Apa Itu Silikosis? Waspada, Abu Vulkanik Tingkatkan Risiko Penyakit Paru dengan Gejala Ini

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 07 September 2026 | 11:51 WIB
Apa Itu Silikosis? Waspada, Abu Vulkanik Tingkatkan Risiko Penyakit Paru dengan Gejala Ini
Ilustrasi silikosis akibat abu vulkanik (magnific)
baca 10 detik
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau menyemburkan abu vulkanik berisiko silika yang menyebar hingga wilayah Jabodetabek.
  • Paparan abu vulkanik singkat tidak langsung menyebabkan silikosis karena penyakit ini butuh waktu bertahun-tahun.
  • Silikosis ditandai gejala seperti batuk kering, sesak napas, hingga penurunan fungsi paru akibat jaringan parut.

Suara.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyemburkan abu vulkanik dan memicu sebaran hingga sejumlah wilayah Jabodetabek membuat risiko paparan partikel di udara kembali menjadi perhatian.

Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu memahami berbagai dampak kesehatan akibat menghirup abu vulkanik, termasuk kaitannya dengan penyakit paru seperti silikosis.

Meski abu vulkanik dapat mengandung silika kristalin, paparan abu dalam waktu singkat tidak serta-merta menyebabkan seseorang mengalami silikosis.

Risiko silikosis umumnya berkaitan dengan paparan partikel silika dalam konsentrasi tinggi dan berlangsung dalam waktu lama atau berulang.

Apa Itu Silikosis?

Ilustrasi paru-paru (freepik.com/pressfoto)
Ilustrasi paru-paru (freepik.com/pressfoto)


Silikosis adalah penyakit paru yang terjadi akibat paparan partikel silika dalam jangka panjang, terutama ketika seseorang menghirup silika dalam jumlah berlebihan secara terus-menerus.

Dikutip dari laman resmi Siloam Hospitals, paparan silika dapat memicu peradangan, kerusakan, dan pembentukan jaringan parut pada paru-paru sehingga fungsi organ tersebut dalam proses pernapasan dapat terganggu.

Silikosis termasuk penyakit yang berkembang secara progresif sehingga kerusakan pada paru dapat bertambah seiring waktu.

Secara umum, silikosis terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan tingkat dan lamanya paparan silika.

Silikosis akut atau silicoproteinosis dapat menimbulkan gejala dalam hitungan minggu hingga kurang dari lima tahun setelah seseorang mengalami paparan silika dalam jumlah sangat tinggi, tetapi kondisi ini tergolong jarang.

baca juga

Jenis berikutnya adalah silikosis terakselerasi yang dapat berkembang sekitar lima hingga 10 tahun setelah paparan silika berlebihan dan memiliki karakteristik yang menyerupai bentuk akut maupun kronis.

Sementara itu, silikosis kronis merupakan bentuk yang paling umum dan biasanya baru menunjukkan gejala setelah paparan silika dalam jumlah rendah hingga sedang selama sekitar 10-30 tahun.

Apakah Abu Vulkanik Bisa Menyebabkan Silikosis?

Pertanyaan mengenai apakah abu vulkanik bisa menyebabkan silikosis menjadi relevan ketika material erupsi menyebar ke wilayah permukiman.

Dikutip dari laman resmi Brawijaya Hospital, abu vulkanik memang dapat mengandung crystalline silica atau silika kristalin yang memiliki kaitan dengan risiko silikosis.

Namun, paparan hujan abu dalam waktu singkat bukan penyebab umum silikosis karena penyakit tersebut membutuhkan paparan silika dalam konsentrasi cukup tinggi dan berlangsung dalam waktu lama.

Risiko kesehatan bergantung pada beberapa faktor, antara lain komposisi abu, ukuran partikelnya, konsentrasi silika di udara, serta frekuensi dan durasi seseorang terpapar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Napas Anak Cepat Akibat Abu Krakatau? Jangan Tunggu Parah, Segera Lakukan Langkah Ini!

Napas Anak Cepat Akibat Abu Krakatau? Jangan Tunggu Parah, Segera Lakukan Langkah Ini!

News | Senin, 07 September 2026 | 10:50 WIB

Amerika Serikat Rilis Peringatan ke Warganya Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau

Amerika Serikat Rilis Peringatan ke Warganya Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 10:42 WIB

Partikel Abu Krakatau Bisa Masuk Alveolus Paru, Ini 5 Bahaya dan Cara Mencegahnya!

Partikel Abu Krakatau Bisa Masuk Alveolus Paru, Ini 5 Bahaya dan Cara Mencegahnya!

News | Senin, 07 September 2026 | 10:35 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×