Kebiasaan Menepuk Punggung saat Anak Batuk Ternyata Berisiko Fatal, Ini Kata Dokter Anak!

Chyntia Sami Bhayangkara, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 08 September 2026 | 15:48 WIB
Kebiasaan Menepuk Punggung saat Anak Batuk Ternyata Berisiko Fatal, Ini Kata Dokter Anak!
Ilustrasi orangtua menepuk punggung anak ketika batuk (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Bahaya menepuk punggung anak saat batuk berisiko trauma dan tersedak.

  • Dokter Maman menyebut menepuk punggung balita batuk adalah mitos berbahaya.

  • Beri hidrasi melimpah sebagai cara aman mengatasi dahak batuk anak.

Suara.com - Kebanyakan orangtua akan reflek menepuk-nepuk punggung anak ketika batuk dan kesulitan mengeluarkan dahaknya.

Umumnya, orangtua melakukan itu dengan harapan anak bisa mengeluarkan dahaknya ketika batuk.

Namun, praktik menepuk punggung yang selama ini dianggap sebagai pertolongan pertama yang aman justru menyimpan bahaya yang mengancam nyawa si kecil.

Peringatan ini dibagikan oleh dokter spesialis anak sekaligus ahli respirologi, dr. Maman, melalui sebuah utas di platform Threads yang viral baru-baru ini.

Dokter yang berpraktik di Makassar ini menegaskan bahwa kebiasaan tersebut hanyalah mitos yang berisiko.

Mitos Merontokkan Dahak dengan Getaran Mekanis

Banyak orang tua mengira menepuk punggung anak dengan keras akan memberikan getaran mekanis yang langsung merontokkan dahak dari dinding paru-paru.

Mereka menganggap hal ini sebagai teknik fisioterapi dada mandiri yang aman.

"Faktanya, melakukan tepuk punggung secara sembarangan pada balita tanpa evaluasi dan indikasi medis justru SANGAT BERBAHAYA!" tegas dr. Maman dalam unggahannya.

baca juga

Lantas, apa saja risiko yang mengintai di balik tepukan punggung tersebut? Berdasarkan prinsip medis yang diajarkan di FK Unhas, dr. Maman membedahnya menjadi dua risiko utama:

1. Risiko Trauma Fisik (Cedera)

Ayah Bunda perlu diingat bahwa struktur tubuh balita masih sangat rapuh. Tulang rusuk, organ dalam, dan jaringan otot mereka masih lunak.

"Tepukan yang terlalu keras dan tidak terukur dari tangan orang dewasa bisa menyebabkan memar otot hingga risiko cedera tulang rusuk yang sangat menyakitkan bagi si kecil," jelasnya.

2. Risiko Aspirasi (Tersedak yang Fatal)

Di rumah sakit, fisioterapi dada dilakukan dengan teknik perkusi spesifik setelah dokter mendengarkan letak lendir menggunakan stetoskop (auskultasi).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Merawat Mesin Kendaraan Komersial Saat Terjadi Hujan Abu Vulkanik

Strategi Merawat Mesin Kendaraan Komersial Saat Terjadi Hujan Abu Vulkanik

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 14:33 WIB

6 Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Usai Terpapar Abu Vulkanik Anak Krakatau

6 Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa Usai Terpapar Abu Vulkanik Anak Krakatau

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 14:28 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ancam Kesehatan, Legislator PDIP Desak Pemerintah Perkuat Mitigasi

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ancam Kesehatan, Legislator PDIP Desak Pemerintah Perkuat Mitigasi

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:23 WIB

Jakarta Terimbas Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Batuk dan Keluhkan Rumah Cepat Kotor!

Jakarta Terimbas Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Batuk dan Keluhkan Rumah Cepat Kotor!

News | Senin, 07 September 2026 | 11:01 WIB

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:02 WIB

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Gugat Keseriusan Pemerintah di Balik Karhutla dan Hak Kesehatan Masyarakat

Gugat Keseriusan Pemerintah di Balik Karhutla dan Hak Kesehatan Masyarakat

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Bikin Onar di Depan BRI Raden Intan Bandar Lampung, Pria Bersenjata Tajam Diringkus Polisi

Bikin Onar di Depan BRI Raden Intan Bandar Lampung, Pria Bersenjata Tajam Diringkus Polisi

Lampung | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Data: Mayoritas Suara Warganet X Positif soal Isu Ijazah Gibran, Lho Kenapa?

Data: Mayoritas Suara Warganet X Positif soal Isu Ijazah Gibran, Lho Kenapa?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:12 WIB

8 Weton yang Paling Ditakuti Karena Ucapan Sering Jadi Kenyataan

8 Weton yang Paling Ditakuti Karena Ucapan Sering Jadi Kenyataan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Mitos Mobil Listrik Cuma Tahan 10 Tahun Terpatahkan Riset Terbaru

Mitos Mobil Listrik Cuma Tahan 10 Tahun Terpatahkan Riset Terbaru

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Gas Murah Seret, Industri Baja RI Terjepit Impor 7 Juta Ton

Gas Murah Seret, Industri Baja RI Terjepit Impor 7 Juta Ton

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08 WIB

RI Punya Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW, Baru 2,78 GW yang Digunakan

RI Punya Harta Karun Panas Bumi 23,2 GW, Baru 2,78 GW yang Digunakan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Pet Parents: Mengapa Banyak Lajang Urban Memilih Rawat Hewan?

Pet Parents: Mengapa Banyak Lajang Urban Memilih Rawat Hewan?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:00 WIB

90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla

90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla

Kaltim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:58 WIB

Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir

Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:55 WIB

×