mengurangi permeabilitas uap air.

Selain itu, kemampuan film dalam menghalau radiasi ultraviolet terjadi peningkatan dibandingkan dengan film kitosan murni.

Menurut Haya, kitosan punya peran penting sebagai biopolimer karena bersifat biodegradable, biokompatibel, dan mampu membentuk film. Meskipun masih terbatas pada sifat mekanik dan ketahanan air yang cenderung rendah sehingga masih perlu dilakukan penyesuaian untuk meningkatkan karakteristiknya.

“Selain memiliki sifat fisik yang lebih baik, film komposit tersebut juga menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Kombinasi limbah ampas kopi Gayo dengan ZnO menghasilkan efektivitas penghambatan mikroba yang paling tinggi, sehingga berpotensi mendukung pengembangan kemasan pangan aktif (active packaging),” jelasnya.

Dengan memanfaatkan ampas kopi Gayo akan menghasilkan nilai tambah pada limbah kopi tersebut sekaligus mendorong ekonomi sirkular melalui kemasan pangan berkelanjutan.

“Penelitian ini juga membuka peluang pemanfaatan biomaterial lokal dengan sifat mekanik, penghalan, perlindungan UV, dan antibakteri yang lebih baik. Hal ini untuk mendukug inovasi kemasan pangan masa depan,” tutup Haya, dikutip dari laman BRIN pada Senin (20/7).

Penulis: Chairunisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kopi Kiwa: Menyesap Sensasi Kopi Premium di Pinggir Jalan GOR Kota Jambi

Kopi Kiwa: Menyesap Sensasi Kopi Premium di Pinggir Jalan GOR Kota Jambi

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 12:05 WIB

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:06 WIB

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Terkini

5 Cara Cek Jam Tangan Casio Ori atau Tidak, Ini Bedanya yang Asli dan Palsu

5 Cara Cek Jam Tangan Casio Ori atau Tidak, Ini Bedanya yang Asli dan Palsu

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:28 WIB

Face Oil Sebaiknya Dipakai Kapan? Ini Urutan yang Benar Biar Glowing Maksimal

Face Oil Sebaiknya Dipakai Kapan? Ini Urutan yang Benar Biar Glowing Maksimal

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:28 WIB

Prabowo Akui Gaji Guru Kurang, Lapangan Kerja Sedikit

Prabowo Akui Gaji Guru Kurang, Lapangan Kerja Sedikit

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:27 WIB

Ledakan Dahsyat di Medan: 5 Rumah Mewah Rusak Parah, Mobil Tertimpa

Ledakan Dahsyat di Medan: 5 Rumah Mewah Rusak Parah, Mobil Tertimpa

Sumut | Senin, 20 Juli 2026 | 18:23 WIB

Gerindra Minta Hotman Setop Giring Opini, Tegaskan Presiden Prabowo Tak Intervensi Hukum

Gerindra Minta Hotman Setop Giring Opini, Tegaskan Presiden Prabowo Tak Intervensi Hukum

News | Senin, 20 Juli 2026 | 18:23 WIB

Demo Desak Febrie Adriansyah Diwarnai Aksi Saling Dorong, Mahasiswa Nyaris Pingsan

Demo Desak Febrie Adriansyah Diwarnai Aksi Saling Dorong, Mahasiswa Nyaris Pingsan

News | Senin, 20 Juli 2026 | 18:19 WIB

Aturan Prabowo: Lepas dari Status WNI Wajib Bayar Rp5 Juta

Aturan Prabowo: Lepas dari Status WNI Wajib Bayar Rp5 Juta

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:15 WIB

'Awas Jangan Menakuti Rakyat', DPR Soroti Rencana Babinsa Ikut Awasi Pajak

'Awas Jangan Menakuti Rakyat', DPR Soroti Rencana Babinsa Ikut Awasi Pajak

News | Senin, 20 Juli 2026 | 18:12 WIB

Intip Fasilitas dan Tarif Menginap di The Ululani Bali, Lokasi Syuting Sinetron Terikat Janji

Intip Fasilitas dan Tarif Menginap di The Ululani Bali, Lokasi Syuting Sinetron Terikat Janji

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:10 WIB

Prabowo Klaim DSI Sudah Kelola Devisa US$10,5 Miliar

Prabowo Klaim DSI Sudah Kelola Devisa US$10,5 Miliar

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 18:04 WIB

×