- Tradisi Tionghoa merekomendasikan penggunaan batu alam dan perhiasan khusus berdasarkan shio yang selaras dengan konsep lima unsur.
- Pemilihan batu permata dan aksesori ini didasarkan pada simbol warna unsur shio masing-masing dalam kebudayaan kuno China.
- Anggapan bahwa batu tersebut mendatangkan keberuntungan hanyalah bagian dari kepercayaan budaya tradisional tanpa pembuktian fakta ilmiah.
3. Shio Macan: Peridot atau Giok Hijau

Shio Macan berkaitan dengan unsur kayu. Warna hijau dapat digunakan sebagai pendekatan simbolis untuk memilih batu alam.
Karena itu, peridot, aventurine hijau, dan giok hijau bisa menjadi pilihan perhiasan.
Gelang batu alam berwarna hijau dapat digunakan untuk gaya kasual, sementara liontin giok lebih cocok bagi yang menyukai aksesori bernuansa tradisional.
4. Shio Kelinci: Aventurine Hijau atau Jade
![Ilustrasi batu jade [Magnific]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/26/62556-ilustrasi-batu-jade-magnific.jpg)
Sama seperti Macan, Shio Kelinci mempunyai keterkaitan dengan unsur kayu.
Pilihan perhiasan dapat diarahkan pada batu berwarna hijau, seperti green aventurine atau jade.
Green aventurine bisa digunakan sebagai gelang manik-manik, sedangkan jade dapat dibuat menjadi cincin atau liontin. Warna hijau juga relatif mudah dipadukan dengan pakaian bernuansa netral.
5. Shio Naga: Giok Hijau
![Ilustrasi batu giok hijau [Magnific]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/26/31147-ilustrasi-batu-giok-hijau-magnific.jpg)
Naga mempunyai posisi istimewa dalam sejarah budaya China. Smithsonian mencatat naga sebagai salah satu simbol paling penting dalam sejarah kekaisaran China dan menyebutnya sebagai hewan paling auspicious di antara dua belas hewan zodiak. Representasi naga bahkan ditemukan dalam bentuk ornamen jade sejak masa prasejarah. (Hirshhorn Museum)
Untuk Shio Naga, giok hijau dapat menjadi pilihan yang kuat secara simbolis.
Perhiasan berbentuk naga, liontin jade, atau gelang giok bisa menjadi opsi bagi pemilik shio ini. Selain memiliki nilai simbolis, giok juga mempunyai sejarah panjang sebagai bahan perhiasan di China. (Asia Archive)
6. Shio Ular: Garnet atau Carnelian
![Ilustrasi batu garnet [Magnific]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/26/42410-ilustrasi-batu-garnet-magnific.jpg)
Shio Ular berkaitan dengan unsur api. Karena itu, batu dengan warna merah, oranye, atau kemerahan dapat dijadikan pilihan.
Beberapa batu alam yang dapat dipertimbangkan adalah garnet dan carnelian.
Gelang garnet dengan aksen emas bisa memberikan tampilan elegan. Sementara carnelian cocok digunakan sebagai liontin atau gelang dengan gaya yang lebih santai.
7. Shio Kuda: Ruby atau Carnelian
![Ilustrasi batu ruby [Magnific]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/26/68977-ilustrasi-batu-ruby-magnific.jpg)
Shio Kuda juga mempunyai keterkaitan dengan unsur api. Warna merah menjadi salah satu pilihan simbolis yang dapat digunakan.
Ruby dapat menjadi pilihan untuk perhiasan yang lebih mewah, sedangkan carnelian cocok bagi yang mencari batu alam dengan tampilan lebih kasual.
Jika anggaran terbatas, gelang manik carnelian bisa menjadi alternatif perhiasan batu alam yang relatif sederhana.
8. Shio Kambing: Citrine atau Tiger's Eye
![Ilustrasi batu citrine [Magnific]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/26/48953-ilustrasi-batu-citrine-magnific.jpg)
Shio Kambing berkaitan dengan unsur tanah. Batu dengan warna kuning, cokelat, dan keemasan dapat digunakan sebagai inspirasi.
Citrine dan tiger's eye menjadi dua pilihan yang dapat dipertimbangkan.
Citrine cocok untuk cincin atau liontin, sedangkan tiger's eye lebih populer digunakan dalam bentuk gelang atau gelang manik-manik.
9. Shio Monyet: Citrine atau Tiger's Eye
![Ilustrasi batu tiger's eye [Magnific]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/26/60741-ilustrasi-batu-tigers-eye-magnific.jpg)
Shio Monyet secara tradisional dikaitkan dengan unsur logam. Untuk pendekatan warna, perhiasan dengan nuansa putih, abu-abu, silver, atau keemasan dapat menjadi pilihan.
Bagi yang menyukai batu alam, citrine atau tiger's eye dapat dipadukan dengan logam berwarna emas.
Untuk gaya minimalis, cincin dengan satu batu utama bisa menjadi pilihan dibandingkan gelang dengan banyak manik.
10. Shio Ayam: Clear Quartz atau Citrine
![Ilustrasi batu citrine [Magnific]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/26/48953-ilustrasi-batu-citrine-magnific.jpg)
Shio Ayam juga dikaitkan dengan unsur logam.
Pemilik shio ini dapat memilih aksesori dengan nuansa putih, bening, silver, atau emas. Clear quartz dapat menjadi pilihan bagi pencinta batu transparan, sedangkan citrine cocok bagi mereka yang menyukai warna kuning keemasan.
Batu tersebut dapat digunakan sebagai liontin atau cincin agar tampil lebih sederhana.
11. Shio Anjing: Tiger's Eye atau Jasper
![Ilustrasi batu tiger's eye [Magnific]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/26/60741-ilustrasi-batu-tigers-eye-magnific.jpg)
Shio Anjing berkaitan dengan unsur tanah. Batu bernuansa cokelat dan kuning dapat digunakan sebagai pendekatan simbolis.
Tiger's eye dan jasper dapat menjadi pilihan untuk gelang, liontin, maupun cincin.
Gelang tiger's eye dengan tali atau aksen logam cocok bagi pengguna yang menginginkan aksesori sehari-hari dengan kesan kasual.
12. Shio Babi: Obsidian atau Giok Hitam

Shio Babi berkaitan dengan unsur air. Karena itu, batu dengan warna hitam atau biru gelap dapat dijadikan inspirasi.
Obsidian dan giok hitam bisa digunakan sebagai gelang, liontin, atau cincin.
Bagi yang menyukai aksesori understated, gelang obsidian hitam dengan desain polos dapat menjadi pilihan karena mudah dipadukan dengan berbagai pakaian.