Sepatu Lari Ortuseight Hyperdrive 2.2 Cocok untuk Apa? Lokal Punya, Intip Review Pengguna

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 24 Agustus 2026 | 12:28 WIB
Sepatu Lari Ortuseight Hyperdrive 2.2 Cocok untuk Apa? Lokal Punya, Intip Review Pengguna
sepatu lari interval Ortuseight Hyperdrive 2.2 (sportaways)
baca 10 detik
  • Sepatu lari lokal Ortuseight Hyperdrive 2.2 berbobot ringan dirancang untuk mendukung latihan tempo, interval, serta perlombaan jarak 5K hingga 10K.
  • Teknologi mesh, Cumulus Foam, dan OrtShox pada sepatu ini menghasilkan sirkulasi udara baik serta pijakan yang responsif bagi pelari.
  • Pengguna di marketplace menilai sepatu ini sangat nyaman, sejuk, dan cocok untuk pelari yang memiliki bentuk kaki lebar.

Suara.com - Memilih sepatu lari tidak cukup hanya mempertimbangkan tampilan karena karakter sepatu perlu disesuaikan dengan jenis latihan dan jarak yang ditempuh.

Ortuseight Hyperdrive 2.2 hadir dengan karakter ringan dan responsif yang membuatnya lebih menarik untuk pelari yang gemar meningkatkan tempo.

Sepatu lari lokal Ortuseight Hyperdrive 2.2 h ini dapat digunakan untuk latihan harian, tetapi karakter utamanya lebih terasa ketika dipakai dalam sesi lari yang membutuhkan perubahan ritme.

Lantas, Ortuseight Hyperdrive 2.2 cocok untuk apa dan bagaimana pengalaman pengguna setelah mengenakannya?

Ortuseight Hyperdrive 2.2 Cocok untuk Apa?

Ortuseight Hyperdrive 2.2 All Black
Ortuseight Hyperdrive 2.2 All Black


Ortuseight Hyperdrive 2.2 merupakan sepatu road running yang dirancang dengan karakter ringan dan responsif sehingga dapat digunakan untuk berbagai sesi latihan.

Model ini dapat menjadi pilihan untuk daily training, tempo run, dan latihan interval dengan intensitas ringan hingga menengah.

Karakter tersebut membuat Hyperdrive 2.2 lebih sesuai bagi pelari yang membutuhkan sepatu untuk membantu menjaga ritme ketika kecepatan mulai ditingkatkan.

Sepatu ini juga dapat digunakan dalam perlombaan jarak pendek hingga menengah, terutama pada kisaran 5K sampai 10K.

Dari sisi bobot, Hyperdrive 2.2 berada di sekitar 216 gram untuk ukuran 41, sehingga relatif ringan untuk menunjang sesi speed work. Sementara itu, heel-to-toe drop 6 mm memberikan karakter pijakan yang dapat mendukung transisi langkah ketika berlari.

baca juga

Bagian atas sepatu menggunakan material mesh yang memiliki sirkulasi udara baik. Teknologi OrtFlow dan OrtStrap turut digunakan untuk membantu menjaga kaki tetap tertopang sekaligus memberikan kenyamanan ketika sepatu dipakai berlari.

Pada bagian midsole, terdapat kombinasi Cumulus Foam dan OrtShox yang ditujukan untuk menghasilkan bantalan sekaligus respons yang mendukung gerakan kaki. Outsole berbahan karet kemudian memberikan traksi ketika sepatu digunakan pada permukaan jalan.

Dengan karakter tersebut, Hyperdrive 2.2 lebih tepat dipandang sebagai sepatu yang mengutamakan kecepatan, kelincahan, dan responsivitas, bukan sekadar sepatu dengan bantalan sangat empuk untuk lari santai.

Review Ortuseight Hyperdrive 2.2

Ortuseight Hyperdrive 2.2 (shopee)
Ortuseight Hyperdrive 2.2 (shopee)


Salah satu daya tarik Hyperdrive 2.2 adalah kombinasi bobot yang ringan dengan upper yang cukup berpori sehingga kaki tidak mudah terasa pengap ketika digunakan berlari.

Karakter ini dapat menjadi pertimbangan bagi pelari yang tinggal di daerah dengan cuaca panas atau terbiasa melakukan latihan dalam durasi cukup lama.

Pengalaman pengguna di marketplace juga memberikan gambaran mengenai kenyamanan sepatu ini.

Di Tokopedia, akun Rendra menilai sepatu tersebut nyaman dan memiliki sirkulasi udara yang baik, terutama bagi pengguna dengan kaki yang cenderung lebar.

“Nyaman adem di kaki. Cocok buat kaki yg lebar,” kata Rendra di Tokopedia.

Sementara itu, pengguna bernama Tomy di Tokopedia menyoroti karakter Hyperdrive 2.2 yang menurutnya lebih mendukung kecepatan daripada sensasi bantalan yang sangat memantul.

“Hyperdrive memang buat race, tidak bouncy karena mempercepat cadence, ringan, uppernya tembus jadi adem,” kata Tomy di Tokopedia.

Testimoni tersebut menunjukkan karakter yang cukup konsisten dengan peruntukan Hyperdrive 2.2 sebagai sepatu yang mengutamakan responsivitas.

Meski demikian, pengalaman menggunakan sepatu dapat berbeda pada setiap pelari karena bentuk kaki, gaya berlari, berat badan, serta preferensi bantalan ikut memengaruhi kenyamanan.

Secara keseluruhan, Ortuseight Hyperdrive 2.2 cocok untuk pelari yang mencari sepatu ringan dan responsif untuk latihan tempo, interval, daily training, hingga perlombaan 5K-10K.

Model ini dapat menjadi pilihan menarik bagi pelari yang lebih menyukai sensasi pijakan cepat dan tidak terlalu mencari karakter sepatu yang sangat empuk.

Bagi pelari pemula, Hyperdrive 2.2 juga dapat digunakan selama karakter sepatu tersebut sesuai dengan kebutuhan latihan dan terasa nyaman di kaki.

Sebelum membeli, tetap perhatikan ukuran, bentuk toe box, serta kecocokan sepatu dengan pola latihan agar performanya dapat dimanfaatkan secara optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Sepatu Lari Lokal Size Besar Rekomendasi dr Tirta, Murah tapi Gak Murahan

Review Sepatu Lari Lokal Size Besar Rekomendasi dr Tirta, Murah tapi Gak Murahan

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:59 WIB

3 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula, Harga Terjangkau dibawah Rp500 Ribuan

3 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula, Harga Terjangkau dibawah Rp500 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:36 WIB

Sepatu Nike Pegasus Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Termurah untuk Easy hingga Trail Run

Sepatu Nike Pegasus Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Termurah untuk Easy hingga Trail Run

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:42 WIB

Terkini

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:45 WIB

Perkuat Literasi Kripto Nasional, Bursa Kripto CFX Gandeng Berbagai Pihak

Perkuat Literasi Kripto Nasional, Bursa Kripto CFX Gandeng Berbagai Pihak

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:42 WIB

Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta

Pengakuan Wanita Muda Indonesia Bekerja di Tempat Judi Malaysia Dibayar Rp7 Juta

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:40 WIB

Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok

Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 09:39 WIB

Suahasil Nazara dari Partai Apa? Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara dari Partai Apa? Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:36 WIB

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Harga Minyak Kembali Naik di Tengah Ancaman Krisis Pasokan Akibat Konflik Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:32 WIB

Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya Janjikan Data APBN KiTa Dipaparkan Lebih Lengkap

Menkeu Suahasil Pengganti Purbaya Janjikan Data APBN KiTa Dipaparkan Lebih Lengkap

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:31 WIB

Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai

Drama Honour, Antara Reputasi Profesional dan Masa Lalu yang Belum Usai

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 09:30 WIB

Kenapa Purbaya Diganti? Pengamat Soroti Gaya Komunikasi Blak-Blakan dan Efek Politiknya

Kenapa Purbaya Diganti? Pengamat Soroti Gaya Komunikasi Blak-Blakan dan Efek Politiknya

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:28 WIB

Gol Erling Haaland Dipastikan Offside, Kemenangan Manchester City Dibatalkan?

Gol Erling Haaland Dipastikan Offside, Kemenangan Manchester City Dibatalkan?

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 09:27 WIB

×