-
Penyebab bedak kusam adalah salah jenis, shade, dan undertone kulit.
-
Pengaplikasian bedak terlalu tebal membuat riasan wajah pecah dan cakey.
-
Persiapan kulit yang terhidrasi kunci utama agar riasan tidak kusam.
Suara.com - Bedak menjadi salah satu produk makeup yang hampir selalu digunakan untuk mengunci riasan sekaligus membuat wajah tampak lebih halus.
Namun, tidak sedikit orang yang mengeluhkan wajah justru terlihat kusam, abu-abu, bahkan makeup mudah pecah setelah memakai bedak. Padahal, masalah tersebut tidak selalu disebabkan oleh kualitas produknya.
Hasil akhir bedak sangat dipengaruhi oleh pemilihan shade, jenis kulit, teknik aplikasi, hingga persiapan kulit sebelum makeup. Jika salah langkah, wajah bisa terlihat kurang segar meski menggunakan bedak premium.
Lantas, apa saja penyebab bedak membuat wajah tampak kusam? Berikut penjelasannya.
1. Salah Memilih Jenis Bedak
Setiap jenis kulit membutuhkan formula bedak yang berbeda. Misalnya, kulit berminyak lebih cocok menggunakan bedak dengan hasil matte dan kemampuan menyerap minyak.

Sementara itu, kulit kering lebih nyaman memakai bedak bertekstur halus dengan kandungan pelembap.
Menggunakan jenis bedak yang tidak sesuai dapat membuat riasan tampak tidak menyatu dan wajah terlihat kusam.
2. Shade Bedak Terlalu Terang
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah memilih shade satu hingga dua tingkat lebih terang dari warna kulit asli.
Banyak orang mengira wajah akan terlihat lebih cerah, padahal hasilnya justru dapat menimbulkan efek abu-abu (ashy), terutama setelah minyak alami wajah mulai muncul beberapa jam kemudian.
Sebaiknya, pilih shade bedam yang paling mendekati warna kulit agar hasilnya tampak natural.
3. Undertone Bedak Tidak Sesuai
Selain warna kulit (skin tone), undertone juga sangat menentukan hasil makeup. Undertone terbagi menjadi warm (kuning keemasan), cool (merah muda), dan neutral.
![Ilustrasi bedak untuk kulit berminyak dan pori-pori besar [Freepik]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/13/50672-ilustrasi-bedak-untuk-kulit-berminyak-dan-pori-pori-besar-freepik.jpg)
Bedak dengan undertone yang tidak sesuai dapat membuat wajah terlihat kusam atau belang dibandingkan warna leher. Karena itu, kenali undertone kulit sebelum membeli bedak.
4. Mengaplikasikan Bedak Terlalu Tebal
Menggunakan bedak secara berlebihan tidak membuat makeup lebih awet. Sebaliknya, lapisan yang terlalu tebal dapat menyebabkan tampilan cakey, mudah retak (crack), serta menonjolkan garis halus dan tekstur kulit.
Aplikasikan bedak tipis secara bertahap dan rata, lalu tambahkan hanya pada area yang membutuhkan.
5. Persiapan Kulit Kurang Maksimal
Kulit yang kering atau kurang terhidrasi membuat bedak lebih mudah menempel pada area tertentu, seperti sekitar hidung, bawah mata, atau dagu. Akibatnya, hasil makeup terlihat pecah dan kusam.
Sebelum memakai bedak, pastikan wajah sudah dibersihkan, menggunakan sunscreen atau pelembap yang sesuai, dan beri waktu agar skincare meresap dengan baik.
6. Foundation atau Cushion Belum Set
Bedak sebaiknya diaplikasikan setelah foundation atau cushion benar-benar menyatu dengan kulit. Jika langsung ditimpa saat base makeup masih basah, bedak dapat menggumpal, belang, atau menghasilkan tampilan patchy.
Tunggu beberapa saat hingga base makeup set sebelum mengaplikasikan bedak, atau gunakan teknik menepuk perlahan menggunakan puff.
Tips Memilih Shade Bedak yang Tepat
Agar hasil makeup tampak natural dan tidak membuat wajah kusam, pilih shade bedak yang mendekati warna kulit sekaligus sesuai undertone. Sebagai panduan umum, berikut pilihan shade yang bisa dipertimbangkan:
Kulit cerah hingga pucat: Light, Ivory, atau Natural.
Kulit kuning langsat: Natural, Beige, atau Sand.
Kulit sawo matang: Sand, Honey, atau Caramel.
Kulit gelap atau eksotis: Caramel, Cocoa, atau Mocha.