Ini Cara Benar Membersihkan Baju yang Terkena Abu Vulkanik, Fatal Jika Salah Langkah!

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 07 September 2026 | 12:11 WIB
Ini Cara Benar Membersihkan Baju yang Terkena Abu Vulkanik, Fatal Jika Salah Langkah!
Ilustrasi cara membersihkan baju yang terkena abu vulkanik (Magnific)
baca 10 detik
  • USGS menyarankan pakaian terkena abu Gunung Anak Krakatau dibersihkan di luar ruangan menggunakan air mengalir.
  • Masyarakat harus menghindari penggosokan kuat dan penggunaan mesin pengering agar serat kain tidak rusak akibat abu.
  • Pakaian perlu dicuci menggunakan deterjen dalam jumlah muatan kecil demi memastikan seluruh sisa abu benar-benar hilang.

Suara.com - Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat terbawa angin dan mengendap di berbagai permukaan, termasuk pakaian yang digunakan masyarakat di wilayah terdampak.

Ketika abu mulai menempel pada baju, membersihkannya tidak cukup hanya dengan mengibaskan atau menguceknya seperti kotoran biasa.

Partikel abu vulkanik yang keras dan tajam justru dapat merusak serat kain apabila pakaian dibersihkan dengan cara yang terlalu kasar.

Karena itu, mengetahui cara membersihkan abu vulkanik di baju menjadi penting agar pakaian kembali bersih tanpa membuat abu berhamburan dan terhirup.

Cara Membersihkan Abu Vulkanik di Baju

Warga tunjukan abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu malam. (ANTARA/Desi Purnama Sari)
Warga tunjukan abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu malam. (ANTARA/Desi Purnama Sari)

Dikutip dari laman resmi Volcanoes USGS, pakaian yang terlapisi abu dapat dibersihkan dengan beberapa tahapan berikut.

1. Bawa pakaian ke luar ruangan

Pindahkan pakaian yang dipenuhi abu ke luar rumah sebelum membersihkannya untuk mengurangi risiko partikel menyebar ke dalam ruangan.

2. Kibaskan atau sikat perlahan

Kibaskan pakaian di luar ruangan untuk melepaskan endapan abu yang menempel, tetapi hindari gerakan kasar yang dapat membuat partikel beterbangan atau mengikis serat kain.

baca juga

3. Bilas menggunakan air mengalir

Setelah sebagian besar abu terlepas, bilas pakaian di bawah air mengalir untuk membantu mengangkat partikel yang masih tertinggal pada permukaan kain.

USGS menyebutkan bahwa kain yang terkena abu dapat dibilas menggunakan air mengalir sebelum dicuci secara hati-hati.

4. Cuci menggunakan deterjen

Masukkan pakaian ke dalam mesin cuci atau cuci secara manual menggunakan deterjen untuk menghilangkan sisa abu yang masih menempel.

Pakaian yang sangat kotor membutuhkan deterjen lebih banyak agar proses pembersihan berjalan optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Silikosis? Waspada, Abu Vulkanik Tingkatkan Risiko Penyakit Paru dengan Gejala Ini

Apa Itu Silikosis? Waspada, Abu Vulkanik Tingkatkan Risiko Penyakit Paru dengan Gejala Ini

Health | Senin, 07 September 2026 | 11:51 WIB

Waspada! Ini Dampak Serius Menghirup Abu Vulkanik Bagi Pernapasan

Waspada! Ini Dampak Serius Menghirup Abu Vulkanik Bagi Pernapasan

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 11:26 WIB

Sampai Kapan Abu Vulkanik Anak Krakatau Terus Menyebar? Ini Penjelasannya

Sampai Kapan Abu Vulkanik Anak Krakatau Terus Menyebar? Ini Penjelasannya

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 11:11 WIB

Terkini

Buruh Gugat Aturan Cipta Kerja, Desak Pemulihan Hak Pesangon hingga Batasi Outsourcing

Buruh Gugat Aturan Cipta Kerja, Desak Pemulihan Hak Pesangon hingga Batasi Outsourcing

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:21 WIB

Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau

Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau

Bali | Kamis, 10 September 2026 | 15:20 WIB

Saat Impian Financial Freedom Membuat Anak Muda Terjebak Hustle Culture

Saat Impian Financial Freedom Membuat Anak Muda Terjebak Hustle Culture

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 15:20 WIB

Dugaan Pemerkosaan Santriwati di Sleman: Sempat Disembunyikan dan Diancam, Korban Hamil 8 Bulan

Dugaan Pemerkosaan Santriwati di Sleman: Sempat Disembunyikan dan Diancam, Korban Hamil 8 Bulan

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 15:16 WIB

8 Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal Menurut Primbon

8 Arti Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal Menurut Primbon

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 15:15 WIB

Pengadilan Terbitkan Surat Perintah Penangkapan Wapres Kasus Dugaan Ancaman Pembunuhan Presiden

Pengadilan Terbitkan Surat Perintah Penangkapan Wapres Kasus Dugaan Ancaman Pembunuhan Presiden

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:13 WIB

Inggris 'Kiamat Kecil', 2.000 Penerbangan Mendadak Dibatalkan

Inggris 'Kiamat Kecil', 2.000 Penerbangan Mendadak Dibatalkan

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:10 WIB

Kembalikan Guru ke Kelas, Bukan ke Tumpukan Administrasi

Kembalikan Guru ke Kelas, Bukan ke Tumpukan Administrasi

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 15:10 WIB

Tak Minta Kado Mewah, Dino Patti Djalal Tantang Netizen Lakukan Ini di Hari Ulang Tahunnya

Tak Minta Kado Mewah, Dino Patti Djalal Tantang Netizen Lakukan Ini di Hari Ulang Tahunnya

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 15:05 WIB

Brand Otomotif Kembangkan Mesin Hybrid yang Bisa Terjang Banjir Sedalam 1 Meter

Brand Otomotif Kembangkan Mesin Hybrid yang Bisa Terjang Banjir Sedalam 1 Meter

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 15:05 WIB

×