Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan

Ruth Meliana

Rabu, 16 September 2026 | 10:50 WIB
Weton Ketemu 24 Artinya Apa Menurut Primbon Jawa? Ini Maknanya dalam Hubungan
ilustrasi pasangan weton ketemu 24 (magnific)
baca 10 detik
  • Masyarakat Jawa menghitung kecocokan jodoh menggunakan neptu weton, di mana total angka 24 masuk kategori Padu.
  • Kategori Padu dalam Primbon Jawa bermakna bahwa pasangan suami istri tersebut cenderung sering mengalami konflik rumah tangga.
  • Primbon bukan takdir mutlak karena keharmonisan pernikahan tetap ditentukan oleh komitmen serta komunikasi kedua belah pihak.

Suara.com - Dalam budaya Jawa, weton bukan sekadar catatan hari lahir. Ia adalah kombinasi hari dalam seminggu (Senin hingga Minggu) dan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) yang dihitung melalui neptu. Neptu inilah yang menjadi dasar berbagai perhitungan primbon, termasuk kecocokan jodoh.

Banyak pasangan muda masih menggunakan hitungan ini sebelum memutuskan menikah, karena diyakini mampu memberikan gambaran tentang perjalanan rumah tangga mereka. Weton jodoh diperoleh dengan menjumlahkan neptu kedua calon pasangan. Hasil penjumlahan itu kemudian ditafsirkan menurut kitab-kitab primbon klasik seperti Betaljemur Adammakna.

Setiap angka memiliki makna tersendiri, mulai dari yang sangat baik hingga yang perlu diwaspadai. Salah satu angka yang paling sering dibahas dan menimbulkan kekhawatiran adalah weton ketemu 24.

Angka 24 muncul ketika neptu pria dan wanita dijumlahkan menghasilkan total tersebut. Misalnya, seseorang lahir Senin Legi (neptu 9) bertemu dengan pasangan Kamis Pon (neptu 15), maka totalnya 24.

Kombinasi lain seperti 10+14, 11+13, atau 12+12 juga menghasilkan angka yang sama. Di sinilah primbon memberikan penafsiran yang cukup tegas.

Menurut Primbon Jawa yang paling umum digunakan, weton jodoh ketemu 24 masuk dalam kategori Padu. Kata “padu” dalam bahasa Jawa berarti bertengkar, berselisih, atau saling beradu mulut. Inilah makna utama yang perlu dipahami lebih dalam melalui beberapa poin berikut.

Arti Utama: Padu atau Sering Bertengkar

Hasil hitungan 24, 6, 15, dan 33 semuanya digolongkan sebagai Padu. Primbon menjelaskan bahwa pasangan dengan weton ini cenderung sering mengalami konflik dalam rumah tangga.

Pertengkaran bisa muncul dari hal-hal sepele seperti perbedaan pendapat sehari-hari, hingga masalah yang lebih serius seperti keuangan atau komunikasi.

Meski demikian, banyak sumber klasik menyebutkan bahwa konflik tersebut jarang sampai menyebabkan perceraian, tetapi tetap membuat suasana rumah tangga tidak tenang.

baca juga

Potensi Masalah yang Muncul

Pasangan Padu biasanya menghadapi tantangan berupa perbedaan karakter yang mencolok. Salah satu pihak mungkin lebih emosional, sementara yang lain lebih keras kepala.

Akibatnya, perdebatan kecil mudah membesar. Beberapa primbon juga menyinggung risiko masalah ekonomi atau pengaruh pihak luar yang memperkeruh hubungan.

Inilah alasan mengapa sebagian keluarga Jawa dulu menyarankan untuk mempertimbangkan ulang jika hasil hitungan jatuh pada angka ini.

Cara Menghitung Neptu dengan Benar

Agar tidak salah tafsir, pastikan perhitungan neptu akurat. Nilai hari: Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9.

Nilai pasaran: Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8. Jumlahkan nilai hari dan pasaran masing-masing orang, lalu tambahkan hasil keduanya.

Jika total tepat 24, maka masuk kategori Padu.

Perbedaan Metode Hitungan Lain

Selain metode delapan (Pegat, Ratu, Jodoh, Topo, Tinari, Padu, Sujanan, Pesthi), ada juga metode dibagi 5 atau 7.

Dalam beberapa tafsiran alternatif, angka 24 bisa jatuh pada Satrio Wibowo (dihormati orang sekitar) atau bahkan Pesthi (harmonis).

Namun, mayoritas masyarakat dan sumber populer tetap mengacu pada makna Padu sebagai peringatan utama.

Apakah Harus Menghindari Pernikahan?

Primbon bersifat petunjuk, bukan takdir mutlak. Banyak pasangan dengan weton 24 tetap membangun rumah tangga yang bahagia karena saling pengertian, komunikasi yang baik, dan kesediaan untuk mengalah.

Beberapa keluarga memilih melakukan ruwatan atau memilih hari pernikahan yang lebih baik untuk menyeimbangkan energi. Yang terpenting adalah niat dan usaha bersama, bukan hanya angka.

Tips Menghadapi Weton Padu

Jika sudah terlanjur saling mencintai, fokuslah pada komunikasi terbuka, saling menghargai perbedaan, dan menghindari ego yang berlebihan. Hindari membahas masalah saat emosi sedang tinggi.

Beberapa orang juga menyarankan untuk memperbanyak doa dan menjaga keharmonisan dengan keluarga besar. Primbon mengajarkan kewaspadaan, bukan ketakutan.

Weton ketemu 24 menurut Primbon Jawa secara klasik berarti Padu—pertanda rumah tangga yang penuh dinamika dan sering diwarnai perselisihan. Namun, angka ini hanyalah salah satu pertimbangan. Keberhasilan pernikahan jauh lebih ditentukan oleh komitmen, saling pengertian, dan usaha nyata kedua belah pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:11 WIB

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Terkini

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:00 WIB

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 18:58 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:46 WIB

Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah

Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:45 WIB

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:44 WIB

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 18:39 WIB

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:34 WIB

×