- Body serum umumnya tidak disarankan untuk wajah karena memiliki formulasi khusus bagi kulit tubuh yang lebih tebal.
- Penggunaan body serum pada wajah berisiko memicu pori-pori tersumbat, iritasi, kemerahan, hingga gangguan pada lapisan pelindung kulit.
- Produk hanya boleh dipakai di wajah jika produsen memberikan keterangan resmi yang menyatakan keamanannya untuk kedua area tersebut.
Suara.com - Body serum menjadi salah satu produk perawatan kulit yang populer karena menawarkan tekstur ringan dan berbagai kandungan untuk membantu menjaga kelembapan serta memperbaiki tampilan kulit tubuh.
Kehadiran bahan aktif seperti niacinamide, vitamin C, atau bahan pelembap dalam body serum kemudian membuat sebagian orang bertanya apakah produk tersebut juga dapat digunakan pada wajah.
Meski sama-sama merawat kulit, produk untuk tubuh dan wajah umumnya dibuat dengan pertimbangan formulasi yang berbeda sesuai karakteristik masing-masing area.
Karena itu, mengetahui keamanan body serum sebelum mengaplikasikannya pada wajah penting dilakukan agar perawatan kulit tidak justru memicu masalah baru.
Apakah Body Serum Bisa untuk Wajah?
Pada dasarnya, body serum tidak disarankan digunakan pada wajah apabila produk tersebut hanya ditujukan untuk kulit tubuh. Formulasi body serum dibuat untuk memenuhi kebutuhan kulit tubuh yang memiliki karakteristik berbeda dari kulit wajah.
Kulit wajah memiliki kelenjar minyak yang lebih aktif dan pada sebagian orang lebih mudah mengalami masalah seperti jerawat, komedo, atau iritasi.
Sebaliknya, kulit tubuh cenderung lebih tebal dan membutuhkan formula yang dapat memberikan kelembapan pada area kulit yang lebih luas.
Perbedaan tersebut membuat kandungan dan konsentrasi bahan dalam body serum belum tentu sesuai untuk wajah.
Produk tubuh juga dapat mengandung pewangi atau bahan tambahan lain yang tidak menjadi masalah ketika digunakan pada tubuh, tetapi berpotensi mengganggu kulit wajah yang lebih sensitif.
Namun, terdapat pengecualian jika produsen secara jelas menyatakan bahwa produknya dapat digunakan pada wajah dan tubuh.
Dalam kondisi tersebut, penggunaan dapat mengikuti petunjuk pada kemasan karena formulanya memang dirancang untuk kedua area.
Kandungan aktif yang sama juga tidak otomatis membuat body serum aman digunakan sebagai serum wajah.
Misalnya, niacinamide atau bahan pelembap memang umum ditemukan dalam skincare wajah, tetapi keamanan sebuah produk ditentukan oleh keseluruhan formulasi, konsentrasi bahan, serta tujuan penggunaannya.
Karena itu, jangan hanya melihat daftar kandungan ketika ingin menggunakan body serum pada wajah. Perhatikan pula keterangan area penggunaan dan anjuran pemakaian dari produsen.
Risiko Menggunakan Body Serum di Wajah
Menggunakan body serum yang tidak diformulasikan untuk wajah dapat meningkatkan risiko pori-pori tersumbat.
Formula yang cocok untuk kulit tubuh belum tentu memiliki karakteristik yang sesuai untuk kulit wajah sehingga pada sebagian orang dapat memicu komedo dan jerawat.
Risiko lainnya adalah iritasi dan kemerahan, terutama jika body serum mengandung pewangi atau bahan aktif tertentu yang kurang cocok dengan kondisi kulit wajah. Reaksi dapat berupa rasa perih, gatal, panas, kemerahan, hingga kulit terasa tidak nyaman setelah pemakaian.
Penggunaan produk yang terlalu berat juga berpotensi membuat wajah terasa lebih berminyak. Kondisi tersebut dapat semakin mengganggu bagi pemilik kulit berminyak atau rentan berjerawat.
Dalam penggunaan jangka panjang, ketidakcocokan produk dapat mengganggu kondisi lapisan pelindung kulit. Ketika skin barrier mengalami gangguan, kulit dapat menjadi lebih sensitif dan mudah bereaksi terhadap produk skincare lainnya.
Meski demikian, reaksi setiap orang dapat berbeda sehingga penggunaan body serum pada wajah tidak selalu langsung menimbulkan masalah.
Tidak munculnya keluhan setelah satu atau dua kali pemakaian juga bukan berarti produk tersebut pasti cocok digunakan secara rutin.
Untuk mengurangi risiko, pilih serum dan pelembap yang memang dirancang khusus untuk wajah.
Jika body serum secara eksplisit mencantumkan keamanan untuk wajah, lakukan penggunaan sesuai petunjuk produk dan pertimbangkan uji pada area kecil terlebih dahulu.
Apabila setelah menggunakan body serum muncul iritasi, rasa terbakar, gatal, atau kemerahan yang menetap, sebaiknya hentikan pemakaian. Dengan demikian, perawatan wajah dapat tetap berfokus pada produk yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik kulit wajah.