- Sunardjo Atmodipuro menciptakan lambang tunas kelapa Pramuka yang ditetapkan resmi lewat SK Kwartir Nasional pada tahun 1972.
- Tunas kelapa bermakna sebagai cikal bakal generasi penerus bangsa yang kuat, tangguh, dan mampu beradaptasi di mana saja.
- Pohon kelapa melambangkan individu berprinsip tinggi, jujur, serta berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Pohon kelapa dapat tumbuh di berbagai daerah, mulai dari pesisir hingga wilayah tropis lainnya. Hal tersebut melambangkan kemampuan anggota Pramuka untuk mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.
Seorang Pramuka diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan masyarakat tanpa kehilangan jati dirinya.
4. Memiliki Cita-Cita yang Tinggi
"Nyiur bertumbuh menjulang luruske atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia."
Pohon kelapa tumbuh menjulang lurus ke atas. Bentuk ini menjadi simbol bahwa anggota Pramuka harus memiliki cita-cita yang tinggi, bersikap jujur, serta teguh memegang prinsip hidup.
Mereka juga diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang bertentangan dengan nilai kebaikan.
5. Berpegang Teguh pada Prinsip yang Benar
"Akar Nyiur yang bertumbuh kuat dan erat di dalam tanah."
Akar pohon kelapa tumbuh kuat dan mencengkeram tanah dengan kokoh. Filosofi tersebut menggambarkan bahwa setiap Pramuka harus memiliki keyakinan, pendirian, dan prinsip hidup yang kuat.
Prinsip itulah yang menjadi landasan dalam mengambil keputusan maupun menghadapi berbagai persoalan.
6. Menjadi Pribadi yang Bermanfaat bagi Orang Lain
"Nyiur adalah pohon yang serbaguna, dari ujung hingga akarnya."
Mulai dari akar, batang, daun, hingga buahnya, hampir seluruh bagian pohon kelapa dapat dimanfaatkan.
Oleh karena itu, tunas kelapa menjadi simbol bahwa anggota Pramuka harus menjadi pribadi yang berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Semangat untuk mengabdi dan membantu sesama merupakan salah satu nilai utama dalam Gerakan Pramuka.
Mengapa Tunas Kelapa Dipilih sebagai Lambang Pramuka?
Tunas kelapa dipilih bukan hanya karena pohon kelapa mudah ditemukan di Indonesia, tetapi juga karena seluruh bagian pohon tersebut memiliki manfaat bagi kehidupan.
Filosofi itu sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka, yaitu membentuk generasi yang berkarakter, mandiri, bertanggung jawab, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Melalui lambang tunas kelapa, setiap anggota Pramuka diingatkan untuk terus berkembang, memiliki semangat pantang menyerah, menjunjung tinggi kejujuran, dan mengabdikan diri demi kepentingan bangsa serta kemanusiaan.