- Saat sedang sakit, banyak orang ragu apakah tetap boleh berolahraga atau sebaiknya beristirahat hingga pulih sepenuhnya.
- Meski gejalanya tergolong ringan, penting mempertimbangkan kondisi tubuh agar olahraga tidak memperlambat proses pemulihan.
- Berikut penjelasan dokter mengenai kapan olahraga saat sakit masih diperbolehkan dan hal-hal yang perlu diperhatikan agar tetap aman.
"Demam menunjukkan bahwa ada sesuatu yang sedikit lebih serius sedang terjadi," kata dr. Rainey mengingatkan.
"Setiap kali Anda menambahkan stres olahraga di atasnya, kami khawatir Anda mungkin mulai mengalami masalah dehidrasi dan mengatur suhu tubuh Anda," imbuhnya.
Selain itu, perhatikan obat yang sedang dikonsumsi. Obat pereda nyeri dapat menutupi gejala demam, sementara dekongestan dan inhaler tertentu dapat memengaruhi detak jantung sehingga perlu kehati-hatian saat berolahraga.
Segera hentikan olahraga bila muncul tanda bahaya seperti nyeri dada, kesulitan bernapas, pusing, atau merasa akan pingsan. Ini merupakan sinyal untuk segera berhenti berolahraga dan beristirahat.
Sebagai penutup, dr. Rainey mengingatkan bahwa tidak masalah jika harus berhenti berolahraga selama beberapa hari ketika sedang sakit.
"Terkadang, yang terbaik adalah beristirahat selama beberapa hari dan melakukan sesuatu yang lebih memulihkan agar tubuh mendapat sumber daya yang dibutuhkan untuk pulih," tandasnya.