- Brand kecantikan lokal Indonesia kini menawarkan beragam produk inovatif yang sangat sesuai dengan kebutuhan konsumen.
- Hingga Juni 2026, ekosistem Sociolla mencatat lebih dari 180 brand lokal aktif dengan total 6.000 SKU.
- Social Bella menggelar kampanye Love Local 2026 dari Juli hingga September untuk mendukung pertumbuhan brand lokal.
Suara.com - Perkembangan brand kecantikan lokal Indonesia kini semakin sulit dipandang sebelah mata. Jika beberapa tahun lalu pilihan produk kecantikan lokal masih terbatas pada kategori tertentu, kini konsumen dapat menemukan beragam pilihan.
Mulai dari skincare, makeup, hingga fragrance yang dikembangkan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia sebagai salah satu fokus utamanya.
Pertumbuhan tersebut tidak hanya terlihat dari semakin banyaknya brand yang bermunculan, tetapi juga inovasi produk yang semakin beragam. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan untuk menemukan produk yang sesuai dengan kondisi kulit, preferensi, hingga gaya hidup mereka.
Di kategori skincare, misalnya, kebutuhan akan produk yang berfokus pada perbaikan skin barrier, perlindungan terhadap paparan sinar UV, hingga perawatan kulit berjerawat terus mendapat perhatian. Sementara itu, makeup dan fragrance juga menjadi kategori dengan permintaan tinggi.
Menariknya, perkembangan fragrance lokal turut menunjukkan besarnya ruang bagi inovasi brand Indonesia. Di ekosistem Sociolla, hampir 99 persen produk fragrance yang tersedia berasal dari brand lokal.
Hal ini memperlihatkan bahwa brand kecantikan Indonesia tidak hanya berkembang dalam kategori perawatan kulit dan kosmetik, tetapi juga semakin berani menghadirkan pilihan produk di berbagai segmen.
Perkembangan industri kecantikan lokal ini juga sejalan dengan meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap produk buatan Indonesia.
Kualitas yang semakin baik, inovasi yang lebih relevan, serta pemahaman terhadap karakteristik dan kebutuhan masyarakat Indonesia menjadi sejumlah faktor yang mendorong brand lokal semakin mendapat tempat.
Hingga Juni 2026, produk lokal telah mencakup 55 persen dari keseluruhan produk yang tersedia dalam ekosistem Sociolla. Terdapat lebih dari 180 brand lokal dengan lebih dari 6.000 SKU aktif.
Angka tersebut menunjukkan bahwa kehadiran brand lokal kini telah menjadi bagian penting dari perkembangan industri kecantikan di Indonesia.
Co-founder dan CMO Social Bella, Chrisanti Indiana, mengatakan perkembangan industri kecantikan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu hal yang patut dirayakan. Namun, menurutnya, pertumbuhan brand lokal membutuhkan dukungan yang berkelanjutan.
“Momentum Hari Kemerdekaan menjadi pengingat bahwa industri kecantikan Indonesia telah berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Melalui Love Local, kami ingin merayakan perjalanan tersebut sekaligus mempertegas komitmen jangka panjang Sociolla untuk terus menjadi mitra pertumbuhan brand lokal,” ujar Chrisanti.
Ia menjelaskan, membangun brand lokal tidak cukup hanya dilakukan melalui kampanye dalam waktu singkat. Brand membutuhkan dukungan agar dapat meningkatkan visibilitas, menjangkau konsumen yang lebih luas, hingga membangun hubungan yang lebih kuat dengan masyarakat.
“Bagi kami, membangun brand lokal tidak cukup dilakukan melalui satu kampanye, tetapi membutuhkan dukungan yang berkelanjutan melalui ekosistem omnichannel, storytelling, dan berbagai inisiatif yang membantu brand menjangkau lebih banyak konsumen, membangun koneksi yang lebih kuat dengan masyarakat, serta terus berkembang secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Semangat tersebut kembali diangkat melalui Love Local 2026 bertajuk “100% Cantik Indonesia”, yang bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kampanye ini menjadi ruang untuk menyoroti perkembangan brand kecantikan lokal yang kini semakin beragam dalam menjawab kebutuhan konsumen.