Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi

Yasinta Rahmawati

Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:05 WIB
Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi
ilustrasi kimpul (unsplash/Jason Leung)
baca 10 detik
  • Wanita asal Bantul mempopulerkan tren olahan kimpul di TikTok akhir-akhir ini.
  • Konten kreatif tersebut berhasil menarik jutaan penonton dan memperkenalkan berbagai jenis umbi lokal.
  • Tujuh jenis umbi lokal kaya nutrisi berpotensi menjadi alternatif pengganti nasi yang menyehatkan.

3. Suweg

Suweg (Amorphophallus campanulatus) masih satu keluarga dengan porang, tetapi memiliki karakteristik yang berbeda.

Umbi ini berukuran besar dan banyak tumbuh di daerah pedesaan.

Suweg kaya akan serat sehingga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Biasanya suweg diolah dengan cara direbus, dikukus, atau dijadikan bahan berbagai makanan tradisional.

4. Gadung

Gadung (Dioscorea hispida) dikenal sebagai umbi yang harus melalui proses pengolahan khusus sebelum dikonsumsi.

Pasalnya, ia mengandung senyawa alami yang dapat bersifat racun jika tidak dihilangkan terlebih dahulu.

Setelah diproses dengan benar, gadung dapat diolah menjadi keripik maupun makanan tradisional lainnya.

Umbi ini juga mengandung karbohidrat yang cukup tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan alternatif.

5. Uwi

Uwi (Dioscorea alata) memiliki bentuk yang menyerupai ubi dengan daging berwarna putih hingga ungu, tergantung varietasnya.

baca juga

Umbi ini telah lama dikonsumsi oleh masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

Selain menjadi sumber karbohidrat, uwi juga mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan.

Umbi ini dapat diolah dengan cara direbus, dikukus, dipanggang, maupun dijadikan tepung.

6. Gembili

Gembili (Dioscorea esculenta) merupakan umbi berukuran kecil yang kaya serat dan mengandung inulin, yaitu prebiotik yang bermanfaat untuk kesehatan saluran pencernaan.

Menurut Warung Sains Teknologi, gembili juga mengandung senyawa bioaktif seperti dioscorin dan diosgenin serta dapat membantu menjaga kadar gula darah dan kesehatan usus.

Umbi ini dapat dikonsumsi dengan cara dikukus, dijadikan keripik, maupun diolah menjadi tepung.

7. Porang

Porang menjadi salah satu umbi lokal yang semakin populer karena kandungan glukomanannya yang tinggi.

Senyawa ini dikenal mampu menyerap air sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama.

Porang banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku tepung, mi shirataki, beras analog, hingga berbagai produk pangan sehat.

Selain berpotensi menjadi alternatif sumber karbohidrat, porang juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Itulah sejumlah umbi-umbian lokal yang bisa menjadi pengganti nasi. Mana yang paling ingin kamu coba?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kimpul Itu Apa? Mengenal Umbi Lokal yang Lagi Viral Lewat Tren 'Saya Ganti Kimpul'

Kimpul Itu Apa? Mengenal Umbi Lokal yang Lagi Viral Lewat Tren 'Saya Ganti Kimpul'

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Stop Makan Nasi Terus! Dokter Ungkap Sumber Karbohidrat Lebih Sehat dari Nasi

Stop Makan Nasi Terus! Dokter Ungkap Sumber Karbohidrat Lebih Sehat dari Nasi

Lifestyle | Jum'at, 14 Februari 2025 | 06:15 WIB

Dapat Menunda Kehamilan, Berikut 3 Risiko Mengonsumsi Talas Berlebihan

Dapat Menunda Kehamilan, Berikut 3 Risiko Mengonsumsi Talas Berlebihan

Your Say | Minggu, 05 November 2023 | 09:05 WIB

Terkini

Siapa Jose Henrique? Garangnya Bikin Kiper Arema FC Adi Satryo Was-was

Siapa Jose Henrique? Garangnya Bikin Kiper Arema FC Adi Satryo Was-was

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 10:44 WIB

Daftar Artis yang Pernah Jadi Sinden OVJ, Ada Dewi Gita hingga Winda Viska

Daftar Artis yang Pernah Jadi Sinden OVJ, Ada Dewi Gita hingga Winda Viska

Entertainment | Jum'at, 18 September 2026 | 10:42 WIB

Uang Nasabah Hilang Misterius? Polda Gorontalo Bongkar Kejahatan Pegawai Bank

Uang Nasabah Hilang Misterius? Polda Gorontalo Bongkar Kejahatan Pegawai Bank

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 10:41 WIB

Bakal Ada BUK Migas seperti Usul DPR, Potong Birokrasi Langsung di Bawah Presiden

Bakal Ada BUK Migas seperti Usul DPR, Potong Birokrasi Langsung di Bawah Presiden

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:41 WIB

Polisi Kantongi Identitas Pria yang Tendang Wanita di Mall Senayan, Pelaku Kini Dikejar

Polisi Kantongi Identitas Pria yang Tendang Wanita di Mall Senayan, Pelaku Kini Dikejar

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:41 WIB

Bolehkah Menyiram Bunga Es Kulkas dengan Air Panas? Ini 7 Cara yang Aman

Bolehkah Menyiram Bunga Es Kulkas dengan Air Panas? Ini 7 Cara yang Aman

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 10:40 WIB

Arab Saudi Beli Jet Tempur F-35 dari AS Rp 431,2 Trilun saat Lagi Perang dengan Houthi

Arab Saudi Beli Jet Tempur F-35 dari AS Rp 431,2 Trilun saat Lagi Perang dengan Houthi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:39 WIB

Bantuan IPB University dan ARM HA-IPB Tiba di Labuan Bajo, Ribuan Paket Pangan Siap Disalurkan

Bantuan IPB University dan ARM HA-IPB Tiba di Labuan Bajo, Ribuan Paket Pangan Siap Disalurkan

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 10:32 WIB

Defisit APBN Tembus Rp 240,1 Triliun per Agustus 2026, Setara 0,93% PDB

Defisit APBN Tembus Rp 240,1 Triliun per Agustus 2026, Setara 0,93% PDB

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 10:31 WIB

Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?

Kasus ISPA Melonjak Akibat Karhutla, Bagaimana Pemerintah Seharusnya Bersikap?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 10:29 WIB

×