- Azarine Hydrasoothe memiliki SPF 45 PA++++ dengan tekstur gel berbasis air yang memberikan hasil akhir glowing.
- Facetology Triple Care menggunakan filter hybrid dengan SPF 40 PA+++ dan memberikan hasil natural berteknologi watery.
- Azarine menargetkan kulit normal hingga berminyak, sementara Facetology diklaim cocok untuk berbagai jenis kulit termasuk sensitif.
Suara.com - Perbedaan sunscreen Azarine vs Facetology menjadi salah satu hal yang menarik untuk diketahui sebelum memilih tabir surya untuk pemakaian sehari-hari.
Keduanya sama-sama menawarkan tekstur ringan, tetapi memiliki karakter formula dan hasil akhir yang berbeda di kulit.
Azarine Hydrasoothe Sunscreen Gel SPF 45 PA++++ dikenal dengan tekstur gel berbasis air dan sensasi dingin ketika diaplikasikan. Sementara itu, Facetology Triple Care Sunscreen SPF 40 PA+++ menggunakan teknologi hybrid yang menggabungkan filter UV physical dan chemical.
Lantas, sunscreen Azarine vs Facetology bagus mana?
Jawabannya kembali pada jenis kulit dan finish yang diinginkan. Azarine cenderung menarik untuk pemilik kulit normal hingga berminyak yang menyukai hasil glowing, sedangkan Facetology menawarkan formula yang lebih universal dan diklaim cocok untuk berbagai jenis kulit, termasuk kulit sensitif.
Perbedaan Sunscreen Azarine vs Facetology
1. Azarine punya SPF lebih tinggi
Jika hanya membandingkan angka pada kemasan, Azarine Hydrasoothe unggul dengan SPF 45 PA++++, sedangkan Facetology Triple Care mencantumkan SPF 40 PA+++.
Azarine sebelumnya juga dikenal sebagai sunscreen berbasis air dengan tekstur gel yang ringan dan sensasi dingin ketika diaplikasikan.
Sementara itu, Facetology menyebut Triple Care Sunscreen menggunakan proteksi hybrid dan mencantumkan SPF 40 PA+++. Brand juga menyatakan produknya telah melalui pengujian nilai SPF secara in vivo.
Perlu diingat, angka SPF/PA bukan satu-satunya faktor ketika memilih sunscreen. Kenyamanan pemakaian dan penggunaan dalam jumlah yang cukup serta re-apply juga penting untuk mendapatkan perlindungan optimal.

2. Tekstur Azarine lebih gel, Facetology lebih watery
Perbedaan tekstur menjadi salah satu aspek yang paling mudah dirasakan.
Azarine Hydrasoothe memiliki tekstur gel yang ringan dan memberikan sensasi dingin pada kulit. Produk ini menggunakan formula berbasis air sehingga terasa lebih mudah menyebar dan meresap.
Sementara Facetology Triple Care membawa konsep water-based technology. Brand menyebut formulanya mudah menyerap dan tidak memberikan rasa greasy atau oily.
Pengalaman pengguna juga memperlihatkan perbedaan tersebut.
Menurut pengguna @souffberry, Facetolog y terasa seperti air ketika diaplikasikan.
“Dia pas di-apply langsung kayak air, ringan, tidak bikin kusam, tekstur kayak air, tone up but no whitecast, sensasi dingin di kulit.”
Untuk Azarine, ia menilai teksturnya lebih thick dibanding Facetology.
“Teksturnya thick, ringan tapi kalau kebanyakan agak berat, nggak bikin kusam dan berminyak, glowing.”
Dengan demikian, pengguna yang menyukai sunscreen dengan sensasi watery dan super ringan mungkin lebih cocok dengan Facetology. Sementara mereka yang menyukai gel dengan hasil glowing dapat mempertimbangkan Azarine.

3. Bagaimana hasil akhirnya di kulit?
Dari segi finish, keduanya sama-sama tidak ditujukan untuk memberikan tampilan kusam.
Azarine cenderung memberikan hasil glowing atau dewy. Karakter tersebut membuat wajah terlihat lebih segar setelah pemakaian.
Sementara Facetology memberikan hasil yang lebih ringan dan natural. Pengguna @souffberry menyebut produk tersebut memberikan sedikit efek tone up, tetapi tidak meninggalkan white cast.
Facetology sendiri menyatakan produknya berbasis air dan tidak meninggalkan white cast.
4. Kandungan Azarine vs Facetology
Dari sisi kandungan skincare, keduanya juga memiliki pendekatan yang berbeda.
Azarine Hydrasoothe dikenal dengan kandungan yang mendukung hidrasi dan soothing, seperti aloe vera, green tea, sodium hyaluronate, panthenol, dan allantoin.
Sementara Facetology Triple Care membawa konsep tiga manfaat sekaligus, yaitu perlindungan UV, brightening, serta soothing.
Beberapa kandungan yang ditonjolkan Facetology antara lain niacinamide, tranexamic acid, CICA, mugwort, SyriCalm, dan WhiteTen.
Artinya, Facetology bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin sunscreen dengan tambahan fokus pada mencerahkan dan menenangkan kulit.
Namun, sunscreen tetap memiliki fungsi utama sebagai pelindung dari paparan sinar UV. Kandungan skincare tambahan tidak berarti sunscreen dapat menggantikan seluruh rangkaian perawatan kulit.
5. Azarine vs Facetology untuk kulit berminyak
Untuk kulit normal hingga berminyak, Azarine Hydrasoothe cukup menarik karena karakter gel dan klaim formula yang ringan. Azarine sendiri memosisikan Hydrasoothe sebagai sunscreen yang cocok untuk kulit normal-berminyak.
Pengguna @souffberry juga menilai Azarine tidak membuat wajah semakin kusam atau berminyak meskipun memberikan hasil glowing.
Namun, takaran pemakaian tetap perlu diperhatikan. Menurut pengalaman pengguna tersebut, Azarine yang digunakan terlalu banyak dapat terasa lebih berat.
Facetology juga dapat digunakan oleh kulit berminyak. Bahkan brand memiliki varian khusus Triple Care Sunscreen for Acne & Oily Skin yang dilengkapi powder oil absorbent dan encapsulated salicylic acid.
Jadi, untuk kulit berminyak, pemilihannya lebih bergantung pada preferensi tekstur dan finish.
6. Facetology untuk kulit sensitif, apakah lebih cocok?
Facetology menyatakan Triple Care Sunscreen dapat digunakan untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Produk tersebut juga diklaim bebas alkohol, paraben, dan parfum.
Namun, klaim “cocok untuk kulit sensitif” bukan berarti setiap orang dengan kulit sensitif pasti akan cocok. Kondisi kulit setiap orang berbeda dan tetap ada kemungkinan muncul reaksi terhadap bahan tertentu.
Karena itu, jika memiliki kulit sangat sensitif, sebaiknya lakukan patch test terlebih dahulu dan hentikan pemakaian apabila muncul iritasi.