- Bedak tabur merupakan produk makeup berbentuk bubuk.
- Penggunaannya dapat disesuaikan dengan jenis kulit dan hasil riasan.
- Ada banyak manfaat bedak tabur untuk menunjang makeup sehari-hari.
Suara.com - Bedak tabur merupakan produk makeup berbentuk bubuk yang digunakan untuk melengkapi riasan wajah.
Teksturnya yang ringan membuat produk bedak tabur cukup mudah diaplikasikan setelah complexion, baik menggunakan puff maupun brush.
Dalam makeup sehari-hari, bedak tabur sering digunakan ketika ingin mendapatkan hasil riasan yang lebih rapi dan nyaman dipakai dalam waktu lama. Produk ini juga tersedia dalam berbagai jenis tekstur dan hasil akhir yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan makeup.
Namun, pemakaian bedak tabur tidak berhenti pada tahap akhir makeup saja. Ada berbagai kegunaan yang membuat produk ini tetap banyak digunakan.
Lantas, apa saja manfaat bedak tabur untuk riasan tahan lama?
Bedak tabur merupakan salah satu produk yang kerap dianggap sepele, padahal keberadaannya punya peran tersendiri dalam rangkaian makeup.

1. Mengunci Makeup
Salah satu manfaat bedak tabur untuk riasan tahan lama adalah mengunci produk complexion yang sudah diaplikasikan. Bedak dapat digunakan setelah foundation, cushion, atau concealer agar lapisan makeup lebih set dan tidak mudah bergeser.
Pengaplikasian tipis-tipis sudah cukup untuk membuat base makeup terasa lebih menyatu dan siap digunakan untuk aktivitas berikutnya.
2. Menyerap Minyak Berlebih
Bedak tabur dapat menyerap minyak di permukaan kulit sehingga wajah tidak cepat terlihat mengilap. Efek ini terutama terasa pada area yang memang lebih mudah berminyak.
Dahi, hidung, dan dagu dapat diberi bedak sedikit lebih banyak dibandingkan area wajah lainnya.
3. Memberikan Hasil Akhir Matte
Beberapa jenis bedak tabur menawarkan hasil akhir matte yang membuat wajah tampak lebih bebas kilap. Efek tersebut cocok untuk riasan yang ingin terlihat lebih clean dan terkontrol.
Bedak dengan hasil matte juga dapat digunakan pada area tertentu tanpa harus mengubah keseluruhan tampilan makeup menjadi terlalu kering.
4. Membuat Complexion Terlihat Lebih Halus
Lapisan bedak yang tipis dapat membuat permukaan complexion terlihat lebih rata dan menyatu dengan kulit. Tekstur bedak yang halus juga memberi hasil akhir yang lebih lembut.
Kuncinya terletak pada jumlah produk. Bedak yang terlalu tebal justru dapat membuat tekstur kulit semakin terlihat.
5. Menjaga Makeup agar Tidak Cepat Bergeser
Minyak, keringat, dan gesekan dapat membuat produk complexion berpindah dari posisi awal. Bedak tabur membuat permukaan makeup lebih set sehingga riasan tidak mudah berubah selama beraktivitas.
Namun, bedak tetap bukan penghalang terhadap keringat atau gesekan sepenuhnya.
6. Mempertahankan Tampilan Makeup Lebih Lama
Pemakaian bedak tabur sebagai bagian dari complexion dapat mempertahankan tampilan riasan lebih lama. Produk ini terutama berguna untuk mengunci lapisan makeup yang masih terasa basah atau tacky.
Ketahanan akhirnya tetap dipengaruhi kondisi kulit, produk complexion, cuaca, aktivitas, serta teknik aplikasi.
7. Mengurangi Tampilan Kilap
Wajah yang mulai berminyak dapat membuat complexion terlihat kurang rapi. Bedak tabur dapat mengurangi kilap tersebut tanpa perlu menghapus seluruh makeup.
Aplikasikan secukupnya pada area yang mulai terlihat mengilap agar hasil akhirnya tetap natural.
8. Menjaga Concealer Tetap Rapi
Area bawah mata sering mengalami creasing setelah beberapa waktu. Bedak tabur yang diaplikasikan tipis dapat membuat concealer lebih set dan tampak rapi lebih lama.
Hindari menumpuk bedak pada bagian ini karena lapisan berlebihan justru dapat membuat garis halus semakin terlihat.
9. Mengurangi Rasa Lengket pada Complexion
Sebagian foundation, cushion, atau concealer meninggalkan permukaan yang sedikit lengket setelah digunakan. Bedak tabur dapat membuat permukaan kulit terasa lebih kering dan nyaman.
Manfaat ini cukup terasa pada complexion dengan hasil akhir dewy yang membutuhkan sedikit pengaturan di beberapa area wajah.
10. Merapikan Tampilan Base Makeup
Bedak tabur dapat menjadi sentuhan akhir untuk merapikan tampilan complexion. Minyak berlebih yang muncul di permukaan wajah dapat dikontrol sehingga makeup tetap terlihat lebih teratur.
Pemakaian secukupnya membuat hasil akhir tetap ringan tanpa terlihat seperti menggunakan terlalu banyak produk.
11. Menyeimbangkan Makeup Dewy
Hasil makeup dewy memberikan efek kulit yang bercahaya, tetapi produksi minyak setelah beberapa jam dapat membuat wajah terlihat terlalu berkilau. Bedak tabur dapat digunakan pada area tertentu untuk menyeimbangkan efek tersebut.
Dengan cara ini, bagian wajah yang ingin dipertahankan tetap glowing tidak perlu dilapisi bedak terlalu banyak.
12. Memudahkan Touch Up
Bedak tabur praktis digunakan ketika makeup mulai terlihat berminyak di tengah aktivitas. Produk dapat diaplikasikan kembali secara tipis pada bagian yang membutuhkan.
Sebelum touch up, tekan minyak berlebih menggunakan blotting paper atau tisu agar bedak tidak menumpuk di atas permukaan kulit.
13. Mengontrol Kilap di Area Tertentu
Tidak semua bagian wajah menghasilkan minyak dalam jumlah yang sama. Bedak tabur dapat difokuskan pada area seperti dahi, hidung, dan dagu yang biasanya lebih cepat mengilap.
Teknik ini membuat pemakaian bedak lebih efisien sekaligus mempertahankan dimensi alami pada wajah.
14. Menyamarkan Tampilan Pori secara Visual
Bedak tabur dengan tekstur sangat halus dapat memberikan efek soft-focus pada permukaan kulit. Efek tersebut membuat tampilan pori-pori terlihat lebih tersamarkan secara visual.
Namun, perlu dicatat, bedak tabur tidak mengecilkan pori-pori. Efek yang diberikan bersifat kosmetik dan hanya memengaruhi tampilan permukaan kulit.
15. Memberikan Efek Soft Focus
Partikel bedak yang halus dapat menyebarkan pantulan cahaya pada permukaan kulit. Hasilnya, complexion terlihat lebih lembut dan beberapa tekstur wajah tidak terlalu menonjol.
Efek soft focus ini menjadi salah satu alasan bedak tabur sering digunakan sebagai langkah finishing dalam makeup.