- Telur puyuh berukuran kecil tetapi kaya kandungan gizi.
- Merebus dengan cara yang tepat membantu telur lebih mudah dikupas.
- Ada beberapa trik agar putih telur tidak ikut terangkat saat dikupas.
Suara.com - Telur puyuh merupakan salah satu bahan makanan yang kaya protein, lemak, vitamin, hingga mineral dan sering diolah menjadi berbagai hidangan oleh masyarakat di Indonesia.
Telur puyuh dapat diolah dengan berbagai cara, salah satunya direbus sebelum disajikan atau dimasak kembali bersama bahan lain.
Prosesnya memang tampak sederhana, akan tetapi mengupas telur puyuh satu per satu terkadang membutuhkan waktu, terutama ketika cangkang sulit dilepaskan dan bagian putih telur ikut terangkat.
Berikut tips merebus telur puyuh agar mudah dikupas dan tidak hancur.
Telur puyuh mengandung protein, lemak, vitamin, dan berbagai mineral yang dibutuhkan tubuh.

1. Gunakan Telur Puyuh yang Tidak Terlalu Baru
Telur yang sudah disimpan beberapa hari umumnya lebih mudah dikupas setelah direbus dibandingkan telur yang sangat segar. Jika memiliki pilihan, gunakan telur puyuh yang tidak baru saja dibeli atau dipanen.
Namun, pastikan telur masih dalam kondisi baik dan disimpan dengan benar sebelum direbus.
2. Masukkan Telur Setelah Air Mendidih
Didihkan air terlebih dahulu sebelum memasukkan telur puyuh. Setelah air mencapai titik didih, masukkan telur secara perlahan menggunakan sendok agar cangkangnya tidak mudah retak saat terkena dasar panci.
Cara ini juga membuat waktu memasak lebih mudah dikontrol karena telur mulai matang setelah masuk ke dalam air mendidih.
3. Rebus dengan Api Sedang
Setelah telur dimasukkan, gunakan api sedang agar air tetap mendidih tanpa membuat telur terus bergerak terlalu keras di dalam panci. Telur puyuh yang saling berbenturan atau terbentur dasar panci lebih berisiko mengalami retakan.
Rebus hingga telur matang, kemudian segera angkat dari air panas.
4. Langsung Masukkan ke Air Es
Salah satu langkah penting setelah telur matang adalah segera memindahkannya ke wadah berisi air es. Biarkan beberapa menit sampai telur benar-benar dingin.
Perubahan suhu yang cepat membantu menghentikan proses pemasakan. Telur yang sudah dingin juga biasanya lebih nyaman dipegang saat mulai dikupas.
5. Retakkan Cangkang Secara Merata
Jangan langsung mengupas telur dari satu titik. Ketuk telur secara perlahan hingga seluruh permukaan cangkangnya memiliki retakan kecil.
Setelah itu, gulung telur di antara telapak tangan dengan tekanan ringan agar cangkang semakin banyak yang terlepas.
6. Kupas di Bawah Air Mengalir
Jika cangkang masih sulit dilepaskan, kupas telur puyuh di bawah aliran air. Air dapat membantu masuk ke sela antara cangkang dan putih telur sehingga bagian kulit telur lebih mudah ditarik.
Lakukan secara perlahan supaya permukaan putih telur tetap utuh.
7. Kupas dari Bagian yang Memiliki Rongga Udara
Mulailah mengupas dari bagian telur yang memiliki sedikit ruang antara cangkang dan putih telur. Bagian ini biasanya lebih mudah untuk dijadikan titik awal karena terdapat selaput di antara cangkang dan bagian dalam telur.
Setelah mendapatkan celah, lanjutkan dengan melepaskan cangkang secara perlahan hingga seluruh telur terkelupas.
Tips agar Telur Puyuh Tidak Hancur Saat Dikupas
Selain memperhatikan cara merebus, proses setelah telur matang juga tidak kalah penting. Jangan mengupas telur ketika masih panas karena selain sulit dipegang, putih telur juga lebih mudah ikut terangkat bersama cangkang.
Gunakan tekanan ringan saat meretakkan dan melepaskan cangkang. Bila telur puyuh akan digunakan untuk jumlah banyak, telur yang sudah dingin dapat dikupas satu per satu dengan cara yang sama agar hasilnya tetap rapi.