Ciri-Ciri Kulit Wajah Over Cleansing Akibat Terlalu Sering Cuci Muka

Farah Nabilla

Rabu, 16 September 2026 | 12:22 WIB
Ciri-Ciri Kulit Wajah Over Cleansing Akibat Terlalu Sering Cuci Muka
ilustrasi overcleansing [Magnific]
baca 10 detik
  • Proses pembersihan wajah yang berlebihan dengan pembersih keras atau air panas menyebabkan kondisi *over cleansing* pada kulit.
  • Dampak *over cleansing* meliputi kulit terasa kencang, kering, mengelupas, perih, sensitif, memerah, kasar, hingga memperburuk jerawat.
  • Mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan mengurangi frekuensi mencuci wajah, menggunakan pembersih lembut, dan mengaplikasikan pelembap.

Coba perhatikan bagaimana kulit bereaksi ketika menggunakan skincare yang sebelumnya terasa biasa saja.

Jika wajah tiba-tiba terasa perih, menyengat atau panas ketika menggunakan pelembap maupun produk skincare tertentu, kondisi tersebut dapat menjadi tanda bahwa barrier kulit sedang terganggu.

Cleveland Clinic mencantumkan rasa perih ketika mengaplikasikan produk skincare sebagai salah satu tanda kerusakan skin barrier.

4. Kulit menjadi lebih sensitif

Over cleansing juga dapat membuat kulit lebih mudah bereaksi terhadap produk skincare maupun faktor lingkungan.

Literatur dermatologi menjelaskan bahwa pembersihan berlebihan, terutama jika dilakukan bersama penggunaan pembersih yang keras, dapat mengganggu fungsi barrier kulit. Dampaknya, kulit dapat menjadi lebih rentan terhadap iritasi.

5. Muncul kemerahan dan iritasi

Wajah yang sering dicuci atau digosok dapat mengalami kemerahan. Kondisi tersebut semakin mungkin terjadi apabila pembersih mengandung bahan yang kurang cocok untuk kulit sensitif atau wajah dibersihkan menggunakan alat yang terlalu abrasif.

AAD secara khusus menyarankan penggunaan ujung jari ketika mengaplikasikan pembersih dan menghindari menggosok kulit karena tindakan tersebut dapat menyebabkan iritasi.

baca juga

6. Kulit terasa kasar

Alih-alih menjadi lebih halus, kulit justru dapat terasa kasar setelah terlalu sering dibersihkan.

Penelitian mengenai penggunaan sabun dan pembersih kulit menunjukkan bahwa pembersih yang keras dapat menyebabkan sejumlah perubahan pada lapisan terluar kulit, termasuk kekeringan, kekasaran, pengelupasan dan rasa kencang setelah mencuci.

7. Jerawat justru semakin bermasalah

Kulit berjerawat bukan berarti harus dicuci berkali-kali dalam sehari.

Terlalu sering membersihkan wajah dapat mengganggu barrier kulit dan menimbulkan iritasi. Literatur dermatologi juga mencatat bahwa over-cleansing dapat menyebabkan kerusakan skin barrier dan berpotensi memperburuk kondisi jerawat pada sebagian orang.

Berapa kali sebaiknya mencuci muka?

Menurut AAD, kebanyakan orang dapat mencuci wajah dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari. Wajah juga sebaiknya dibersihkan setelah berkeringat banyak.

Namun, kebutuhan setiap orang bisa berbeda. Dermatolog Kathryn Anderson, MD, dari Cleveland Clinic menyebut mencuci wajah sekali sehari pada malam hari juga dapat menjadi pilihan bagi sebagian orang, terutama jika kulit cenderung kering.

Jadi, mencuci wajah berkali-kali bukan berarti kulit akan semakin sehat atau semakin bersih.

Cara mengatasi kulit yang mengalami over cleansing

Jika muncul tanda-tanda seperti kulit terasa tertarik, kering, perih, kemerahan atau sensitif, langkah pertama adalah mengurangi kebiasaan mencuci wajah secara berlebihan.

Gunakan facial cleanser yang lembut, hindari menggosok wajah, dan pilih air dengan suhu suam-suam kuku. AAD juga menyarankan penggunaan pelembap jika kulit terasa kering atau gatal.

Cleveland Clinic juga merekomendasikan pembersih yang lembut serta menghindari air panas karena dapat semakin mengikis minyak alami kulit dan meningkatkan kekeringan.

Dermatolog Melissa Piliang, MD, dari Cleveland Clinic menyarankan penggunaan pelembap yang mengandung komponen seperti ceramide, asam lemak dan lipid untuk membantu menjaga skin barrier.

Pada akhirnya, tujuan mencuci muka bukan membuat kulit terasa kesat maksimal, melainkan membersihkan kotoran, keringat dan minyak berlebih tanpa mengganggu lapisan pelindung alami kulit.

Jika kulit terus mengalami kemerahan, perih, gatal, mengelupas atau masalah jerawat meski frekuensi mencuci muka sudah dikurangi, konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter kulit untuk mengetahui penyebabnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Face Wash Pria Setelah Gym dan Olahraga agar Tidak Jerawatan

4 Face Wash Pria Setelah Gym dan Olahraga agar Tidak Jerawatan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:39 WIB

Apa Manfaat Cuci Muka Pakai Sabun Pepaya? Ini 3 Rekomendasi Produk Sesuai Review

Apa Manfaat Cuci Muka Pakai Sabun Pepaya? Ini 3 Rekomendasi Produk Sesuai Review

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:43 WIB

Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Gel Cleanser, Foam Cleanser, dan Cream Cleanser untuk Kulit Wajah

Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan Gel Cleanser, Foam Cleanser, dan Cream Cleanser untuk Kulit Wajah

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 14:58 WIB

Face Scrub untuk Apa? Kenali Bedanya dengan Sabun Cuci Muka Biasa

Face Scrub untuk Apa? Kenali Bedanya dengan Sabun Cuci Muka Biasa

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 12:17 WIB

Terkini

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara soal Menjaga Alam

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara soal Menjaga Alam

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 18:39 WIB

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

Nekat Beroperasi Tanpa SLHS, Penutupan 1.999 Dapur MBG Dinilai Cermin Kegagalan Perencanaan

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:34 WIB

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:31 WIB

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:27 WIB

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Jangan Asal Ikut-ikutan Resign! Beda Kasta Antara Privilege Finansial dan Perjudian Ekonomi

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:25 WIB

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Kebakaran Hanguskan 2 Hektare Lahan di Kerinci

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:23 WIB

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 18:17 WIB

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

Bukan yang Pertama! KPK Bongkar Suap Awal Rp300 Juta dari PT Summarecon ke Pejabat ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:15 WIB

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

iNews Group Dilepas MNC Group ke Bos Republikorp Norman Joesoef

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:11 WIB

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Daftar Harga Helm Cargloss Half Face: Dari Seri Klasik hingga Khusus Hijab

Otomotif | Rabu, 16 September 2026 | 18:10 WIB

×