Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 11 September 2026 | 08:09 WIB
Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
weton bumi kapetak (magnific)
baca 10 detik
  • Masyarakat Jawa menggunakan Primbon Jawa untuk membaca karakter dan kecocokan jodoh melalui weton Bumi Kapetak.
  • Istilah Bumi Kapetak menyimbolkan keteguhan, sifat pekerja keras, serta mental tangguh yang tahan banting.
  • Pemerhati budaya Mas Kur menyatakan bahwa ujian hidup membentuk pemilik weton ini menjadi pribadi matang.

Suara.com - Dalam tradisi dan budaya masyarakat Jawa, Primbon Jawa masih kerap digunakan sebagai panduan untuk membaca karakter, nasib, hingga perjalanan hidup seseorang melalui perhitungan hari lahir atau weton

Salah satu istilah weton yang sarat makna dan sering kali menarik perhatian adalah Bumi Kapetak.

Istilah ini tidak hanya muncul dalam pembacaan karakter individu, tetapi juga sering dikaitkan dalam perhitungan kecocokan pasangan atau jodoh. 

Lantas, apa sebenarnya arti dari weton Bumi Kapetak dan seperti apa karakteristik orang yang berada di bawah naungannya?

Arti Bumi Kapetak

Secara harfiah, istilah Bumi Kapetak dapat dimaknai sebagai tanah yang digarap atau tanah kering. 

Dalam filosofi Primbon Jawa, bumi menjadi simbol tempat berpijak sekaligus cerminan hubungan spiritual antara manusia dengan alam.

Ketika dikaitkan dengan watak atau naungan seseorang, Bumi Kapetak menyimbolkan keteguhan, sifat pekerja keras, serta ketahanan mental yang diuji oleh berbagai dinamika kehidupan. 

Orang-orang dengan naungan ini diyakini memiliki ketegaran bak tanah yang diolah—semakin sering dicangkul dan diterpa cuaca, semakin kuat pula fondasinya.

baca juga

Karakter dan Mental Baja Pemilik Weton Bumi Kapetak

Individu yang lahir di bawah naungan Bumi Kapetak umumnya dikenal sebagai sosok yang ulet, rajin, tidak mudah menyerah, dan memiliki mental yang sangat tangguh (tahan banting).

Mereka tidak gentar ketika menghadapi kegagalan atau terjangan masalah hidup, bahkan justru termotivasi untuk bangkit lebih kuat.

Hal tersebut turut dijelaskan oleh pemerhati budaya dan kreator konten, Mas Kur, melalui kanal YouTube miliknya. 

Dalam penjelasannya mengenai weton dan Primbon Jawa, ia memaparkan bagaimana karakter dasar pemilik naungan ini terbentuk dari proses hidup yang tidak instan.

“Orang yang berada di bawah naungan Bumi Kapetak itu karakternya ibarat tanah; ulet, tahan banting, dan tidak gampang menyerah meski badai hidup datang bertubi-tubi. Mereka punya mental kuat untuk bangkit lagi setelah dijatuhkan keadaan,” ujar Mas Kur dalam videonya.

Mas Kur juga menambahkan bahwa ujian hidup yang datang kepada pemilik weton ini pada akhirnya bertujuan untuk menempa mental mereka agar menjadi pribadi yang lebih matang, bijaksana dan siap menjemput kesuksesan di masa depan.

Pesan Filosofis di Balik Weton Bumi Kapetak

Dalam praktiknya, perhitungan weton, baik untuk melihat potensi diri maupun kecocokan jodoh dikembalikan lagi kepada kepercayaan masing-masing individu.

Budaya leluhur ini sejatinya diciptakan sebagai sarana mawas diri (eling lan waspada), bukan sebagai bentuk keputusasaan.

Bagi Anda atau orang terdekat yang memiliki naungan Bumi Kapetak, pesan utamanya adalah untuk terus merawat ketekunan, menjaga kerja keras, serta memandang setiap hambatan sebagai proses pendewasaan diri menuju kehidupan yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Feng Shui Kamar Mandi di Lantai 2 Atas Dapur, Benarkah Tidak Baik?

Feng Shui Kamar Mandi di Lantai 2 Atas Dapur, Benarkah Tidak Baik?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 13:16 WIB

Feng Shui Kamar Tidur Suami Istri agar Harmonis, Begini Aturan dan Tipsnya

Feng Shui Kamar Tidur Suami Istri agar Harmonis, Begini Aturan dan Tipsnya

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 09:42 WIB

Feng Shui Meja Kerja Membelakangi Pintu, Benarkah Bikin Energi Kurang Baik?

Feng Shui Meja Kerja Membelakangi Pintu, Benarkah Bikin Energi Kurang Baik?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 07:05 WIB

Hari Baik Membuka Usaha dan Memulai Bisnis Menurut Primbon Jawa

Hari Baik Membuka Usaha dan Memulai Bisnis Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 19:35 WIB

Arti Mimpi Melihat Air Banjir Jernih dan Keruh Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Buruk?

Arti Mimpi Melihat Air Banjir Jernih dan Keruh Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Buruk?

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 07:20 WIB

Apa Bedanya Weton, Neptu, Pasaran, dan Wuku dalam Kalender Jawa?

Apa Bedanya Weton, Neptu, Pasaran, dan Wuku dalam Kalender Jawa?

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 10:10 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×