Sudah Medical Check Up, Tapi Kapan Terakhir Kali Melakukan Financial Check Up?

Vania Rossa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:20 WIB
Sudah Medical Check Up, Tapi Kapan Terakhir Kali Melakukan Financial Check Up?
Ilustrasi financial check up. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Chief Investment Officer Allianz Life Indonesia, Ni Made Daryanti, menyatakan perlunya evaluasi dana darurat dan perlindungan aset saat risiko terjadi.
  • Allianz Indonesia mencatat pembayaran klaim kesehatan sebesar Rp1,8 triliun pada Januari hingga Juni 2026 akibat berbagai penyakit.
  • Financial check-up pertengahan tahun membantu masyarakat menilai kembali target keuangan, riwayat transaksi, serta batas cicilan ideal.

Suara.com - Kita terbiasa mengingat jadwal medical check up. Saat badan terasa tidak fit, kita segera memeriksakan kesehatan. Bahkan banyak perusahaan kini rutin memfasilitasi karyawannya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan setiap tahun.

Namun, ada satu hal yang sering luput diperiksa: kesehatan finansial.

Padahal, kondisi keuangan juga bisa "sakit" tanpa disadari. Awalnya hanya merasa tabungan berkurang sedikit demi sedikit. Lalu kartu kredit mulai sering dipakai untuk menutup kebutuhan bulanan.

Dana darurat yang tadinya aman perlahan habis karena biaya sekolah, liburan keluarga, atau kebutuhan mendadak. Semuanya terasa wajar sampai suatu hari muncul pengeluaran besar yang benar-benar tidak diprediksi.

Pertengahan tahun menjadi waktu yang tepat untuk berhenti sejenak dan bertanya kepada diri sendiri: apakah kondisi keuangan saya masih sekuat enam bulan lalu?

Enam bulan pertama dalam setahun memang sering menjadi periode yang "mahal". Ada pengeluaran untuk Hari Raya, libur panjang, tahun ajaran baru, hingga berbagai kebutuhan keluarga yang datang silih berganti. Belum lagi kenaikan biaya hidup dan risiko kesehatan yang bisa muncul kapan saja.

Di sinilah pentingnya melakukan financial check-up. Bukan sekadar melihat sisa saldo rekening, tetapi mengevaluasi apakah fondasi keuangan masih cukup kuat menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan.

Chief Investment Officer Allianz Life Indonesia, Ni Made Daryanti, mengatakan banyak orang masih menganggap perencanaan keuangan hanya berkaitan dengan menabung atau berinvestasi. Padahal, perlindungan terhadap aset yang sudah dibangun memiliki peran yang sama pentingnya.

"Perencanaan keuangan yang baik tidak hanya berfokus pada bagaimana menumbuhkan aset melalui tabungan atau investasi, tetapi juga memastikan aset tersebut tetap terlindungi saat risiko datang. Risiko mungkin tidak selalu dapat diprediksi, tetapi dampak finansialnya dapat dipersiapkan. Financial check-up menjadi kesempatan untuk meninjau kembali apakah dana darurat, perlindungan kesehatan, maupun target keuangan yang telah disusun di awal tahun masih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi saat ini," ujar Ni Made.

baca juga

Pernyataan tersebut terasa semakin relevan ketika melihat besarnya dampak finansial yang ditimbulkan oleh risiko kesehatan. Data Allianz Indonesia menunjukkan, sepanjang Januari hingga Juni 2026 perusahaan membayarkan klaim sebesar Rp1,8 triliun, meningkat 4,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Lima jenis klaim kesehatan dengan nilai tertinggi didominasi oleh kanker payudara dengan total klaim lebih dari Rp77,6 miliar, disusul diare (lebih dari Rp50,4 miliar), infeksi saluran pernapasan atas (lebih dari Rp34 miliar), penebalan dinding pembuluh darah arteri jantung (lebih dari Rp32,8 miliar), dan infeksi bakteri (lebih dari Rp29,3 miliar).

Data tersebut menjadi pengingat bahwa penyakit bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga bisa mengganggu stabilitas keuangan keluarga apabila belum dipersiapkan dengan baik.

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah kondisi finansial kita masih sehat?

Menurut Allianz Indonesia, ada lima hal sederhana yang bisa dijadikan checklist saat melakukan financial check-up.

Yang pertama adalah mengecek kembali dana darurat. Idealnya, dana darurat masih mampu menutup kebutuhan hidup selama tiga hingga enam bulan. Bila selama enam bulan terakhir dana tersebut sempat digunakan, mengisinya kembali sebaiknya menjadi prioritas sebelum menambah investasi atau pengeluaran lain.

Berikutnya, cobalah melihat mutasi rekening atau riwayat transaksi beberapa bulan terakhir. Tanpa disadari, sering kali ada pengeluaran kecil yang terus berulang, mulai dari langganan aplikasi yang sudah jarang dipakai hingga kebiasaan belanja impulsif. Nilainya mungkin tidak besar, tetapi jika diakumulasikan bisa menggerus kemampuan menabung.

Hal lain yang perlu dievaluasi adalah cicilan. Sebagai panduan umum, total cicilan bulanan sebaiknya tidak melebihi sekitar 30 persen dari pendapatan bersih. Dengan demikian, masih ada ruang untuk menabung, berinvestasi, maupun menghadapi kebutuhan mendadak.

Aspek berikutnya yang tidak kalah penting adalah perlindungan kesehatan. Banyak orang merasa cukup hanya karena sudah memiliki asuransi. Padahal, manfaat perlindungan juga perlu dievaluasi secara berkala agar tetap sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan biaya layanan kesehatan. Perlindungan yang memadai dapat mencegah dana darurat atau tabungan jangka panjang terkuras ketika harus menjalani perawatan medis.

Terakhir, pertengahan tahun menjadi saat yang tepat untuk meninjau kembali target keuangan yang dibuat pada awal tahun. Tidak ada salahnya melakukan penyesuaian apabila kondisi ekonomi, kebutuhan keluarga, atau prioritas hidup berubah. Yang terpenting, target tersebut tetap realistis dan dapat dicapai.

Pada akhirnya, financial check-up bukan sekadar menghitung berapa banyak uang yang dimiliki, melainkan memastikan apakah kondisi finansial benar-benar siap menghadapi berbagai kemungkinan.

Seperti halnya kita tidak menunggu sakit untuk mulai peduli terhadap kesehatan tubuh, kita juga tidak perlu menunggu masalah keuangan datang untuk mulai mengevaluasi kesehatan finansial. Pemeriksaan sederhana yang dilakukan secara berkala, disertai perencanaan dan perlindungan yang tepat, dapat menjadi bekal penting agar berbagai rencana hidup tetap berjalan, bahkan ketika situasi tak terduga datang menghampiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Cek Proyek Sekolah Rakyat Surabaya: Luas Lahan 6,6 Hektare, Realisasi Anggaran Rp 3,21 T

Purbaya Cek Proyek Sekolah Rakyat Surabaya: Luas Lahan 6,6 Hektare, Realisasi Anggaran Rp 3,21 T

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:34 WIB

AAJI: PSAK 117 Bikin Laporan Keuangan Asuransi Lebih Transparan dan Mudah Dipahami

AAJI: PSAK 117 Bikin Laporan Keuangan Asuransi Lebih Transparan dan Mudah Dipahami

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Purbaya Jamin Kenaikan Tunjangan TNI dan Pegawai Kemhan Tak Perlebar Defisit APBN

Purbaya Jamin Kenaikan Tunjangan TNI dan Pegawai Kemhan Tak Perlebar Defisit APBN

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Terkini

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot

Jakarta | Minggu, 01 November 2026 | 22:31 WIB

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Rumor MSCI Downgrade IHSG Panaskan Hubungan RI-Singapura

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:20 WIB

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Target Harga Saham BBCA di Tengah Koreksi Ekstrem

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:11 WIB

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:08 WIB

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Patuhi Danantara, PTBA Resmi Bubarkan Anak Usaha

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 22:05 WIB

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

Aparat Bersenjata Geledah Ponpes Putri saat Santri Tidur, Komnas HAM Turun Tangan

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

Waspada! Ada Dokter Gadungan Rawat 169 Pasien Kanker, Ngaku Tak Bersalah dan Siapkan Vaksin Kanker

News | Minggu, 01 November 2026 | 22:00 WIB

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak

Surakarta | Minggu, 01 November 2026 | 21:56 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono-Segun Mandiri

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 21:47 WIB

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Revora 2026 Bakal Hadirkan 1.000 Mobil di Kawasan Lapangan Merdeka Medan, Ini Jadwal dan Keseruannya

Sumut | Minggu, 01 November 2026 | 21:44 WIB

×