- Komuter KRL dan MRT memerlukan sepatu berbobot ringan dengan bantalan empuk agar perjalanan terasa nyaman.
- Dr. Tirta dan netizen merekomendasikan berbagai merek sepatu lokal dan internasional seperti Hoka, Kanky, serta Brodo.
- Pemilihan sepatu komuter harus memperhatikan faktor penting seperti ukuran tepat, sirkulasi udara baik, dan daya cengkeram.
Suara.com - Memilih sepatu jalan untuk komuter KRL dan MRT tidak bisa asal mengandalkan model yang terlihat keren. Bagi pekerja atau pelajar yang setiap hari berjalan dari rumah ke stasiun, naik-turun tangga, berpindah peron, hingga harus berdiri di dalam gerbong, sepatu yang empuk dan nyaman bisa membuat perjalanan terasa jauh lebih ringan.
Apalagi, aktivitas komuter biasanya membuat kaki menempuh jarak cukup jauh setiap hari. Karena itu, sepatu ideal untuk pengguna KRL dan MRT sebaiknya memiliki bantalan yang nyaman, bobot relatif ringan, sirkulasi udara baik, serta outsole yang cukup kuat untuk penggunaan intensif.
Salah satu model yang ramai disebut netizen Threads adalah HOKA Bondi 8. Sementara itu, dr. Tirta juga pernah membagikan rekomendasi sepatu yang nyaman untuk digunakan ketika harus berdiri lama di KRL melalui konten Vindes.
Dalam daftar tersebut, ada beberapa merek lokal seperti Kanky, Brodo, Patrobas, Kalvert hingga Ortus.
Rekomendasi Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT
1. HOKA Bondi 8

HOKA Bondi 8 bisa menjadi pilihan bagi komuter yang mengutamakan bantalan empuk.
Model ini memang awalnya dikembangkan sebagai sepatu lari, tetapi karakteristik max cushioning membuatnya juga cocok digunakan untuk berjalan kaki sehari-hari. Bahkan, HOKA secara resmi mencantumkan Bondi 8 untuk penggunaan road running dan walking.
Bondi 8 menggunakan foam yang ringan dan responsif, Ortholite Hybrid sockliner, serta outsole Durabrasion Rubber. Kombinasi tersebut membuatnya menarik untuk pengguna yang harus banyak berjalan di permukaan keras seperti trotoar, lantai stasiun dan peron.
HOKA juga memperbarui bagian heel pada Bondi 8 sehingga transisi langkah dari tumit menuju bagian depan kaki terasa lebih halus.
Tak heran jika Bondi 8 masuk dalam sejumlah rekomendasi sepatu walking karena bantalan dan dukungannya.
2. Kanky Story Honjo

Kalau mencari alternatif lokal dengan harga yang lebih ramah kantong, Kanky Story Honjo bisa dipertimbangkan.
Model ini menjadi salah satu sepatu yang disebut dalam rekomendasi dr. Tirta untuk aktivitas berdiri lama di KRL. Kanky Story Honjo mengandalkan upper knit yang lentur dan breathable sehingga lebih nyaman ketika digunakan dalam perjalanan panjang.
Bagian dalamnya juga menggunakan bantalan empuk, sementara sol Phylon membantu memberikan kombinasi ringan dan fleksibel.
Kelebihan lain adalah desainnya yang relatif mudah dipadukan dengan pakaian kerja maupun outfit kasual.
3. Kanky Story Kagayaku

Masih dari lini Kanky Story, ada Kanky Story Kagayaku.
Sepatu ini juga masuk dalam rekomendasi dr. Tirta untuk pengguna yang sering berdiri lama saat menggunakan KRL. Modelnya memiliki tampilan sporty dan menggunakan material upper yang mendukung sirkulasi udara.
Kagayaku juga menawarkan insole empuk dan dukungan pada area arch sehingga dapat memberikan rasa nyaman ketika kaki digunakan untuk berdiri dan berjalan dalam waktu lama.
Untuk komuter yang aktivitasnya tidak hanya naik KRL tetapi juga dilanjutkan berjalan kaki ke kantor atau kampus, model ini bisa menjadi pilihan serbaguna.
4. Kanky Story Hageshi

Pilihan ketiga dari Kanky adalah Story Hageshi.
Dibandingkan dua model sebelumnya, Hageshi menawarkan konstruksi yang terlihat lebih tebal. Model ini ditujukan untuk memberikan kenyamanan dan stabilitas ketika digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Bagian midsole yang lebih tebal membantu meredam tekanan ketika kaki menginjak permukaan keras. Padding pada area tumit dan pergelangan juga menambah rasa nyaman ketika sepatu dipakai dalam waktu panjang.
Rekomendasi Kanky Story Hageshi juga tercantum dalam daftar sepatu untuk berdiri lama di KRL yang dikaitkan dengan dr. Tirta.
5. Brodo Ace Nova

Bagi pekerja kantoran yang membutuhkan sepatu dengan tampilan lebih rapi, Brodo Ace Nova bisa menjadi pilihan.
Model ini memiliki desain yang lebih klasik sehingga relatif mudah digunakan bersama celana chino, jeans maupun pakaian kerja kasual.
Dalam rekomendasi dr. Tirta, Brodo Ace Nova disebut sebagai salah satu sepatu yang bisa digunakan untuk aktivitas berdiri lama. Model ini mengombinasikan insole EVA dengan outsole karet sehingga menawarkan kenyamanan sekaligus daya tahan untuk penggunaan sehari-hari.
Keunggulannya dibandingkan sepatu running adalah tampilannya yang lebih mudah masuk ke lingkungan kerja.
6. Patrobas Cloud

Nama Patrobas Cloud sendiri sudah menggambarkan fokus utama sepatu ini, yakni kenyamanan.
Model ini termasuk dalam rekomendasi sepatu yang disebut dr. Tirta untuk digunakan ketika harus berdiri lama di KRL.
Patrobas Cloud menggunakan upper yang breathable dan lentur. Bantalan pada bagian dalam juga dirancang untuk memberikan pijakan yang lebih empuk sehingga kaki tidak cepat terasa lelah ketika digunakan berjalan atau berdiri dalam waktu lama.
Desainnya yang kasual juga membuat sepatu ini cukup fleksibel digunakan untuk perjalanan sehari-hari.
7. Kalvert Futura Wave

Model lain yang masuk dalam daftar rekomendasi dr. Tirta adalah Kalvert Futura Wave. Sepatu lokal ini bisa menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin sepatu lokal dengan desain lebih modern.
Brand keluaran 2018 ini menarik untuk dipertimbangkan oleh komuter yang lebih menyukai karakter sepatu sporty.
8. Ortuseight Hyperblast Encore

Ortus Hyperblast Encore, khususnya, berada dalam lini sepatu yang mengedepankan kenyamanan untuk aktivitas dengan mobilitas tinggi.
Sepatu ini dapat dipertimbangkan sebagai pilihan untuk perjalanan harian, terutama jika aktivitas komuter melibatkan banyak berjalan kaki setelah turun dari kereta.
Tips Memilih Sepatu untuk Naik KRL dan MRT Setiap Hari
Jangan hanya mencari sepatu dengan sol paling tebal. Untuk aktivitas komuter, beberapa hal lain juga penting.
Pertama, perhatikan cushioning. Bantalan yang baik membantu membuat pijakan terasa lebih nyaman ketika kaki berulang kali bersentuhan dengan permukaan keras.
Kedua, cari sepatu yang cukup ringan. Sepatu yang terlalu berat dapat membuat kaki terasa lebih cepat lelah, terutama jika harus berjalan dari stasiun ke kantor.
Ketiga, pastikan ukurannya tepat. Jangan membeli sepatu terlalu sempit hanya karena menginginkan tampilan yang lebih ramping. Jari kaki membutuhkan ruang untuk bergerak secara nyaman.
Keempat, perhatikan grip outsole. Lantai stasiun atau trotoar bisa licin, terutama setelah hujan. Outsole dengan daya cengkeram baik akan membantu memberikan pijakan yang lebih aman.
Kelima, pertimbangkan material upper. Komuter yang banyak beraktivitas di luar ruangan sebaiknya memilih material yang memiliki sirkulasi udara baik agar kaki tidak mudah terasa panas dan lembap.
Terakhir, jangan lupa mempertimbangkan ketahanan sepatu. Sepatu komuter dipakai jauh lebih sering dibandingkan sneakers yang hanya digunakan sesekali. Karena itu, konstruksi outsole, kualitas upper, dan ketahanan midsole sama pentingnya dengan rasa empuk.