- Posisi tempat tidur menjadi bagian penting dalam penataan kamar menurut feng shui.
- Letak pintu, dinding, dan jendela perlu diperhatikan saat mengatur ranjang.
- Ada beberapa posisi yang dipercaya lebih mendukung keseimbangan dan kenyamanan kamar.
Suara.com - Posisi tempat tidur mempunyai aturan tersendiri dalam feng shui. Letak ranjang kerap dikaitkan dengan posisi pintu, dinding, jendela, dan ruang gerak di sekitar tempat tidur.
Salah satu yang diperhatikan terkait posisi tempat tidur adalah arah pandangan saat sedang berbaring.
Dalam feng shui, ranjang dianjurkan berada di posisi yang memungkinkan pintu kamar terlihat, tetapi tidak tepat menghadap atau segaris dengan pintu.
Posisi ranjang bisa mengubah kesan seluruh kamar, bahkan tanpa perlu mengganti furnitur.
Selain arah tempat tidur, bagian kepala ranjang juga memiliki pertimbangan tersendiri.
Berikut 7 tips penempatan tempat tidur yang benar menurut feng shui.

1. Letakkan kepala tempat tidur pada dinding yang kokoh
Bagian kepala tempat tidur sebaiknya memiliki sandaran yang kuat. Dalam feng shui, dinding solid di belakang ranjang dianggap memberikan kesan stabil dan menjadi penopang bagi orang yang sedang beristirahat.
Penggunaan headboard yang kokoh juga bisa menjadi pilihan jika posisi ranjang membutuhkan tambahan sandaran. Sebaiknya hindari headboard yang terlalu terbuka atau memiliki banyak celah.
2. Posisikan tempat tidur agar pintu kamar terlihat
Salah satu prinsip utama dalam feng shui adalah command position. Tempat tidur ditempatkan pada posisi yang memungkinkan pintu kamar terlihat dari atas ranjang.
Meski begitu, ranjang sebaiknya tidak berada tepat di jalur lurus pintu. Posisi yang sedikit menyamping atau diagonal dapat menjadi pilihan jika kondisi ruangan memungkinkan.
3. Hindari posisi kaki tepat mengarah ke pintu
Tempat tidur yang langsung berhadapan dengan pintu menjadi salah satu posisi yang dihindari dalam feng shui. Susunan seperti ini membuat ranjang berada tepat pada jalur masuk menuju kamar.
Jika ukuran kamar membuat posisi tersebut sulit dihindari, tata ulang posisi ranjang dengan sedikit menggesernya ke samping. Sekat atau elemen pembatas juga bisa digunakan untuk memutus garis lurus antara ranjang dan pintu.